
Haloo..
update lagi yaa..
selamat menikmatii..semoga suka..
•••
“Kenapa sih, ngeliat gw kayak ngeliat setan aja lo.” kata Yoga kepada Athena yang masih mengatur nafasnya karena habis tersedak. Athena langsung melihat kearah teman-temannya yang sudah balik menatapnya dengan pandangan menyelidik. Terutama Disti, tatapan nya benar-benar membuat Athena bergidik. Disti terlihat seperti ingin menelan Athena sekarang.
“Iya kak. Ngapain disini?” tanya Athena tanpa melihat ke arah Yoga, karena dia takut mimisan kalau melihat Yoga yang sedang menggunakan seragam basket penuh keringat yang membuat cowok itu terlihat sangat seksi.
Dan yang paling penting dia disebelah Athena! Biasanya dia dan teman-temannya hanya melihat pemandangan ini dari jarak jauh, tapi sekarang si Bule ada disebelahnya!
“Mau makan lah. Emang gak boleh?” jawab Yoga santai. Yoga mengalihkan pandangannya dari Athena kepada ketiga teman Athena yang dari tadi hanya bengong menatapnya.
“Halo, kalian temennya Athena ya?” sapa Yoga sambil tersenyum. Sontak ketiga cewek itu ingin pingsan rasanya.
“I-iya kak.” Jawab Cindy, ia berinisiatif menjawab karena tahu temannya yang lain pasti tidak bisa ngomong karena sedang terpesona dengan senyum Yoga sekarang.
“Baru tau gw anak kelas 10 sekarang cakep-cakep.” Yoga mulai mengeluarkan jurus gombalnya. Walaupun tahu itu hanya gombal, ketiga teman Athena tetap saja serasa terbang dipuji seperti itu. Athena hanya bisa menunduk menatap piring siomaynya, mempersiapkan diri untuk menghadapi interogasi dari teman-temannya nanti. Athena benar-benar tidak menyangka kalau Yoga akan menegurnya di depan umum seperti ini.
“Bro! Ayok, ikut lagi gak lo? Jangan godain cewek mulu!” Teriak cowok yang Athena tahu dia adalah anggota klub basket.
“Tai lo! Gak bisa liat orang seneng!” balas Yoga seraya bangkit dari tempat duduk nya.
“Oke, gw duluan ya!” Yoga melambai kepada ketiga teman Athena.
“See you!” Yoga menepuk puncak kepala Athena sebelum berlari menyusul cowok yang memanggilnya tadi. “Anjrit!” Athena menjerit dalam hati karena tindakan Yoga itu.
Saat Athena mengangkat pandangannya, sesuai dugaan ketiga temannya sudah menatapnya minta penjelasan. Athena hanya nyengir pasrah. Dia harus menyiapkan energi untuk menjelaskan panjang lebar kepada tiga temannya itu.
“Gw ngabisin siomay gw dulu ya!” Athena cengengesan.
__ADS_1
“Oke. Tapi jangan coba-coba lo kabur tanpa penjelasan ya!” Ancam Disti, yang diamini kedua temannya.
“Iya bos.” Athena dan teman-temannya melanjutkan makannya. Mereka tidak sadar bahwa sedari tadi sudah ada gerombolan cewek yang menatap mereka dengan pandangan tidak suka.
***
Athena dan ketiga temannya sudah di kosan Dimi, mereka biasa berkumpul disana setelah pulang sekolah ketika ada yang perlu digosipkan atau ketika ada tugas. Hari ini tentunya Athena yang akan dijadikan bahan gosip. Athena menghela nafas karena Disti dan Dimi langsung memberondongnya dengan pertanyaan-pertanyaan tentang Yoga yang ternyata mengenal Athena.
“Jadi gini…” Athena menceritakan semua kejadian saat ia tadi kabur dari upacara dan bertemu dengan Yoga disana. Ia menceritakan semua tidak kurang tidak lebih. Ketiga temannya mendengarkan cerita Athena dengan serius.
