Menjadi Istri Boneka Tuan Dev

Menjadi Istri Boneka Tuan Dev
Bab 68 Dimana istriku?


__ADS_3

Di kediaman keluarga paman Robert.


*Nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi, cobalah beberapa saat lagi.


tuutt.. tuuttt .. tuutt*..


Berulang kali paman Robert mencoba menghubungi ponsel sang istri tapi tidak diangkat, perasaan paman Robert semakin khawatir karena ini sudah terlalu malam dan sang istri belum pulang.


Apa Elly mengunjungi Margareth ya..


Paman Robert menghubungi ponsel Margareth,


ddrrtt.. ddrrtt.. ddrrtt..


"Berdering tapi kenapa tidak diangkat, kemana anak itu.. " paman Robert mencoba sampai tiga kali dan tetap sama,


Tidak ada jawaban, akhirnya paman Robert memilih meletakkan ponsel dan mengalihkan rasa kekhawatiran pada sang istri dengan masalah perusahaan yang dia hadapi sekarang ini.


"Apa yang harus aku lakukan selanjutnya, suami Lucy sudah merebut semuanya, apa yang harus aku lakukan aku tidak mau kehilangan seluruh harta dan aset berhargaku Hhmm.. "


Terlintas sebuah ide yang akan dilakukan paman Robert, dia berencana untuk menyelamatkan aset peninggalan kedua orang tua Lucy diam diam.

__ADS_1


Hanya aku yang bisa menjalankan semua bisnis peninggalanmu saudaraku.. aku tidak akan rela jika harus menyerahkan semua pada Devan sanders. Guman paman Robert dalam hati.


Paman Robert memijit pelipis nya , terasa banyak pikiran membuat kepalanya pusing.


Sedangkan di tempat lain..


Margareth tidak mengangkat telpon sang ayah karena saat ini, suaminya masih membuatnya sibuk diatas ranjang.


Bagaimana tidak sibuk ? jika hampir setiap malam tuan Stuard selalu memanggil gi go lo untuk bercinta bersama.


Apa yang ada dalam pikiran tuan Stuard saat membiarkan istrinya dijamah pria lain, bahkan dipaksa untuk melayani keduanya.


Margareth selalu mendapatkan pelepasan melalui batang berurat milik pria bayaran yang dia akui memang sangat memuaskan, milik pria bayaran selalu lebih besar dan panjang sangat bisa memuaskan sampai titik paling dalam didalam rahimnya.


Tapi... jika hanya kepuasan yang Margareth dapatkan, bagaimana dirinya bisa mengukuhkan diri sebagai nyonya besar Stuard jika tidak berhasil mengandung benih tuan Stuard.


"Ahh.. aku ingin sampai akkhh " pekik Margareth saat pria gi go lo menghujam semakin dalam dan cepat membuat Margareth merasakan pelepasan untuk kesekian kalinya.


Margareth terkulai lemas, tubuhnya benar benar ketagihan sentuhan karena setiap akan memulai aktifitas ranjang tuan Stuard selalu memberi Margareth sebutir obat pe rang sang.


Rasa sakit setiap permainan yang semakin kasar tidak dirasa sepanjang permainan panas, hanya menginginkan lagi.. lagi.. dan lagi..

__ADS_1


"Suamiku.. kapan ini selesai ahh.. " sudah berjam ham permainan dewasa itu berlangsung, tapi tuan Stuard masih menikmati pertunjukkan dengan duduk di sofa biasanya, sebotol wine bahkan sudah habis tak bersisa.


"Sayang.. permainan kalian kurang panas, aku bahkan tidak bergairah sedikitpun, hei.. cobalah pakai gaya lain agar aku bisa hor ny, sudah terlalu lama dan kamu tidak cukup ahli ternyata !" ucap tuan Stuard pada pria gi go lo.


"Ini juga sudah diluar kemampuanku, dasar pak tua ini saja yang impoten, bahkan istrinya saja sudah puluhan kali pelepasan dalam permainanku, dan dia bilang aku tidak cukup ahli ???" batin si pria gi go lo tidak terima.


Kemudian, demi segera menyudahi permainan si pria gi go lo membisikkan sesuatu di telinga Margareth,


"Nona Stuard.. sepertinya suami anda butuh pertunjukan anti mainstream, " bisik si pria gi go lo masih dengan gerakan menghujam gaya misionaris.


"Tenagaku juga hampir habis, tapi suamiku sama sekali tidak menyentuhku ahh.. ini terlalu cepat, slow please ahh !!" jerit Margareth saat merasakan liang seng ga ma nya menegang dan batang berurat si pria gi go lo menghujam terlalu dalam tanpa ampun.


Beberapa waktu kemudian..


huhh.. huhh.. huhh.. Margareth terkulai lemas, benar benar lemas saat suaminya menginginkan permainan di sisa tenaga yang dia punya.


Margareth merangkak ke tempat tuan Stuard duduk, saat ini dia sudah melepas celana dan membuka kakinya, meminta Margareth untuk melakukan servis seorang istri dengan mulut.


Sedangkan pria gi go lo berbaring di bawah Margareth yang menung nging sensual, memberikan permainan mulut di liang seng ga ma memberikan kenikmatan yang membuat Margareth semakin bersemangat memberikan servis pada batang tak berurat tuan Stuard.


Semakin cepat pria gendut itu menyemburkan spre ma maka permainan malam ini juga akan cepat selesai.

__ADS_1


__ADS_2