
POV RIDHO, SITI DAN TEMAN-TEMAN
Setelah lama mencari dan berpencar, mereka sudah mulai putus asa dan kelelahan.
"Huft,, Aisyah ada dimana sih? Kita udah keliling hotel, tapi enggak ketemu juga. Gimana dong? Udah mau larut ni!" Ucap Siti cemas sambil melihat jam ditangannya yang menunjukkan pukul 21:30.
"Iya ni ti. Gimana, kalo kita lapor ke Pak Firman? Siapa tau, kita bisa ketemu Aisyah kan?" Usul Ridho. Semuanya hanya mengangguk pelan. Karena, hanya itu lah jalan satu-satunya untuk menemukan Aisyah.
"Oke! Biar aku aja!"
"Kalian semua, istirahat. Aku yang laporin ini ke Pak Firman" Ucap Ridho langsung melanglahkan kaki untuk pergi.
"Dho! Tunggu" Ridho berhenti dan berkata "Apa?"
"Aku ikut!" Ridho kemidian berbalik badan dan tersenyum sambil berkata "Iya, boleh."
Siti dan Ridho pergi menemui Pak Firman dikamarnya. Sedangkan, Fatimah, Zahra, dan yang lainnya pergi ke kamar masing-masing.
POV AISYAH
"Lebih baik, kita tunggu sampai dia siuman"
"Hmm iya. Kasihan dia. Untung sudah digantikan bajunya."
"Iya"
Aisyah tiba-tiba siuman dari pingsannya.
"Eghhh aku dimana?" Tanya Aisyah sambil memegang kepalanya karena pusing.
"Syukurlah, kamu sudah sadar. Kami pegawai di hotel ini. Apa kamu sudah baikkan?" Tanya pegawai perempuan. Aisyah hanya mengangguk pelan
"Lumayan. Tapi, sedikit pusing" Balas Aisyah masih memegang kepalanya.
"Yasudah. Kamu minum obat ini aja" Ucap pegawai perempuan sambil menyodorkan obat pereda nyeri.
"Obat??"
"Iya. Kita enggak akan sakitin kamu lagi kok. Kami tau, kamu korban bully kan? Kami tau, kamu itu trauma atas kejadian itu." Jelas pegawai lelaki. Aisyah hanya diam.
"Ini obatnya diminum yah. Setelah ini, kami akan melaporkan kepada pihak sekolah kamu" Ucap pegawai lelaki. Aisyah kembali diam dan mengangguk sebagai responnya.
*
Setelah meminum obat, Aisyah dibawa oleh kedua pegawai hotel ke Pak Firman selaku kepala sekolah.
'Tok tok tok'
"Permisi pak" Ucap pegawai lelaki dengan sopan.
__ADS_1
"Ya? Sebentar" Balas Pak Firman lalu membukakan pintu.
'Kreek'
"Aisyah? Ada apa ini?" Tanya Pak Firman agak cemas
"Jadi begini pak. Kita menemukan gadis ini digudang. Kita akan menceritakannya didalam saja bagaimana Pak?" Ucap pegawai lelaki
"Ooh iya, silakan masuk"
Setelah masuk, kedua pegawai hotel tersebut menceritakan keadaan Aisyah.
"Seperti itu? Siapa yang berbuat seperti itu?" Tanya Pak Firman. Aisyah hanya diam seribu bahasa.
"Sepertinya dia trauma pak" Ujar pegawai lelaki.
"Hmmm iya juga. Yasudah, kalian boleh pergi, terimakasih ya." Ucap Pak Firman.
*
Sebelumnya, Angeline sempat berkata untuk jangan bilang ke siapa-siapa tentang kejadian ini. Alhasil, Aisyah hanya diam dan merahasiakan semua perbuatan Angeline kepadanya.
"Aisyah, Bapak antar ke kamarmu ya" Ucap Pak Firman. Aisyah hanya mengagguk pelan.
Didepan pintu, tiba-tiba,,,
"Eh, dho, itu Aisyah!" Ucap Siti sambil menunjuk ke arah Aisyah.
"Itu!!" Ucap Siti lalu langsung pergi meninggalkan Ridho.
