Musuh Menjadi Sahabat

Musuh Menjadi Sahabat
Bab 48. Kado Untuk Angeline.


__ADS_3

Pagi hari.


06:00


#Dirumah Angeline.


"Hoammmmm" Angeline baru saja bangun dari tidurnya. Tidak lama setelahnya, teman-teman tak kasat matanya pun datang.


"Pagi lin!" Seru mereka semua sambil melambaikan tangan dan tersenyum kearah Angeline.


"Pagi juga" Balas Angeline sambil tersenyum kembali.


Tiba-tiba, 'Tok tok tok'


Sisca sedang berada didepan pintu kamar Angeline. Sambil mengetuk pintu dan berkata,


"Elin sayang, kamu udah bangun belum?"


"Ah iya Mom! Elin baru bangun nih!" Ucap Angeline lalu membuka pintu kamarnya.

__ADS_1


'Ceklek'


"Good morning baby!" Seru Sisca


"Morning too Mom" Balas Angeline dengan senyum yang merebak. Angeline ingin meraih tubuh Sisca untuk memeluknya tetapi, Sisca malah mundur hampir membuat Angeline nyungsep! Huh! Untung aja hampir! Dasar Angeline!!


"Mom!!!!" Rengek Angeline sambil memajukan bibir kecilnya.


"Hahaha. Mandi dulu gih. Bau iler tau" Ucap Sisca sambil menutup wajahnya. Lebih tepatnya lagi, mulut dan hidungnya.


"Oke" Angeline langsung pergi mengabil handuk dan berlari-lari kecil ke kamar mandinya yang berada dikamarnya.


Angeline memperhatikan dari sudut ke sudut, dari sisi ke sisi, dari atas ke bawah, dari kanan ke kiri, dari depan ke belakang bahkan dari rusuk ke rusuk. Namun, tak juga didapatinya. Mungkin, yang bisa melihat hanyalah manusia yang spesial yang diberikan anugerah oleh tuhan. Mungkin itu yang ada dipikiran Sisca.


Setelah hampir 15 menit, Angeline belum keluar dari kamar mandinya Angeline masih asik bermain dengan air dan busa sampai lupa waktu. Begitu juga dengan Sisca yang masih tidak dapat melihat temannya Angeline. Boro-boro melihat, merasakan saja tidak. Huh!


"Eh? Apa ini? Kado?" Heran Sisca saat mendapatkan sebuah kado bersampul gambar Doraemon. Tanpa basa-basi lagi, Sisca langsung membukanya. Sisca sangat heran kepada putrinya itu sampai hati Angeline menaruh bungkusan kado yang masih ada isinya berada didalam tong sampah yang ada dikamarnya. Sampai hati!


'Srekk sreekk sreekk' Sisca membuka bungkusan kado tersebut. Kado tersebut berisi kalung yang bertuliskan A&A dan juga baju lengan panjang bergambar karakter kartun dan bertuliskan Best Friend Forever 💘❣️ dalam kado tersebut juga ada secerik kertas.

__ADS_1


Dibagian depan kertas terdapat pula tulisan From : Aisyah


To : Angeline


Sisca langsung terkejut ternyata kado yang ditaruh oleh Angeline ditong sampah kamarnya lebih tepatnya lagi Dibuang itu merupakan kado dari Aisyah. Sisca langsung membuka kertas tersebut dan membaca isi kertas itu.


Isi kertas tersebut yaitu,


Hai Angeline! Happy bithday yah! Semoga panjang umur, sehat selalu, makin berbakti kepada kedua orang tua. Aku tau kok, kamu itu nggak suka kan sama aku? Tapi, nggak papa. Lambat laun, kita pasti bisa berteman.


Musuh tidak selalu menjadi musuh. Terkadang ia bisa luluh dan menjadi temanmu. Teman terbaikmu bahkan lebih baik daripada itu. Walaupun berbeda agama, tidak ada halangan untuk itu. Kita akan menjadi teman selamanya. Suka dan duka kita rasakan.


Tertanda : -Aisyah Khumairah


Sekali lagi, Happy birthday Angeline teman sekelasku!


Tiba-tiba, tanpa aba-aba air mata Sisca tumpah. Ia tidak nenyangka, seberapa bencinya putrinya itu kepada Aisyah? Sungguh! Momynya ini benar-benar tidak percaya sama sekali! Sisca merasa Aisyah itu anak yang baik. Tapi, Sisca buang-buang prangsangka negatifnya kepada Aisyah. Ia akan bertanya terlebih dahulu kepada Angeline. Mengapa ia bisa membenci Aisyah? Mengapa?! Mungkin, itulah yang ada didalam benak Sisca saat ini.


-Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2