“Gila ya lo, hoki banget! Tau gitu gw ikut bolos upacara aja!” pekik Disti.
“Iya, kita panas-panasan upacara, lah dia enak-enak tidur malah ketemu cogan.” sambung Dimi.
“Iya. Gw bingung, kadang lo hoki, tapi kadang lo apes juga Then.” Cindy terkekeh saat teringat Athena di bully karena tidak sengaja dekat dengan Idola sekolah. Dan saat ia sudah bisa sedikit tenang, sekarang malah ia tidak sengaja ketemu dengan idola yang lain. Athena hanya menghela nafas karena mengerti maksud dari omongan Cindy.
“Lo kenapa gak cerita dari tadi sih? Bikin kita keliatan **** aja di depan kak Yoga.” Protes Disti.
“Gw mau cerita, tapi ya gini, nunggu di kosan. Karena gw juga gak nyangka kalo dia bakal SKSD gitu ama gw tadi.” jawab Athena.
“Yang ada lo pecah pala kalo kejatohan duren montong.” sahut Athena
“Yee, ini tu namanya perumpamaan nyet, bahasa indonesia lo jelek sih.” sungut Disti. Athena terkekeh mendengar jawaban temannya itu.
“Tapi, ati-ati Then. Gw takut lo jadi incerannya si Bule lagi.” Kata Dimi tiba-tiba dengan wajah serius.
“Ah, lo ngarang aja. Gak mungkin lah. Kalo dia ngincer Rinda atau Gita gw masih percaya, kalo Gw?! Please deh!” Athena tertawa karena menganggap ucapan Dimi hanya bercanda.
“Gw serius Then.” potong Dimi tetap dengan wajah serius, yang membuat ketiga temannya juga mau gak mau berubah jadi mode serius.
“Gak lah. Gak mungkin.” balas Athena.
“Tapi omongan Dimi ada benernya Then.” kali ini Cindy yang mengingatkan Athena.
__ADS_1
“Gila. Kalian jangan gitu donk. Merinding ni gw.” Athena mulai ngeri membayangkan jika benar apa yang dikatakan Dimi dan Cindy.
“Kalo kata lo gimana Dis?” Cindy meminta pendapat Disty.
“Gw juga takutnya gitu Then, soalnya setau gw kak Yoga tu emang player kelas buaya, gak mungkin dia deketin cewek kalo gak ada maunya.” jawab Disti yang membuat Athena semakin bergidik ngeri.
“Tapi dia juga player nya kan milih-milih kali. Gak mungkin juga sama gw.” Athena nyengir berusaha menghilangkan kekhawatirannya.
“Kenapa gak mungkin? seorang Arengga Hastomo aja pengen banget lo naik motor dia.” balas Cindy dengan sengaja memberi penekanan kepada nama Rengga.
“Itu kan beda.” Athena tetap mengelak.
“Bedanya dimana coba? Then, mungkin lo gak nyadar ya, tapi lo itu cakep Then, gw juga kalo jadi cowok pasti bakal naksir sama lo.” sambung Cindy.
“Cin, lo gak naksir gw kan?” balas Athena yang sontak membuat Cindy emosi.
“Gw serius tau.” Cindy cemberut.
“Tau lo Then, orang lagi serius juga.” Dimi membela Cindy.
“Iya, kita ni khawatir sama lo.” sambung Disti lagi. Athena pasrah, teman-temannya ternyata emang lagi serius.
“Sory-sory. Iya makasih ya udah khawatir. Iya, gw bakal hati-hati. Dan semoga aja kekhawatiran kalian itu gak terjadi.” jawab Athena kali ini dengan wajah serius juga.
Namun dalam hatinya Athena masih tidak percaya, gak mungkin lah seorang Yoga, ngincer dia. Iya kan? Siapa lah Athena, hanya seorang cewe yang bisa dibilang biasa aja. Teman-temannya pasti kebanyakan baca novel ni.
•••
bersambung di chapter berikutnya yaa,.
terima kasih buat yang setia ngikutin ceritanyaa..
mohon dukungannyaa..
__ADS_1
terimakasih