
Kesuksesan seseorang bukan berasal dari dia pintar atau tidak. Tapi berasal dari kesungguhannya mencari ilmu."
-----
Banuwarna itu memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, tak heran dia yang selama ini malas berdekatan orang-orang pintar tiba-tiba kini duduk diantara mereka menanyakan segala tanya yang mengaung diotaknya.
"Hey! Gue mau tanya, bentaran ya." ucap Banuwarna sembari grusak-grusuk mencari barang miliknya. Setelah dirasa menemukannya, kertas kecil itu ia angkat tinggi. "KETEMU!"
"Jadi gini, lu kembaran gue kan?" tanya Banuwarna dengan intens.
"Gak! Lu siapa? Gue nggak kenal!" ujar lelaki berkacamata itu. Banuwarna langsung menyonyor kepalanya pelan.
"Lu malu-maluin pens gue, banyak pens gue. Seharusnya lu kenal gue." tetap saja, Banuwarna itu menanjung namanya sendiri tinggi-tinggi.
"To the point aja." lelaki itu menghela napas panjangnya, dasar Banuwara tukang membual dan cari sensasi semata.
"Gue mau nanya bahasa inggris,"
__ADS_1
"Tapi jangan lu bilang kesiapapun, soalnya ini rahasia. Lu paham?" dia mengangguk.
"Secret itu apaan Bi? Trus dia bilang apa lagi ya? Gue lupa. Oh iya! Dia bilang Follow juga Bi. Padahal kan gue nggak ngikutin akun IG nya ya. Aneh bener tuh cewek." Lelaki yang bernama Abi itu menghela napas panjang.
"Secret sama dengan rahasia, follow sama dengan ngikutin. Lu minggat aja! Gangguin orang belajar aja!" ujar Abi yang enggan diganggu waktu belajarnya.
Banuwarna menggaruk lehernya dan berbalik menghadap belakang.
"Jadi kalau dia bisa ngomong inggris, berarti nggak bisu dong?" ujarnya pada diri sendiri lalu berjalan menuju kursi tempat duduknya yang berada di pojok belakang.
***
Tepat tengah malam, disaat semuanya terlelap dan enggan untuk terbangun mendengar suara apapun, Merah mengambil kantung plastik hitam untuk menjalankan rencana yang telah disusunnya tadi pagi. Ia memasukan barang berharganya yang ia sembunyikan rapat-rapat. Merah mengendap-endap keluar rumah, sesekali memastikan bahwa tak ada yang melihatnya.
Ia berhasil melewati kegelapan, cahaya remang-remang itu menandakan bahwa jalan raya telah dekat, semakin dekat dan nyata. Merah mengeluarkan ponselnya dan menghubungi pengawalnya. Merah masih bersembunyi, zona tempatnya berdiri masih tergolong bahaya walaupun tidak sebahaya di perempatan gang rumahnya. Biasanya pada waktu malam hari banyak lelaki berandalan yang nongkrong sambil meminum alkohol, dan itu dilakukan setiaphari. Maka dariitu wanita tak ada yang berani keluar dimalam hari dikarenakan alasan itu juga karena pernah ada kasus pemerkosaan disana. Mengerikan sekali.
Merah menghela napas lega, akhirnya mobil mercy berwarna putih sudah tiba tepat didepannya. Ia masuk dan sopir yang merupakan pengawalnya itu menancap gas menuju bandara.
***
__ADS_1
Keesokan harinya, pagi hari ini langit kota jogja diliputi awan mendung, gadis itu tampak tak perduli dengan keadaan sekitar yang mengerikan itu. Ia tetap pada pinggiran pantai melihat ombak yang menggulung.
"Nona Purple!" panggil seseorang, gadis itu tampak tak tertarik pada panggilan namanya.
"Nona Purple!" panggil orang itu sekali lagi. Gadis yang dipanggil Purple itu hanya diam.
"Nona! Saya harap nona kembali ke Villa!" ucap orang itu dibarengi dengan nada tinggi yang tegas. "Cuaca sedang buruk."
Purple berganti posisi, ia duduk dibawah payung-payung besar yang ada dipinggiran pantai. Purple sesekali menyingkirkan anak rambut yang terkena angin dan menimpa tepat pada matanya yang membuat pandangannya terhalangi.
"Purple," panggilan itu sangat beda, lembut dan seketika membuat hati Purple melunak. Purple menoleh mendapati seseorang lelaki paruh baya menghampiri dirinya.
"Papa.." ucap Purple lirih. " Papa, kenapa bisa ada disini?" tanyanya.
Lelaki itu diam sambil menatap dalam mata hitam legamnya. "Sayang, ayo kita masuk." ajaknya pada anak keduanya itu. Purple berdiri langsung, ia mana tega menolak permintaan Papanya.
"Udah, jangan dengerin kata Mama. Mama juga sayang Purple kok." ujar Papa sembari merangkul Purple.
"Sebenernya Purple itu anak tiri mama ya?" tanya Purple.
__ADS_1
"Nggak ada yang tiri," ujar Papa lembut.
-----