
Oke gess,, kita lanjut yaa....
Ternyata dia adalah perempuan yang melihat ku dengan dengan pandangan sinis tadi.
"Angeline (enjelin ya ges dibacanya ><) ! kamu ini apaan apaan hah?! Seenaknya kamu mukul orang! Apalagi dia itu anak baru! Memangnya kamu ada masalah sama Aisyah hah?!" Ucap Siti sambil memarahi Angeline.
"Memang aku tidak ada masalah dengannya. Tapi, aku sangat benci dia! Asal kamu tau ya Siti! Dia itu adalah seorang tero**s yang
sok alim!" Balas Angeline sambil menaikkan suaranya hingga orang orang yang ada disekitar kelas.
"Hah? Dia tero**s?" Ucap seseorang dengan berbisik , namun aku mendengarkannya.
Aku hanya bisa menangis dan terdiam. Aku tidak tau harus bagaimana, lalu aku langsung pergi ke toilet sambil menangis mengeluarkan semua air mataku.
"Ya allah, apa salah hamba? Hingga aku harus memikul beban seberat ini?" Ucap ku didalam hati. Aku tetap menangis ditoilet.
Tiba-tiba, ada seseorang yang mengetuk pintu toilet dan memanggil nama ku.
"Aisyah....Aisyah.....Aisyah... kamu tak apa-apa kan? Ini aku Siti syah, aku masuk yah" Ucap Siti dengan lembut.
Akhirnya aku ditenangkan oleh Siti, mungkin dia yang menjadi sahabatku disini.
__ADS_1
*KRINGGGGGGGGG*!!!! *Bel masuk pun berbunyi. Aku dan Siti pun masuk ke kelas.
"Selamat siang anak-anak...." Ucap guru tersebut. Tetapi, aku seperti mengenal wajah guru itu.
"Siang buuu..." Balas para murid murid.
Ketika guru itu melihatku, guru tersebut langsung menyapa ku.
"Ehh.. Aisyah....?" Sapa guru tersebut kepadaku.
"Iya sayang, kamu baru pindah?" Tanya bu Noor sambil mempersiapkan alat alat untuk mengajarnya.
"Iya bu, ini saya minggu lalu ketika libur semester aku pindah kesini bu, soalnya mama sama papa dipindahkan untuk bekerja disini" Jelas ku.
Aku dengan bu Noor memang sangat akrab, karena mama dan papa sangat dekat dengan bu Noor begitu pun dengan ku yang memang dekat dengan anaknya itu.
"Oooh seperti itu?" Balas bu Noor.
__ADS_1
"Iya buu" Jawab ku.
Pembelajaran pun dimulai. Oh iya! Bu Noor itu ceritanya dia ngajar Mapel Bahasa Arab ya genggss :*
Ketika ingin pulang, Angeline kembali mencaci ku. Karena, di pelajaran terakhir jamkos(jam kosong). Murid-murid banyak yang bermain-main di kelas. Angeline pun memanfaatkan waktu itu untuk kembali mencaci ku.
"Woy! Lu semua tau ga? Kalau, si Aisyah ini tero**s yang diam-diam buat ngenyelusup sekolah kita, terus dia ini mata-mata yang dikirim sama atasannya. Dia itu pura-pura baik sama kita, sok alim segala pake penutup begitu. Eh Aisyah! Lu jujur aja kalau lu itu ******* iya kan?! Lu gausah nutup nutupin kayak begitu deh! Gausah sok alim lu! Gua tau kok, dari tadi pas lu masuk, gua udah curiga sama lu!" Ucap Angeline sambil menantangku dan menatap tajam denganku.
"Heh! Angeline, dari tadi kan gua sudah bilang, lu tuh kalau tak tahu, tak usah banyak omong, emangnya lu tau kehidupan Aisyah itu kayak gimana. Emang gua tau, lu itu bukan non-muslim tapi tolong, hargai Aisyah. Apalagi kan dia murid baru disini. Tadi sudah gua bilang ke lu, terus lu jawab 'memang, gua ga ada masalah sama dia...' kalau lu tak punya masalah sama Aisyah, lu mending tak usah cari-cari masalah sama dia. Lu ngerti tidak?!!" Balas Siti yang membela ku.
Setelah mendengar peributan mereka berdua, tiiba-tiba aku jatuh pingsan yang menambah keributan mereka. Lalu aku dibawa ke UKS dibantu dengan Siti dan Yura. Tidak berapa lama, aku pun siuman dan bertanya-tanya kepada Siti.
Tunggu kelanjutannya ya kakak :*
Jangan lupa Like, and Coment, mau nge-share pun boleh ><
-Bersambung-
Salam hangat, Author (rzkaliaa)
__ADS_1