Musuh Menjadi Sahabat

Musuh Menjadi Sahabat
Bab 41. Menjelang Ulangan Semester.


__ADS_3

Skip. 3 bulan berlalu, kini Aisyah dan murid lainnya akan melaksanakan ujian akhir semester. Tepatnya 2 minggu lagi.


"Uuuwww enggak kerasa yah, dikit lagi PAS" Ucap Aisyah sambil tersenyum. Karena, jika mengadakan ujian, sekolah akan pulang lebih awal, dan itu adalah hal yang sangat disukai Aisyah. Pasalnya, ia bisa pulang dengan santai tanpa terburu-buru udan belajar lebih awal serta tidur lebih awal juga.


FYI, PAS \= Penilaian Akhir Semester.


"Iya nih syah, kita harus belajar 2 kali lebih giat daripada sebelumnya. Otak kita juga harus 2 kali lebih tanggap" Ucap Siti. Aisyah dan Siti merupakan siswi cerdas dikelasnya. Bahkan, mereka berdua permah mengikuti beberapa lomba cerdas cermat. Walaupun Aisyah murid baru dan Siri murid lama, mereka seperti teman yang sudah lama kenal.


"Kira-kira, disemester 2 nanti, ada murid baru enggak ya?" Tanya Aisyah.


"Hmm mungkin" Jawab Siti. Mereka berdua sangat senang jika bertemu teman baru.


Di sisi lain.


Angeline merasa sangat tidak sabar. Karena, beberapa hari lagi, ia akan berulang tahun. Namun, tidak ada yang menyadari hal itu. Angeline sangat jarang berbaur dengan temannya. Bahkan, teman kelasnya sendiri.


"Tinggal menghitung hari lagi, gua bakal ultah"


"Keinginan gua cuma 1 gua mau punya teman yang baik. Yang bisa menjaga gua. Siapapun itu. Mau yang bisa dilihat oleh mata, mau yang enggak bisa dilihat oleh mata. Intinya gua punya teman" Itulah gumamman Angeline. Kira-kira, Angeline dapat teman yang kayak gimana ya? Dia juga enggak peduli temannya itu tak kasat mata. Hmmm.


Sekarang, Angeline memang jarang untuk tidak membully siapa-siapa lagi termasuk Aisyah. Tapi, bukan karena ia melaksanakan apa yang diminta olehh mendiang kakaknya. Angeline masih ingin membully orang lain termasuk Aisyah dia masih belum puas. Suatu saat, pasti dia akan membully Aisyah kembali. Tapi, bukan sekarang, karena, ia sedang merancangkan rencananya. Supaya tidak terlihat oleh orang lain.


"Sebenarnya, gua sih masih beum puas buat bully Aisyah. Tapi, gua lagi merencanakan sesuatu" Gumam Angeline.


Di sisi lain pula.


"Dikit lagi ujian cuyy. Nanti, kalo Human enggak tau, kasih tau Human ya" Ucap Human sambil memakan makanannya.

__ADS_1


'Krik krik krik krik'


1 detik


2 detik


3 detik


Dan,,,,


"Mana ada ujian nyontek nyontekan" Balas Iman yang sedari tadi diam.


"Adain aja lah" Balas Human.


"Ciri ciri manusia dari planet Mars ya begini nih" Ucap Iman.


"Eh, gua ada tebak tebakan" Ucap Human memecahkan keheningan.


"Nih ya. Bebek bebek apa yang kakinya 2?"


"Donald bebek?"


"Salah"


"Donald duck"


"Itu sama aja-_"

__ADS_1


"Donald goreng?"


"Itu kakinya dipisah -_"


"Cuma orang yang IQ-nya diatas 100!"


"Bebek yang lagi jalan?"


"Salah -_"


"Bebek disawah?"


"Bukan -_"


Tiba-tiba, Ridho pun menjawab


"Ah! Semua bebek itu kakinya dua!"


"Nah tuh betul!!" Ucap Human sambil memetikkan jarinya.


"Yang waras mah cuma Ridho doang" Ucap Human sambil cekikikan bagai quda.


"Kalo yang waras cuma Ridho doang, berati lu kagak waras ya?" Ucap Iman. Semua yang mendengar ucapam Iman itu, langsung tertawa hingga mengeluarkan gigi.


"Eh eh, yang waras cuma gua sama Ridho doang. Tuh" Balas Human membenarkan ucapannya.


"Dasar, makhluk dari planet pluto -_"

__ADS_1


"Ahhh aku tidak dianggap" Ucap Human sambil berteriak.


-Bersambung-


__ADS_2