Musuh Menjadi Sahabat

Musuh Menjadi Sahabat
Bab 8.


__ADS_3

Lalu, jam istirahat pun dimulai


"Eh, Aisyah yuk kita ke kantin! Hari ini aku gak bawa bekal" Ajak Siti sambil mengambil uang sakunya di tas.


"Eumm iya Siti yuk! Aku juga gak bawa bekal ni hehehe" Balasku sambil tertawa sedikit.


Sesampainya dikantin,,,,


"Pak, saya mau bakso campur ya pak!" Ucap Siti kepada bapak tukang bakso itu.


"Oh iya neng, siap! Yang satunya mau pesan juga?" Balas bapak Tukang bakso itu.


"Iya pak, tapi saya pake sayuran aja ya pak" Ujarku dengan malu-malu. Karena, memang aku jarang sekali memesan bakso. Tiap hari disekolah lama ku, aku selalu membawa bekal dari rumah.


"Iya neng, siap!" Ucap bapak tukang bakso itu.


Setelah baksonya sudah siap, aku dan Siti memakan bakso itu sambil menambahkan kecap, saus dan sambal. (Ya ampun ngiler saya 😂🤣🤤)


20 menit kemudian, tiba tiba Ridho datang.


"Assalamu'alaikum!" Ucap Ridhp seraya menaikan telapak tangannya.


"Wa'alaikumussalam, ada apa dho?" Balas Aku dan Siti barengan.


"Enggak apa apa kok, cuma nyapa aja. Karena, seorang ketua kelas yang baik itu, harus menyapa anggotanya supaya lebih ramah dan tidak terjadi keributan" Ujar Ridho dengan bijak. (Hmm sok bijak haha namanya juga Ridho, mencari cari perhatian ukhty ukhty 😂🤣)


"Hmm iya iya tumben bijak dho, biasanya kan nggak" Balas Siti sambil meledek Ridho.

__ADS_1


"Eits, Ridho kan emang bijak dari dulu. Karena, Ridho itu titisan dari opa albert einstein" Ujar Ridho sambil membela dirinya.


10 menit kemudian, jam istirahat telah selesai.


"Yuk syah kita masuk!" Ujar Siti.


"Eumm iya sit, yuk!" Balasku.


Sesampainya dikelas....


Hari ini jamkos kembali kelas pun akhirnya mulai ramai seperti pasar. Ada yang konser, ada yang marah marah gak jelas gara gara faktor PMS :v, ada yang lari larian keliling kelas mungkin masa kecilnya kurang bahagia kali ya? Ada juga yang nulis nulis mapel dan ada juga yang tidur dikelas selain itu ada yang alesan ke toilet padahal cuma main air terus ngedandan hahaha 🤣🤣🤣


"Eh, syah aku mau ketoilet niii aku udah gak tahan syah!! Anterin aku ya!" Ucap Siti.


"Yaudah Siti, aku anterin kamu tapi jangan lama lama ya sit,, kamu izin dulu gih sama Ridho" Balas ku sambil berdiri.


Setelah ditoilet,,


"Aisyah, tungguin yaa!" Ujar Siti sambil lari ke arah toilet.


"Iyaaa Sitiiii" Balas ku.


10 menit kemudiannnnnn,,,,,,,,


"Nah, udah Sit?" Tanya ku karena terlalu lama menunggu nya.


"Euuumm iya syah, udah. Makasih ya! Maaf kalau kelamaan hehe" Balas Siti.

__ADS_1


"Iyaa gak apa apa. Ayo! Kita langsung masuk ke kelas!" Ujar ku sambil menarik tangan Siti.


Sesampainya dikelas,


"Eh Siti! Kok kamu lama banget tadi ke toilet" Ujar Ridho karena dia takut dimarahi guru guru yang ada disekolah.


"Iya dho, maaf yaa. Namanya juga perempuan" Balas Siti dengan santainya sambil langsung duduk dikursinya.


Tiba tiba, bel pulang akhirnya berbunyi


Semua teman teman sangat senang karena waktu yang mereka tunggu tunggu akhirnya datang. Btw, asal kalian tau bagi para siswa bahagia itu sederhana. Jamkos saja mereka sangat senang apalagi pulang uwuw, mungkin sebagian daripada readers pernah mengalaminya kalau teman teman kalian itu ada yang seperti itu wkwk. Eh, kebabblas curhat hihihihi.


Diperjalanan pulang,


"Eh syah, kamu ngerasa gak si? Kalau Ridho itu sikapnya beda banget?" Ucap Siti.


"Maksud kamu Siti?" Balas ku.


"Yaa beda aja gituu" Ujar Siti.


"Ooh mmm" Ucap ku sambil mengangguk anggukkan kepala.


Di malam harinyaaa,,,,


-Bersambung-


Hayoo kenapa tuu?? Hehe tunggu di bab berikutnya ya readers

__ADS_1


Mohon maaf bila ada banyak kata kata yang typo. Karena saya lagi kurang sehat :(


__ADS_2