
"Sekarang, kamu harus minta maaf sama Aisyah!" Tukas Sisca sambil menghapus air matanya.
"Ayo! Ikut Momy!" Hardik Sisca lalu memegang tangan Angeline dengan sangat kencang. Angeline sedikit meringis kesakitan tetapi, Sisca tak menghiraukannya.
"Kamu tau dimana rumahnya Aisyah?" Tanya Sisca. Angeline mengangguk lesu ia sedikit tidak suka dengan sikap Momynya yang sekarang ini.
"Oke. Ayo kita kesana!" Ajak Sisca. Angeline hanya pasrah menuruti kemauan Momynya itu.
"Huh! Seharusnya gue nggak buang tu kado disitu! Harusnya gue buang aja di tong sampah yang didepan rumah!" Umpat Angeline dalam hati.
##
Didalam mobil, Angeline hanya memandang keluar dari dalam mobil. Sekali-kali Angeline mendengus pelan sambil memasang muka jengkel.
"Mom, come on. Ini tuh nggak seperti Mom pikirkan." Ucap Angeline sambil mengunci tangannya didadanya dan memajukan bibirnya sedikit.
"No no! Pokoknya kamu harus minta maaf!" Tukas Sisca.
"Tapi Mom!!" Ujar Angeline.
"Tidak ada tapi-tapian!" Balas Sisca dengan penuh penekanan. Lagi-lagi Angeline mendengus kasar dan mengunci tangan didadanya.
Sisca yang melihatnya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
##
15 minutes later-------
"Ini rumahnya? Kamu yakin? Serius?" Tanya Sisca dengan pertanyaan yang bertubi-tubi.
"Iya Mom" Balas Angeline dengan singkat dan membuang mukanya kearah lain.
__ADS_1
"Oke. Ayo turun!"
Angeline dan Sisca turun dari mobil. Sesekali Angeline mendengus kesal dan menghentakkan kakinya berkali-kali. Sisca terus menerus menegur putrinya supaya bersikap sopan. Namun, Angeline ya Angeline sangat susah untuk diatur. Apalagi dipaksa.
'Tok tok tok'
"Permisi" Ucap Sisca sambil mengetuk-ngetuk pintu.
"Nggak ada orang kali Mom. Toh nggak ada yang nyaut" Timpal Angeline sambil ikut mengetuk pintu.
"Ada. Coba lebih keras sedikit" Ujar Sisca.
Dan
'Brak brak brak!'
"PERMISI!!" Teriak Angeline. Sisca langsung menutup telinganya dengan kedua tangannya itu.
"Kata Mom kan lebih keras sedikit. Nah, itu lebih keras sedikit kan Mom?" Ujar Angeline dengan nada polosnya.
Sisca mendengus kesal dan berkata "Tapi nggak gitu juga ANGELINE" Ucapnya sambil menekan kata terakhir.
'Ceklek'
Mama Aisyah langsung membuka pintu karena mendengar suara keras dari luar.
"Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Mama Aisyah
"Maaf yah, soalnya tadi ngumpul ngumpul di halaman belakang. Jadinya nggak dengar" Sambungnya lagi.
"Oh iya, nggak apa-apa kok. Aisyahnya ada bu?" Ucap Sisca.
__ADS_1
"Oh ada kok. Silakan masuk. Saya panggilin dulu ya" Balas Mama Aisyah sambil menyuruh mereka masuk.
5 menit kemudian, mama Aisyah membawa minuman dan makanan kecil.
"Silakan diminum yah" Ucap Mama Aisyah sambil menyodorkan nampan yang berisi makanan dan minuman.
"Nggak usah bu, kita nggak lama kok" Tolak Sisca sopan.
"Udah nggak apa-apa. Tamu adalah raja" Ujar Mama Aisyah. Dengan rasa tidak enak, Sisca pun pasrah dan meminum minuman yang diberikan oleh Sarah (Mama Aisyah).
"Sayang, dimakan tuh" Ujar Sisca menyuruh Angeline untuk menyantap makanan. Angeline hanya menggeleng sambil memajukan mulutnya. Namun, Sisca tetap menyuruh Angeline untuk menyantap makanan itu.
##
30 Menit kemudian.
Kini, Angeline, Sisca, dan Aisyah berada ditaman yang tidak jauh dari rumah Aisyah.
"Angeline, ayok" Ujar Sisca. Angeline menghentakkan kakinya dan memajukan bibirnya.
Sisca tidak putus asa. Sisca terus membujuk putrinya untuk meminta maaf kepada Aisyah. Tidak lama kemudian, Angeline pun pasrah.
"Aisyah, gu-gue mau minta maaf sama lo" Ucap Angeline.
"Kamu nggak salah kok. Hehe" Balas Aisyah lalu mengulurkan tangannya untuk permintaan maaf. Angeline dengan terpaksa pun membalas uluran tangan Aisyah walau sedikit tidak suka. Tapi, apa daya disampingnya kini ada Momynya.
"Nah gitu dong. Itu baru anak Momy!" Ujar Sisca kegirangan. Angeline pun menghentakkan kakinya yang kesekian kalinya.
"Hehe lucu juga Angeline kalo dilihat dari sifat aslinya" Batin Aisyah.
-Bersambung-
__ADS_1