Musuh Menjadi Sahabat

Musuh Menjadi Sahabat
Pelaku Tak Diketahui


__ADS_3

Masih dikeadaan yang sama.


Kali ini, Umi Kulstum -Kakak Aisyah- mendonorkan daeahnya untuk sang adik. Ia merasa tidak percaya jika adik kecilnya itu mengalami kecelakaan.


Disisi lain Sarah sudah siuman dari pingsan. Pak Shodiq pun langsung membujuknya untuk pulang walaupun Sarah masih dalam keadaan linglung.


Aisyah kini sedang terbaring lemah diruangan ICU dikarenakan, Aisyah mengalami koma yang akan sadar dalam beberapa minggu atau bahkan bulan. Semua teman Aisyah hanya bisa melihat dari luar ruang ICU karena pihak Rumah Sakit tidak mengizinkannya.


"Dek, semoga kamu cepat sembuh yah," gumam Umi Kultsum sambil melihat Aisyah terbaring tak berdaya.


"Ini yang gue mau. Hahah. Lo bakal ngerasain derita lo!" Batin Angeline sambil menatap sinis ke arah Aisyah.


"Eh, Siti. Kamu tau ga yang nabrak Aisyah itu siapa? Atau kamu inget ga plat nomor mobilnya apa?" Tanya Ridho kepada Siti.


"Aku nggak tau. Aku cuma tau, kalo mobil itu warnanya Hitam sejenis Ferrari gitu lah. Kalo plat nomornya aku ga tau soalnya dia ga pake plat nomor. Aku juga nggak bisa liat pelakunya dari balik jendela." Jelas Siti sambil mengingat ingat kejadian beberapa jam lalu.

__ADS_1


"Kira-kira siapa ya??" Ucap Ridho sambil melirik ke arah Angeline seakan-akan dialah pelakunya.


"Lo ngapain liat gue? Lo kira gue gitu pelakunya? Jangan berburuk sangka dulu!" Balas Angeline ketika tersadar Ridho seperti memata-matainya dengan ucapan yang terbata-bata.


"Kayaknya ada yang nggak beres nih." Batin Ridho ketika melihat gelagat Angeline yang sangat aneh.


"Gue harus cari alasan biar bisa keluar dari sini!" Batin Angeline berpikir.


"Gu-gue mau ke toilet dulu ya! Udah nggak tahan!!" Ucap Angeline sambil berlari.


"Eh, kalian ngerasa nggak ada yang aneh sama Angeline?" Kata Ridho setelah Angeline pergi. Umi Kulstum yang mendengarnya ikut menyimak apa yang dibincangkan oleh teman adiknya itu.


"Maksudnya?" Ucap Fatimah sambil menyeritkan dahinya.


"Ishh. Dari tadi tuh dia kayak aneh banget gitu. Apalagi waktu aku lirik ke dia. Dia malah kayak gelagapan gitu kan? Terus dia ngaku-ngaku kalo itu bukan dia pelakunya." Jelas Ridho mengingat ingat kejadian beberapa saat lalu.

__ADS_1


"Iya ya." Ucap Mereka serentak sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Eh, bentar bentar! Kayaknya, motif dia tu kayak di drakor semalam yang gue tonton dah!" Sarkas Kiki yang sedari tadi hanya menyimak.


"Aduh Kiki!! Ini tuh Real Life bukan Drakor!" Tukas Human sambil menepuk jidatnya.


"Ih kan bisa jadi. Jadi tuh, semalam gue nonton drakornya menceritakan tentang KDRT gitu. Tapi, suaminya sebagai pelaku malah nyembunyiin kebenarannya gitu. Suaminya bilang gini waktu polisi ngeliat luka dibagian perut istrinya 'Bukan saya yang buat! Bukan saya!' Gitu. Tapi, pas diintrogasiin sama jaksa terus jaksanya ngemastiin kalo suaminya itu bersalah akhirnya dia ngaku kalo dia udah berbuat KDRT." Jelas Kiki panjang lebar.


"Ada kaitannya juga sih." Ucap Ridho sambil memegang dagunya.


"Iya kan?" Ucap Kiki meminta pendapat teman temannya. Semuanya mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Jadi, kalian pikir kalo Angeline itu pelakunya?" Tanya Umi Kulstum kepada mereka. Mereka pun sontak mengangguk-anggukkan kepalanya.


-Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2