
Mobil yang dikendarai asisten Clark dan Jeni melaju dengan kecepatan penuh menuju kediaman Raymond sang mafia king.
Perjalanan yang seharusnya satu jam dapat di tempuh hanya dalam waktu lima belas menit, asisten Clark tidak ingin membuang buang waktu saat ini dia butuh informasi terkait dari Laura yang saat kejadian juga berada di lokasi dan juga bantuan dari sang Mafia king.
Mobil hitam milik asisten Clark memasuki pelataran mansion usai melewati pos penjagaan yang cukup ketat, selain memeriksa kartu identitas tamu para penjaga mansion Raymond juga menscane mobil dengan alat khusus yang dapat mendeteksi apakah terdapat benda berbahaya didalam nya,
seperti senjata api, atau mungkin benda yang mengandung bahan peledak dan lain lain.
Keamanan ketat karena sang Mafia king tengah berada di dalam mansion dan karena kejadian pertempuran perebutan wilayah beberapa hari yang lalu membuat Mafia king ekstra siaga memperketat keamanan tempat tinggalnya.
Mobil berhenti tepat di depan pelataran teras, asisten Clark dan Jeni turun bersamaan, di teras sudah ada jejeran pengawal yang berjaga,
Pakaian serba hitam, tubuh tegap dan mode tajam tanpa ekspresi seidikit membuat asisten Clark dan Jeni menciut tapi sesaat kemudian.
"Kami ingin bertemu Tuan kalian. " ucap asisten Clark yang sudah berdiri didepan pintu dengan Jeni di belakangnya.
"Tunggu sampai anda diijinkan masuk. " ucap salah satu pengawal yang berdiri didepan pintu kemudian masuk kedalam.
Selang beberapa menit, pintu terbuka pengawal yang tadi kembali muncul dan mempersilakan asisten Clark dan Jeni masuk menuju ruangan Raymond sang Mafia king.
Sejauh mata memindai ruangan yang dilewati, terdapat pengawal yang siaga menjaga di setiap sudut rumah dengan sebuah senjata yang terselip di pinggang.
Jeni bergidik merinding, tidak mengira jika Laura adalah seorang nyonya istri dari Mafia king.
__ADS_1
Tiba didalam ruangan tampak Raymond sudah duduk dikursi kebesarannya sembari menyesap sebuah cerutu di tangan kirinya, tampak juga sang istri Laura duduk di pegangan kursi yang sama dengan tangan merangkul pundak sang suami.
"Duduklah.. " titah Raymond sang Mafia King dengan tatapan tajam dan sedikit senyum yang khas.
"Ada perlu apa kalian pagi pagi sekali kemari ? dan Jeni.. are you okay ??" Laura bangkit dari duduknya lalu menghampiri Jeni, kemudian..
"Biarkan para pria menyelesaikan urusan mereka, kamu ikut aku ayo, aku akan merawat lukamu.. " Laura membawa Jeni keluar dari dalam ruangan.
Sebelumnya asisten Clark sudah memberi kode pada Jeni, lewat sorot mata yang artinya pergilah, semua akan baik baik saja.
Setelah Jeni dan Laura pergi, kini atmosfer didalam ruangan lebih terasa serius.
Kedua pria itu saling menatap dan, asisten Clark menyeletuk mengawali percakapan.
"Tuan Dev membutuhkan bantuan anda tuan.. ini tentang nona Lucy dan Rian gosling yang pergi bersama, ada dugaan jika mereka memiliki hubungan terlarang namun kami butuh bukti dan informasi yang lebih detail. "
"Maafkan kesalahpahaman waktu itu tuan, kedatangan saya kemari untuk meminta bantuan peretasan satelit untuk mendapatkan gambar menyerupai asli 5 dimensi beserta percakapan yang terjadi saat kejadian di hari penculikan, hanya anda yang bisa tuan Raymond.. " nada suara asisten Clark terdengar memohon.
