
Beberapa hari kemudian,,,,,
Besok merupakan hari yang sangat ditunggu-tunggu para siswa siswi SMP Negeri 1 Bandung. Yap! Besok siswa siswi SMP Negeri 1 Bandung akan melaksanakan Study Tour ke Kebun Raya Cibodas.
"Eh, Aisyah besok kamu udah siap-siapin apa aja niie?" Tanya Siti.
"Apa yaaaa,,,, kasih tau enggak ya,,,,,," Ledekku sambil berpura-pura tidak tau.
"Ih kamu mah,,, tau lah ah! Yaudah kalo begitu aku mau ke kelas dulu" Jawab Siti yang hendak pergi ke kelas meninggalkanku.
"Ih, ngambek nii ceritanya?" Balasku kembali meledek Siti.
"......." Siti hanya diam sambil memasang wajah kesal.
"Yaudah, kalo begitu aku gak mau sekamar sama kamu. Besok aku gak mau duduk bareng sama kamu di bis." Sambungku lagi membujuk Siti.
"Eh,eh enggak enggak aku enggak ngambek kok. Cuma kesel aja" Balas Siti lalu membenarkan duduknya dengan menghadapku.
"Oooh, begitu. Kesal sama ngambek bukannya sama ya?" Balasku kembali memancing amarah Siti.
Namun nihil, Siti malah sebaliknya,
"Hm! Kamu ini. Memangnya kalo kamu gak sekamar sama aku, kamu sama siapa? Kalo kamu gak duduk bareng sama aku dibis sama siapa? Sama Angeline? Gak mungkin kan? Atauuu,,,,,, samaaaa" Balas Siti yang terlihat memancing amarahku.
"Siapa?" Tanyaku sambil mendongakkan kepalaku
"Samaa,,,,, siapa lagi kalo bukan Ridho" Jawab Siti memasang muka jahil.
"Ih,,, SITIIII KAMU INIIIIIII!!!" Balasku yang akhirnya terpancing oleh Siti.
"Ampunnnnnnnn!!!!!!"
"Ayo kejarr akuuuuu wlekk!!!" Ledek Siti
__ADS_1
"Hm!" Ucapku mendengus kesal.
"Ngambek nii? Yaudah deh" Balas Siti yang terlihat membujukku.
"Hm!" Dengusku kembali lalu mengunci tanganku didada.
Aku pun pergi ke kelas meninggalkan Siti.
Tiba-tiba, Ridho sedang mejeng didepan pintu (Diam berdiri didepan pintu) hingga tak sengaja tertabrak.
"EH! Astagfirullah!" Ucapku
"Maaf ya dho. Eng-enggak sengaja :v" Ucapku kembali.
"Eh, iya. Enggak apa-apa. Tadi juga salah aku, harusmya aku enggak mejeng disini" Balasnya.
Sontak, semuanya yang melihat tertawa dan ada yang berdehem.
Saat itu juga Siti berlari menuju kelas.
"Eh, ada apa nie? Kayaknya seru" Ucap Siti sambil melangak melongok.
Dan, salah satu lelaki dikelas ku, menceritakan kejadian yang tadi.
Sontak, Siti kaget tak karuan!
"Apa? WHAT? TADI AISYAH HAMPIR TABRAKAN SAMA RIDHO?! WHOOOAAAA GAK SEMPET DIPIDIOIN DONGG!!!!!" Teriak Siti sampai melebihi to'ak masjid.
"Apaan sih Siti. Udah ah! Aku mau duduk aja!" Ucapku lalu berjalan kearah bangku ku.
"Masih ngambek kali dia?" Gumam Siti.
"Tumben Aisyah kayak begitu. Kenapa? Kalian marahan?" Ucap Ridho kebingungan.
__ADS_1
"Hei!" Ucap Ridho kembali sambil melambaikan tangannya dimukaku dan memetikkan jarinya.
Hingga membuat Siti kaget.
"Eh, iya pak, buk!" Tiba-tiba Siti mengucapkan kata itu yang membuat ia berhenti melamun. Dan membuat semua murid dikelas menjadi kaget dan tertawa.
Aku yang melihatnya hanya bingung dan menahan tawa.
__Skippp cerita___
Dimalam harinya,,,
"Ma, barang-barang aku buat besok udah siap kan? Kalo belum, biar aku bantu. Heheh" Ucapku menanyakan.
"Oh, udah sih. Tapi ada beberapa yang belum, kalo kamu mau benahin sendiri, gak apa-apa. Ada tuh, dikamar kamu" Balas Mama.
"Oh, oke" Balasku lalu menggabungkan jari telunjuk dan jari jempol yang menandakkan tanda 'Oke'.
Setelah selesai membenahkan semua barang. Aku merebahkan tubuh kekasur yang berada dikamarku.
Tiba-tiba, Tingting' (bunyi pesan masuk)
"Siapa ini?" Ucapku.
"Siti? Hmmm,,,, kerjain lagi ahhh! Biar seru, besok baru dimaafin" Gumamku sambil senyum senyum sendiri.
"Assalamu'alaikum syah, kamu marah ya sama aku?"
"Syah, balas dong, masa diread doang si?"
"Syah, ihhh aku minta maaf. Aku engak sengaja tau"
Itulah isi pesan Siti. Namun, aku hanya membiarakannya.
__ADS_1
Wkwk :v
-Bersambung-