
Haloo..
Update lagii..
enjoy..
•••••
Saat ini Athena sedang tidur di kamar pak imung. Sudah beberapa kali Athena melarikan diri dari kewajiban mengikuti upacara bendera dengan cara bersembunyi di rumah pak imung, tentu saja guru BK tidak mungkin merazia sampai kesana.
Athena sudah akrab dengan Pak Imung dan istrinya, istri Pak Imung cepat akrab dengan Athena karena katanya Athena mirip artis idolanya. Walaupun Athena juga gak tau siapa artis yang dimaksud. Saat Athena sedang terlelap tidur tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke kamar itu dan langsung merangsek masuk kedalam selimut yang sedang Athena gunakan.
Sontak Athena membuka matanya karena merasa kasur yang ia tiduri bergerak. Betapa terkejutnya Athena saat melihat ada cowok yang masuk ke selimutnya, dan cowok itupun tak kalah terkejutnya dengan Athena, sepertinya cowok itu tidak menyangka jika ada orang disini. Athena reflek ingin menjerit namun dengan sigap cowok itu menutup mulut Athena dengan tangannya.
“Shht! Jangan berisik! Di depan ada guru BK! Mau lo kita di grebek?!” Desis cowok itu sambil tetap menutup mulut Athena dengan sebelah tangannya. Athena mulai mendapat kesadarannya kembali, dan menuruti cowok itu untuk tidak berteriak.
“Ngapain kakak disini?!” Desis Athena seraya bergeser menjauh dari cowok itu.
“Gw kabur, tadi gw abis manjat tembok belakang. Eh gak taunya guru BK lagi razia, gw pikir razia nya udah kelar. Dari pada gw ketangkep gw ngumpet aja disini” kata cowok itu cengengesan.
“Tapi kan ini tempat saya.” Sungut Athena.
“Mana gw tau kalo ada orang disini.” kata cowok itu santai. “Lagian tempat tidurnya lebar, masih muat buat berdua.” lanjutnya lagi sambil nyengir.
Athena melengos bangkit dari tempat tidur untuk duduk di kursi yang ada di kamar itu, namun belum sempat ia berdiri tangannya sudah ditarik oleh cowok tadi.
“Mau kemana lo?! Itu kalo lo duduk lo keliatan kalo diintip dari jendela!” Desis cowok itu sambil menarik lengan Athena.
Athena terkejut, namun ada benarnya juga yang dikatakan cowok itu. Akhirnya Athena pasrah dan memutuskan mengurungkan niatnya, daripada dia ketangkep guru BK, berabe nanti. “Tunggu aja paling bentar lagi selesai razianya.” sambung cowok itu lagi.
__ADS_1
“Lo anak kelas berapa?” tanya cowok itu.
“Kelas 10” jawab Athena malas. Mood nya jelek karena tidurnya terganggu.
“10 berapa?”
“10 dua.”
“Nama?”
“Athena.”
“Gw Yoga.” Cowok itu mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Athena sambil tersenyum. Senyum yang sangat manis sampai membuat Athena terkesima. “Buset. Kalo Disti tau bisa pingsan kali dia.” gumam Athena dalam hati. Apalagi ini posisi nya mereka lagi tiduran di bawah satu selimut! Omaigat!
“Halo?” Yoga melambaikan tangannya di depan wajah Athena karena dilihatnya Athena malah bengong bukannya menyambut uluran tangannya.
“Eh. I-iya kak.” kata Athena gugup karena ketahuan bengong.
“Athena.” kali ini Athena membalas uluran tangan Yoga.
“Nama lo bagus, jadi kebayang Dewi Athena.” kata Yoga sambil tersenyum.
‘Aduh, ini orang kalo bukan PK pasti gw udh klepek-klepek deh disenyumin gini.’ Jiwa jomblo akut Athena mulai meronta.
“Iya Kak.” balas Athena canggung.
Jujur dia sangat grogi karena posisi mereka masih diatas ranjang dan di bawah selimut yang sama, kalo ketahuan orang habis lah mereka dikira mesum. Athena melihat jam tangannya sudah 10 menit, seharusnya razia sudah selesai. Dia pun memutuskan untuk segera keluar dari selimut yang suda benar-benar membuatnya gerah.
Yoga yang tahu kalau Athena sedang salah tingkah, karena wajah Athena sudah sangat merah hanya tersenyum sambil tetap memperhatikan apa yang dilakukan cewek itu.
__ADS_1
“Kayaknya razianya udah selesai deh. Upacara juga udah mau selesai. Saya balik duluan ya kak.” Athena berusaha keluar dari kamar itu secepatnya, karena tidak tahan dipandangi terus oleh Yoga, pandangan Yoga benar-benar membuat Athena sulit bernafas, seperti oksigen dikamar itu hampir habis. Setelah mengintip dari jendela, dan memastikan keadaan sudah aman Athena pun keluar dari kamar Pak Imung dan sama sekali tidak menoleh ke arah Yoga.
“Bahaya kalo gw lama-lama disitu. Bisa mati kejang gw.” Desis Athena. Beruntung upacara sudah selesai, jadi Athena bisa langsung kembali ke kelasnya.
“Lo bolos upacara lagi ya?” bisik Disti sambil geleng-geleng saat melihat Athena sudah duduk di bangkunya.
“Hehe. Pake nanya aja lo, udah tau jawabannya juga.” Athena cengengesan.
“Dasar. Kalo ketahuan gimana? Pak Imung juga pasti kena masalah nanti.” Omel Disti.
“Iya-iya. Lagian gw juga udah gak mungkin ngumpet disitu lagi.”
“Kenapa?” tanya Disti penasaran.
“Gak papa, ya tadi kayak lo bilang. Kasian pak Imung.” Athena beralasan, dia masih belum siap diinterogasi oleh Disti jika dia menceritakan bahwa dia gak bisa ke tempat itu karena Yoga, yang jelas-jelas bias nya Disti.
***
Jam istirahat tiba, Athena dan ketiga temannya memutuskan untuk makan di kantin. Athena mulai berani karena sudah beberapa hari ini dia memang tidak mendengar lagi ada komentar julid dari cewek-cewek fans nya Rengga. Sepertinya keputusannya untuk menjauhi Rengga sangat tepat. Saat Athena dan teman-temannya sedang asik menikmati jajanan sambil mengobrol tiba-tiba ada seseorang menepuk bahu Athena dari belakang.
“Athena!” seru orang tersebut, membuat Athena hampir saja tersedak siomay yang dia makan. Cindy dan Dimi yang duduk di depan Athena tiba-tiba melongo sambil tangan mereka menutup mulut saat melihat orang yang menegur Athena tersebut. Disti yang melihat reaksi kedua sahabatnya itu pun reflek menoleh kebelakang dan ikut memberikan reaksi yang sama. Sementara Athena yang masih berusaha menelan siomaynya menoleh belakangan. Mata Athena membulat sempurna saat dilihatnya orang yang berdiri di belakangnya. Kali ini Athena benar-benar tersedak siomay yang baru saja dia telan.
“Uhuk-uhuk” Athena menepuk-nepuk dadanya karena tersedak.
“Pelan-pelan donk makan nya. Nih minum.” orang itu duduk di kursi sebelah kanan Athena yang kosong. Dan dengan sigap mengambil minum di depan Athena dan memberikannya kepada gadis itu. Athena menerima gelas itu dan segera meminumnya. Sementara ketiga teman Athena masih tidak percaya dengan pemandangan di depan mereka.
•••
bersambung di next chapter yaa..
__ADS_1
mohon dukungan nya yaa..jangan lupa ninggalin jejak..
terimakasih