Musuh Menjadi Sahabat

Musuh Menjadi Sahabat
Bab 9.


__ADS_3

Dimalam harinyaa,,,,,


Semua anggota keluarga Aisyah sedang makan malam. Begitu pula dengan dia, setelah makan malam lalu shalat Isya, ia langsung pergi ke kamarnya dan mengambil ponselnya.


Tiba-tiba ponselnya berbunyi Dreetdreet (anggap aja itu suara ponsel ya guys:v)


"Siapa ini?" Ucap ku


"Nomor tidak dikenal? Hmm siapa ya? Malam-malam begini kok ada yang kirim pesan. Eumm atau mungkin, ini Siti? Jawab aja deh" Ucap ku sambil menyeritkan dahi.


Karena penasaran, aku langsung membalas pesan di apk pesan singkat Whatsapp.


"+62xxxxxxxx : Assalamu'alaikum ini Aisyah kan?"


" Aisyah : Iya wa'alaikumussalam. Ini saya Aisyah, maaf kamu ini siapa ya?"


"+62xxxxxxxx : Oh, bener deh, takutnya salah hehe πŸ˜‚. Ini aku Ridho syah. Yang teman kamu disekolah satu kelas sama kamu"


" Aisyah : Oh. Astagfirullah, maaf kamu ini dapat nomor saya dari mana?"


" +62xxxxxxxxx : Aku dapat nomor kamu dari Siti. Tadi sewaktu kamu jalan ke arah jalan kamu, aku minta nomor kamu ke Siti. Emangnya kenapa?"


" Aisyah : Enggak, enggak apa apa. Soalnya dari dulu aku gak pernah bagi nomorku ke anak laki-laki."


" +62xxxxxxxxxx : Oh begitu, aku sengaja minta nomor kamu biar aku masukkin ke grup Whatsapp kelas kita sama sekolah kita. Begitu. Nanti kalau ada informasi, kamu bisa tau"


" Aisyah : Oh yasudah gak apa apa. Silakan"

__ADS_1


" +62xxxxxxxx : Oke!"


Akhirnya, aku menutup pembicaraan


"Astagfirullah ya Allah" Ucap ku dalam hati karena aku tidak pernah sama sekali berbincang dengan lelaki apalagi di pesan Whatsapp.


Tiba-tiba ada nomor tidak dikenal lagi mengirim pesan.


"+62xxxxxxxx : Assalamu'alaikum Aisyah! β˜ΊοΈπŸ˜‰"


"Aisyah : Iya wa'alaikumussalam. Maaf kamu siapa ya?"


"+62xxxxxxxx : Ini aku lhoo Siti. Kan tadi aku udah minta nomor kamu dikelas. Iya kan? Memangnya ada apa?"


"Aisyah : Oh iya. Maaf aku lupa hehe πŸ˜‚. Tadi, Ridho kirim pesan ke aku. Aku kaget soalnya aku enggak pernah sama sekali Whatsapp sama lelaki."


"Aisyah : Iya Siti, gak apa apa."


"+62xxxxxxxx : Okey! Oh iya syah, save nomor aku ya!"


"Aisyah : Iya, nomor kalian udah aku save semua kok."


"+62xxxxxxxxx : Okey! Makasih ya syah!"


"Aisyah : Iya sama-sama."


Aku pun menutup pembicaraan

__ADS_1


Karena merasa sangat ngantuk dan jam sudah menunjuk ke angka 9 malam. Aku pun tidur.


##


Seperti biasa, di pagi harinya aku bangun jam 4 subuh, lalu mandi+shalat shubuh+sarapan+dan jam setengah 6 aku berpamitan lalu berangkat sekolah bersama kak Umi sambil menikmati udara segar pagi hari.


Setelah sampai di gerbang sekolah, tiba-tiba Siti menghampiri


"Aisyah!! Hehe Assalamu'alaikum" Ucap Siti sambil menghembuskan nafasnya karena ia berlari lari.


"Iya wa'alaikumussalam. Kamu kenapa lari-lari sampe kecapekan begini. Ya ampun Siti" Balas ku sambil keheranan melihat Siti yang berlari-lari.


"Oh iya. Aku soalnya hari ini piket, jadi aku takut telat. Hufttt" Ucap Siti sambil mengehela nafasnya dengan kasar.


"Oooh. Ini baru jam setengah 6 kok. Masih lama, tapi enggak apa apa. Nanti aku bantu kamu piket yah. Yuk! Masuk" Ujarku sambil melihat jam tangan dan mengajak Siti masuk ke kelas.


"Iya Syah! Yuk!" Balasnya.


Ketika didepan kelas


Ternyata adaaaaaa


-Bersambung-


Hayo ada apa tuu?? Tunggu bab selanjutnya yooo!!! Jgn lupa sekali lagi buat Like+Coment+Vote poin or koin okey!


Terimakasihhh sekali lagi utk kalian yg udh vote + like

__ADS_1


Salam hangat author -Rzkaliaa**


__ADS_2