
Sesampainya diKRC, semua murid turun dengan teratur, mereka disuguhi oleh pemandangannya yang sangat indah, asri, dan menarik
"Wahhh,,, bagus bangettt!!!!" Ucap Siti kagum
"Iya nih, pemandangannya enak, asri lagi!" Tambahku.
Setelah itu, kami duduk ditaman untuk makan siang (ceritanya piknik gitu ya?). Semua menikmati makanan yang ada. Aku sangat bersyukur karena, bisa seperti dulu lagi, yang bebas tanpa ada halangan.
Setelah kita makan, kita langsung melaksanakan salat dzuhur berjamaah, semuanya baris dengan rapi untuk berwudhu.
____Skipp____
Setelah salat, kami berjalan menuju tempat bunga bangkai raksasa. Ditengah perjalanan,
"Ini saatnya gua ngelakuin rencana gua" Gumam Angeline sambil tersenyum jahat
"Tapi, dimana? Gua cari tempat yang pas dulu, dijembatan. Oh iya, ini kan jalan ke jembatan itu, oke gua bakal bikin dia tersiksa" Ucap Angeline dalam hati
Saat melewati jembatan, tiba-tiba
Bruk!
"Akhh! Tolong!" Ucapku sambil memegang ujung jalan
"Tolonggg!!!! Tolongg!!" Teriakku lagi karena sudah tidak kuat lagi
"Ayo Aisyah, kamu pasti bisa! Kamu pasti kuat Aisyah!" Ucapku dalam hati
Namun, naas tanganku pun terlepas karena sudah tidak kuat lagi. Aku kira ini akhirnya, tetapi takdir berkata lain,
"Aisyah! Ayo kamu bisa! Aku bakal tarik kamu! Tangan kamu satu lagi! Ayo Aisyah!" Ucap Ridho menarikku
"I-iya" Bakasku. Akhirnya, aku selamat.
__ADS_1
"Cih, si*l! Berani-beraninya dia! Enggak! Gua enggak boleh putus asa. Gua harus bikin dia menderita sampe gua puas sepuas-puasnya!" Gumam Angeline
"Syah, kamu enggak apa-apa kan? Enggak ada yang luka kan?" Tanya Siti khawatir
"Hmmm,, iya aku enggak apa-apa kok, cuma luka ditangan aja" Balas ku dengan nada yang agak lemas
"Alah,,, gitu doang sih panik. Belum juga jatuh dari atap sekolah." Ujar Angeline dengan santai
"Maksud lu apa ngel? Oh gua tau, lu kan yang ngenyelakain Aisyah?!" Jawab Ridho dengan emosi sambil menunjuk-nunjuk ke arah Angeline.
"Hah? Apa? Gua enggak salah dengar? Haha dianya aja kali yang salah! Ngapa gua dibawa-bawa. Inget ya lu! Cari tau kebenaran dulu sebelum bicara!" Balas Angeline lalu dia pergi
"Ih! Dasar! Awas aja lu!" Ucap Ridho yang semakin dibuat emosi oleh Angeline
"Udah dho, lagi pula aku cuma luka kecil." Ucapku menenangkan Ridho
"Gagal gua kan tuh! Gara-gara si Ridho tuh! Rese banget!" Ucap Angeline dalam hati.
"Yasudah. Siti, kamu ambil alat P3K sama bu rahma ya." Ucap pak Firman
"Iya pak. Fatimah, anterin aku" Balas Siti
"Gua harus gimana lagi nih! Gua enggak boleh kehabisan akal! Bisa-bisa, nanti gua lagi yang kena" Ucap Angeline berbicara dengan dirinya sendiri
"Gua harus gimana dong!"
"Pikir ngel, pikir!!!!"
"Hmmmmmm!!!!!!!!"
"Oh iya! Gua tau! Hahahaha!" Ucapnya sambil tertawa lepas
Keadaan Aisyah,,,,
"Ini pak, alatnya" Ucap Siti menyerahkan kotak P3K
"Iya, terimakasih ya Siti." Balas pak Firman
__ADS_1
"Sama-sama pak" Balas Siti kembali.
Pak Firman langsung mengobati luka yang ada ditanganku
"Auhw" Rintihku kesakitan
"Tahan sebentar, nanti bakalan sembuh" Ucap pak Firman
Setelah selesai,
"Aisyah, emangnya, siapa yang nyenggol kamu? Sampe kamu hampir jatuh ke sungai?" Tanya Ridho
"Tadi, aku sempet lupa" Balasku
"Tapi, apa kamu masih inget syah? Ciri-ciri dia kayak gimana?" Tanya Siti
"Ciri-cirinya, dia itu enggaj pake kerudung, rambutnya agak hitam, kulitnya putih, dia pake baju warna putih+abu-abu." Balasku mengingat kembali
"Disini ada juga yang enggak pake kerudung selain Angeline. Iya kan? Terus ciri-cirinya emang hampir sama Angeline tapi, ada beberapa yang ciri-cirinya kayak gitu. Iya kan Siti?" Ucap Ridho
"Iya, bener. Kita juga kalo nuduh dia, kita kan enggak ada buktinya" Balas Siti
"Iya kamu bener." Ucap Ridho
"Udah kalian enggak usah kayak begini. Ini salah aku lagian, aku harusnya jangan terlalu pinggir, jadi kayak begini deh" Ucapku
"Kalo begitu, kita harus tetap ada disamping kamu. Jadi kalo ada apa-apa, enggak terlalu berisiko" Ucap Ridho
"Iya syah, aku setuju sama Ridho" Sambung Siti
"Kalian enggak usah kayak begitu. Aku enggak apa-apa" Tolakku
"Aih, enggak apa-apa syah," Ucap Ridho dan Siti barengan. Aku tersenyum mendengarnya, aku sangat bersyukur, aku mempunyai teman seperti mereka.
Akhirnya, jam menunjukkan pukul 14:00, kami semua naik bus dan kembali ke hotel.
-Bersambung- ❤️
__ADS_1
nb: bab ini sengaja agak banyak :v