Musuh Menjadi Sahabat

Musuh Menjadi Sahabat
Kenalan


__ADS_3

Sesampainya dirumah Angeline.....


"Selamat datang dirumah sayaa~" Ucap Angeline dengan cara ucapan sok kalem sok ramah.


Human yang mendengar langsung bergidik ngeri dan berkata, "Cuih. Sok kalem banget. Sok ramah cuih cuih cuih cuih cuih cuih cuih cuih cuih cuih cuih!"


"Ludah lo kebanyakan!" Celetuk Iman.


"Yuk! Masuk!" Ajak Angeline lalu menggandeng tangan Aisyah, Siti dan menarik Dara.


"Kayaknya aku tuh pernah kesini dah. Rumah ini....... nggak asing banget." Dara membatin.


.


.


.


.


.


Ketika berada didalam rumah Angeline.


"Wahh." Kata itu meluncur dari mulut Dara.


"Rumah ini nggak asing banget buat aku. Aku rasa, kayak pernah tinggak disini. Aku..... Intinya tuh aku kayak pernah tinggal disini." Dara membatin.


"Kamu kenapa Dar?" Tanya Siti ketika melihat Dara hanya cecelingukan.


"Nggak kok hehe." Jawabnya lalu menggaruk pipinya yang memang gatal.


"Bi!!" Angeline memanggil sang ART.


"Iya non? Ada apa?" Tanya ART tersebut dengan nafas tersengal-sengal karena berlari.


"Ini, ada teman aku. Tolong suguhin minuman ya Bi. Aku mau ke atas dulu mau ganti baju." Terang Angeline.


"Baik non!" Ucap ART tersebut lalu pergi ke dapur untuk membuatkan minuman dan mengambil beberapa cemilan untuk teman-teman Angeline.


"Oh iya. Izin ke kamar dulu ya. Mau ganti baju dulu." Pamit Angeline dan dibalas anggukan oleh mereka semua.

__ADS_1


........


"Ini, silakan," ucap ART tersebut sembari menaruh beberapa gelas dan piring berisikan minuman dan makanan ringan.


"Ya ampun Bu. Ngerepotin jadinya." Ucap Ridho merasa tidak enak.


"Nggak apa nak. Ini tugas saya." Jawab ART tersebut.


"Kalau begitu, saya permisi." Sambungnya lalu tersenyum ramah dan melengang pergi melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.


"Halahh. Sok-sokan malu-malu kebo begitu. Biasanya juga malu-maluin." Cibir Iman.


"Hooh. Biasanya juga malu-maluin sih." Imbuh Human yang sependapat dengan ucapan Iman lalu mencomot makanan ringan yang tadi disuguhkan.


Ridho menatap sinis kedua sejoli tersebut dan....


PLAK!


PLAK!


Ridho sontak mennggaplok mereka berdua.


"Auuu sakit woy!" Ucap Iman yang masih mengusap-usap pipinya yang kena sasaran.


"Makanya kalo ngomong itu ngaca dulu!" Balas Ridho datar.


Tidak lama kemudian.....


"Minum dulu gih." Ucap Angeline lalu mendudukkan tubuhnya ke sofa.


"Udah tadi." Balas Aisyah.


"Eh, iya kapan nih ketemu temen lo lin?" Sambung Human.


"Nanti dulu. Gue lagi cari-cari nih. Sebenarnya sih, gue gatau gue taunya cuma lewat film-film doang sama novel-novel tapi gatau juga sih bener apa nggak." Jawab Angeline yang sedang menatap layar ponselnya.


"Ya ilah."


Tiba-tiba.....


"Elin! Suruh teman kamu buat pegang erat-erat tangan kamu!" Titah Risa yang tiba-tiba muncul disamping Angeline.

__ADS_1


"Masa sih? Emangnya bisa? Itu kan cuma ada difilm-film doang." Tukas Angeline sambil mengangkat sebelah alisnya.


Mereka yang mendengar percakapan Angeline dengan Risa pun keheranan.


"Ngomong ama siapa lo lin?" Celetuk Iman.


Setelah berbincang dengan Risa, Angeline pun memikirkan percakapan tadi.


"Ayok!" Ajak Angeline lalu bangkit dari tempat duduknya. Semuanya keheranan.


"Kita kenalan sama teman gue." Sambungnya. Mereka semua hanya ber-Oh ria.


Ketika berada dikamar Angeline....


"Seruisan lin?" Ucap Siti yang masih ragu dengan cara Angeline.


"Iya. Ayok! Kalian pegang tangan gue erat-erat. Kita saling gandeng anggap aja kemampuan gue, gue salurkan ke kalian." Terang Angeline mereka semua saling gandeng tangan dan.....


"Hai!!" Sapa Kevin, Risa, Keysha, Windi, dan Sarah seraya melambaikan tangannya.


"I-ini mereka?" Tanya Aisyah tak percaya.


"Hm. Iya benar. Ini mereka."


"Tapi, kenapa nggak keliatan pucat ya?" Tanya Siti bingung.


Angeline mengangkat bahunya dan berkata, "Nggak tau juga sih. Soalnya, nggak ngerti kalo kemampuan yang gini-gini,"


"Halo! Kenalin, nama gue Human anak paling ganteng paling pinter paling lucu paling imut paling the best pokoknya." Semua yang mendengar hanya memutar bola mata jengah terhadap tingkah Human yang begitu absurd.


"Kenalin, nama gue Iman. Temannya Human. Gue yang ngebantuin dia kalo lagi kerasukan fanboy nya."


"Nama gue bagus, orang bilang kalo gue itu jutek, judes, galak. Padahal mah nggak."


"Kalo gue Ridho, orang paling waras diantara mereka tadi." Ucapnya dengan nada penuh penekanan dan menatap sinis kearah teman-temannya. Sedangkan, yang ditatap hanya cengengesan belaka.


Aisyah, Siti, dan Dara hanya bingung dengan pola tingkah temannya ketemu makhluk tak kasat mata bukannya ketakutan malah kayak orang bersilahturahmi. Mungkin, itulah yang ada dipikiran mereka.


"Ah iya. Kalo mereka bertiga namanya Aisyah, yang ini namanya Siti, dan yang ini namanya Dara. Ayok dong kenalan!" Ucap Angeline lalu mengajak Aisyah, Siti dan Dara untuk berkenalan.


"Haii!" Itulah kata yang keluar dari mulut mereka.

__ADS_1


"Hai juga! Nama aku Kevin, yang ini Sarah, yang ini Risa, ini Windi, dan ini namanya Keysha. Salam kenal semuanya!" Ucap Kevin lalu secara bersamaan mereka berucap.


-Bersambung-


__ADS_2