"Aku bisa.. tentu saja itu sangat mudah bagiku, jaringan Mafioso yang aku kendalikan memiliki kuasa penuh diatas rata rata, bahkan pemerintah negara ini pun tidak akan bisa menjangkau level kami, tapi.. Setiap bantuan tidak ada yang gratis, apa imbalan yang sepadan untuk informasi tersebut ? Aku akan pikirkan jika penawaran itu menarik. " kembali Raymond menyesap cerutunya, dia sebenarnya tidak peduli akan urusan yang dihadapi Devan sanders saat ini tapi mengingat sang istri berteman baik dengan wanita yang menghilang itu maka, sedikit berbelas kasih tak masalah meski tidak gratis.
Asisten Clark berpikir cepat, apa yang akan dia berikan sebagai imbalan ? sedangkan tuan Dev sendiri tidak tahu apa yang dia lakukan di sarang Mafia, tuan Dev saat ini pasti sedang terpuruk dan asisten Clark tidak ingin melaporkan hal yang belum pasti,
Cukup hening keduanya larut dalam pemikiran masing masing, tuan Raymond bahkan sampai hampir menghabiskan sebatang cerutu.
__ADS_1
Sesaat sebelumnya di ruangan lain..
Laura yang merawat luka Jeni bertanya apa yang dia alami sampai babak belur begini, Jeni mengatakan semuanya tanpa dikurangi satu pun. Laura yang menyimak cerita Jeni sembari mengoles salep ajaib pada luka merasa jika hal ini harus diluruskan.
"Jadi Devan Sanders mengira istrinya berselingkuh dengan Rian gosling ? astaga.. apa dia sudah punya bukti valid tentang hal itu ?" Laura terdengar sagat antusias penasaran, bisa bisanya seorang suami menuduh istrinya selingkuh tanpa bukti yang valid.
"Iya.. tuan Dev melihat rekaman kamera cctv saat kita berada di Mall, dari setiap gerakan yang tertangkap kamera memang nona Lucy tanpa paksaan mengikuti pria itu sampai masuk ke mobil dan menghilang, apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan nona Lucy... " Lirih suara Jeni dengan nada bersalah.
"Jangan salahkan dirimu, semua kesalah pahaman ini akan kita selesaikan dengan mudah saat ini juga, ayo kita kembali masuk keruangan suamiku. "
Laura melangkah yakin diikuti Jeni menuju ruangan sang suami tempat asisten Clark masih terdiam memikirkan pertukaran apa yang sepadan dengan bantuan sang Mafia King.
Ceklek.. suara pintu ruangan terbuka begitu saja.
Laura masuk tanpa permisi seperti biasa dan langsung menghampiri sang suami di kursi kebesarannya.
"Sayang.. kamu harus membantu mereka, temanku Lucy dalam bahaya. terlepas apakah tuduhan Devan sanders benar atau tidak jika Lucy selingkuh, kita bisa buktikan lewat rekam satelit kan, come on.. kita tidak boleh membuang buang waktu, lakukan sekarang !" bujuk Laura tiba tiba yang membuat sang suami tak mampu berkata kata.
Baru saja ingin sedikit tarik ulur dengan pria ini, kenapa kamu membuat semua nya mudah sayang, gemes sekali jadinya, batin Raymond yang akhirnya luluh oleh rajukan sang istri.
Menghela nafas singkat lalu,
"Baiklah, karena istriku yang meminta maka bantuan kali ini gratis, follow me !" ucap Raymond yang kemudian berdiri dari kursi kebesarannya.
__ADS_1
"Terima kasih tuan.. " asisten Clark merasa lega, dia menganggap Jeni melakukan tugasnya dengan sangat baik.
Sedetik kemudian, Mereka semua mengikuti langkah Raymond sang Mafia king menuju ke tempat rahasia, tempat dimana dia bisa mengendalikan semuanya..