
Hari berganti waktu berlalu..
Usia kehamilan Lucy mulai masuk bulan ketiga, perutnya yang dulu ramping kini mulai terasa sedikit menonjol.
Suatu hari tuan Dev mendampingi Lucy memeriksakan kehamilan di rumah sakit, mereka bertemu dokter Irene.
Dalam kunjungan waktu itu dokter Irene mengatakan jika kandungan Lucy sangat kuat, janin tumbuh dengan sehat dan kondisi sang ibu juga baik baik saja, tidak ada kendala yang berarti dalam kehamilan ,Lucy tidak mengalami morning sick, tidak mengalami anemia atau kesulitan makan, Lucy bisa beraktifitas normal melakukan apa saja yang dia inginkan, tidak ada pantangan alergi apapun termasuk urusan suami istri juga masih boleh melakukan hubungan intim asal tidak kasar dan memaksa.
Kehidupan pernikahan semakin membaik, sejak kehamilan Lucy tuan Dev menjadi lebih lunak meskipun tidak mengurangi sikap arogan tapi tuan Dev sudah tidak pernah menyakiti Lucy dengan kekerasan apalagi kata kata kasar, walau begitu tuan Dev juga masih sering menghukum Lucy untuk hal hal kecil yang tidak terlalu penting sebenarnya,
Entah Hukuman atau modus tapi semua selalu berakhir diatas ranjang dengan kenikmatan.
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain,
Paman Robert diam diam melakukan korupsi di perusahaan tempat dia bekerja, yaa tuan Dev dan asisten Clark memberi kelonggaran bagi Robert untuk tetap menjalankan roda perusahaan meski secara tertulis bukan lagi miliknya toh tuan Dev tetap memberikan gaji yang sesuai jabatan Robert.
Namun apa gunanya bekerja dan menjadi pemimpin diperusahaan jika dirinya sudah tidak punya hak apapun, bukankah ini sama saja seperti tinggal disebuah rumah mewah yang bukan miliknya ?
Asisten Clark tidak sebodoh itu hingga tidak mengetahui kecurangan yang dilakukan Robert, sengaja asisten Clark yang dititahkan untuk mengawasi langsung pergerakan Robert membiarkan Robert melakukan apa yang dia lakukan selama kondisi perusahaan stabil.
Disisi lain,
Paman Robert semakin putus asa lantaran sang istri benar benar tidak kembali ke rumah, dia sudah lapor ke pihak polisi tapi tidak ada kemajuan, hari ini sengaja paman Robert membuat janji bertemu dengan putri semata wayangnya, Margareth.
__ADS_1
Mereka bertemu disebuah restoran dekat rumah, dalam pembicaraan tersebut paman Robert menceritakan semuanya,
"Ayah kehilangan jejak ibumu nak, hiks.. ini sudah berminggu mingu sejak ibumu menghilang tanpa kabar, " paman Robert terisak.
"Ayah.. maaf bukan aku tidak ingin membantu, tapi suamiku tidak mengijinkan aku menyewa detektif. biaya untuk menyewa detektif sangat mahal dan itu hanya akan mengahbiskan uang Stuard sia sia.. " Margareth bernada suara sedih, biar bagaimana pun Elly adalah ibu kandungnya.
Margareth juga merindukan sang ibu, tapi apa daya jika kehidupannya setelah menikah pun tidak membaik justru dirinya seperti burung dalam sangkar emas.
Uang yang diberikan Stuard tergantung bagaimana permainan ranjang mereka, jika Stuard merasa puas maka bulan ini Margareth akan mendapatkan uang nafkah yang besar nominalnya bisa mencaoai jutaan dollar. Tapi jika Stuard sang suami tidak merasakan kepuasan dalam bercinta maka uang yang diberikan hanya sedikit atau bahkan tidak sama sekali.
Kehidupan mewah nan glamour yang diimpikan Margareth nyatanya tidak semudah membalik telapak tangan, dirinya lebih mirip wanita ja lang yang dipelihara Stuard. Bahkan Stuard sampai meminta Margareth untuk mengajak sang kekasih fotografernya yang bernama Dion sebagai partner permainan ranjang mereka.
__ADS_1