"Aisyah!" Sapa Siti. Aisyah langsung menoleh ke arahnya.
"Siti!" Sapa Aisyah balik. Aisyah langsung berlari dan memeluk Siti.
"Kamu enggak apa-apa kan syah? Aku khawatir ya Allah" Tanya Siti khawatir
"Hiks, iya aku enggak apa-apa" Balas Aisyah sambil menangis.
"Assalamu'alaikum pak." Ucap Ridho langsung mencium tangan Pak Firman.
"Wa'alaikumussalam. Ridho, Bapak ingin berbicara dengan kamu dan Siti. Ada yang ingin Bapak sampaikan. Tapi, Aisyah jangan diajak." Ucap Pak Firman.
"Emangnya, kenapa pak?"
"Nanti kamu tau sendiri" Balas Pak Firman.
-Skip setelah Pak Firman berbicara dengan Siti dan Ridho,
"Kayaknya pak, ini ada hubungannya sama Angeline" Ucap Ridho sambil berfikir.
__ADS_1
"Maksud kamu?"
"Jadi, begini pak, waktu si Aisyah pergi, dia pergi sama si Angeline. Kata si Angeline, Aisyah dicariin sama bu Khadijah. Terus, setelah itu, bu Khadijah malah nyaru Aisyah. Kayaknya, yang bully Aisyah itu, Angeline pak. Kita yakin!" Jelas Siti dengan penuh keyakinan. Pak Firman hanya mengangguk-ngangguk pelan.
"Yasudah, kalo begitu, kita cari Angeline. Kita selidiki dia!" Usul pak Firman. Siti dan Ridho mengangguk cepat.
*
'Tok tok tok'
"Iya, ada apa?" Ucap Angeline dari dalam
"Kalian? Ada apa? Pak Firman? Ada apa ini?" Tanya Angeline bingung.
"Kita mau nanya, to the point aja! Kamu tadi kemana aja?! Kamu yang udah ngebully Aisyah kan?!" Tanya Ridho dengan tegas.
"Nah! Jawab lah ko! Jujur ko! Jangan bohong!" Ucap Siti sambil berteriak.
"Hah? Maksud kalian apa? Tadi aku cuma keliling hotel aja. Emangnya, Aisyah dibully? Aku aja enggak tau" Balas Angeline dengan Polosnya
"Halahh!! Tak usah bohong lah ko!!" Kali ini Siti berteriak lebih kencang.
"Serius kok, aku enggak bohong. Lagi pula, buat apa aku bohong" Lagi-lagi Angeline pura-pura bo*oh.
"Tadi kan kamu sama Aisyah pergi ke kamarnya bu Khadijah, katanya, Aisyah dicariin sama bu Khadijah. Terus kenapa setelah itu enggak balik-balik?" Tanya Ridho sambil mengangkat sebelah alisnya.
"Ooh jadi begini, waktu aku sama Aisyah mau ke kamar bu Khadijah, tiba-tiba Aisyah bilang, mau ke toilet. Udah 30 menit aku tunggu, tapi dia enggak keluar keluar juga. Pas aku samperin, di kamar mandi, tapi enggak ada siapa-siapa" Ucap Angeline Berbohong.
Pak Firman hanya mangguk-mangguk. Sedangkan, Ridho dan Siti hanya diam tidak percaya.
"Pintar juga dia aktingnya" Batin Siti
"Susah ternyata. Bisa-bisa, dia jadi yang dulu lagi" Batin Ridho.
-Bersambung-
Author menyapa!!
Hai hai para readers ku tercentah!! Apa kabar? Semoga baik-baik aja aamiin 😊🤗.
Kita sudah berada #dirumahaja selana 2 setengah bulan woww 😱.
Engga nyangka kan? Selama WFH/SFH pada ngapain aja ni?
Kalo author ya pastinya bikin naskah ini 😂. Selain itu, ada beberapa lagi kadang nyanyi - nyanyi.
Bete sih iya, maunya, kalo libur gitu, jalan-jalan atauu yaa gitulahh.
Stay healhty
__ADS_1
Stay at home
pai pai😄😊