
Hari ini update 2 chapter yaa...
Semoga suka..
selamat menikmatii..
••••••••••••
Athena terlihat lebih bersemangat dari biasanya. Ia sangat tidak sabar menunggu jam pulang sekolah. Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Athena, karena hari ini adalah hari Sabtu. Hari dimana ia akan siaran untuk pertama kali.
“Lo kenapa Then? Cengar-cengir dari tadi. Otak lo konslet ya kebanyakan dipake?” Tanya Disti karena melihat temannya itu senyam-senyum gak jelas dari tadi padahal lagi gak ada yang lucu. Jelas-jelas sekarang lagi pelajaran kimia yang super ngebosenin, tapi Athena malah senyam-senyum kayak orang gila.
“Enak aja lo. Gw gak sabar nungguin nanti sore ni.” bisik Athena, karena sekarang mereka sedang dalam pelajaran.
__ADS_1
“Ouwh. I see, kirain gara-gara kebanyakan dipake mikirin omongan netizen.” kata Disti cengengesan. Athena tidak memungkiri ia masih sedikit terganggu dengan beberapa cewek yang masih saja menunjuk-nunjuk dirinya jika dia lewat, mungkin memang gosip tidak bisa hilang secepat itu. Tapi bagi Athena cewek-cewek itu tidak lebih penting dari siarannya.
***
Athena segera mengemasi barangnya dan pamit untuk duluan kepada teman-temannya saat bel sekolah berbunyi. Memang ia mulai siaran jam 5 sore dan sekarang baru jam 2, tapi Athena ingin datang lebih awal karena Angga berjanji akan mengajarinya sebelum Athena siaran. Athena dan Angga sempat bertukar nomor HP waktu itu dan mereka menjadi semakin akrab, Athena senang karena Angga orang yang tidak pelit ilmu dan mau mengajarinya banyak hal tentang siaran. Athena berjalan cepat keluar dari gerbang sekolah menuju halte yang jarak nya memang lumayan jauh, jika pagi-pagi biasanya dia akan naik ojek pangkalan dari halte ke gerbang sekolahnya, namun jika pulang sekolah ia lebih memilih jalan kaki biar hemat. Athena mampir ke sebuah kos-kosan yang tidak jauh dari gerbang sekolahnya, itu adalah kosan Dimi, Athena sudah minta izin Dimi tadi untuk numpang ganti baju di kosannya. Setelah memasuki gerbang kosan Athena segera berjalan menuju kamar Dimi yang terletak tidak jauh dari gerbang, Athena menunduk meraba bawah pot di depan pintu kamar Dimi tempat Dimi biasa meletakkan kunci kamarnya. Athena segera mengganti seragamnya dengan kaus coklat bergambar tedy bear dan celana jeans, ia segera mengenakan jaket kausnya dan berjalan keluar kamar Dimi. Athena mengunci dan meletakan kembali kunci kamar Dimi ditempatnya semula. Kosan Dimi memang sudah menjadi basecamp bagi Athena dan kawan-kawannya, Dimi berasal dari luar kota, sehingga ia harus ngekos disini.
Athena keluar dari kosan dengan setengah berlari, karena ini adalah jam pulang sekolah, dan disekitar sini ada banyak sekolahan, jadi halte akan sangat ramai anak sekolah saat jam pulang, Athena ingin cepat-cepat agar halte belum terlalu ramai.
Setelah naik angkutan umum kurang lebih 30 menit, Athena sampai di depan My Radio, dengan senyum lebar Athena memasuki gedung itu, setelah menyapa resepsionis ia segera naik ke lantai 2 tempat ia dan Angga janjian. Angga sudah ada disana lebih dulu karena ia baru menyelesaikan siarannya pukul 2 tadi. Ia melambai kearah Athena yang dilihatnya baru datang. Athena melihat Angga dan segera menghampiri cowok itu yang sedang berada diruang siaran 2 yang sedang kosong.
“Iya kak, rebutan angkot dulu tadi.” jawab Athena yang masih terengah-engah karena habis naik tangga.
Angga memberi tanda agar Athena duduk disebelahnya. Athena mengikuti arahan Angga.
__ADS_1
“Nanti lo siaran disini, on air jam 17.00. Nanti jadi si Franda tu yang nemenin lo. Padahal pengennya gw yang nemenin lo.” ujar Angga bercanda.
“Udah. Nanti ceweknya kak Angga marah loh kalo gak diapelin.” Goda Athena. Angga terkekeh. Iya mereka semakin dekat sejak Athena tahu ternyata Angga adalah teman SMA kakaknya Thomas, jadi Athena tahu kalau Angga sudah punya pacar yang telah dipacarinya sejak SMA. Entah dunia yang sempit atau pergaulan Athena yang sempit.
“Asem. Pasti si Thomas ya yang cerita. Ember tu anak.” Angga pura-pura kesal.
“Haha..iya.” jawab Athena.
“Apa lagi yang kampret itu ceritain? Jelek-jelekin gw dia ya?” Angga penasaran dengan apa yang diceritakan sohib masa SMA nya itu. Athena pura-pura berfikir sebelum melanjutkan jawabannya.
“Katanya kak Angga tu bucin.” jawab Athena sambil menahan tawa.
“Anjritt! Awas kalo ketemu tu anak!” Angga mendengus kesal. Athena hanya tertawa melihat tingkah Angga.
__ADS_1
“Udah ah kak. Jadi mau ngajarin gak ni?” Athena mulai serius. Angga menurut dan mulai menjelaskan beberapa alat yang ada diruang siaran itu. Athena memperhatikan dan mengingat apa yang disampaikan Angga.
••••••••