My Annoying Senior

My Annoying Senior
2


__ADS_3

Athena guling-guling di kamarnya bingung. “ Gw kasih gak ya, haduh, tapi gw malu. Tapi kalo gw gak kasih nti gw disuruh nembak orang depan umum. Lebih malu lagi.” Athena bergumam sendiri. Memag ada senior yang sedang Athena taksir sekarang dan ini memang merupakan kesempatan bagus untuk Athena menyatakan perasaan nya. Athena telah menulis puisi singkat untuk senior itu, tapi ia ragu apakah harus disampaikan atau tidak.


“Then, lo udh bawa surat nya?” tanya disti yang baru datang. Athena mengangguk.


“Iya udh ni, daripada gw nembak orang di depan umum, malu coy” balas Athena.


“Iya gw juga ni, tpi gw bingung gw gak tau nama senior yang mau gw kasih surat ini.”


“Lah, kirain lo udh nyari tau kemaren”


“Belom, ini gw baru mau tanya ama senior SMP gw yang sekelas ama dia” Disti mengeluarkan HP nya dan menelpon seniornya. “Oh, kak Yoga. Ok makasih ya mba” Disti memasukkan HP ny ke tas sambil senyam senyum.


“Namanya Yoga” kata Disti sambil nyengir ke Athena.


Tidak lama para anggota OSIS sudah masuk ke kelas untuk menagih surat cinta dari semua siswa. Beberapa cowok yang gak bawa surat dipaksa untuk nembak senior nya di depan umum. Namanya juga anak cowok, mereka sih mending nembak langsung daripada bikin surat cinta ya. Walaupun hasilnya semua di tolak oleh senior yang mereka tembak.


Kegiatan MOS hari ini adalah pegenalan ekstra kurikuler yang ada di sekolah. Masing-masing perwakilan dari pengurus kegiatan ekstra kurikuler akan masuk kelas untuk memberikan gambaran tentag kegiatan ekskul mereka masing-masing. Setiap siswa wajib memiliki minimal satu ekskul, begitulah peraturan disekolah ini.


Ekskul yang pertama masuk ke kelas Athena adalah ekskul Karya Ilmiah remaja (KIR), senior-senior yang semua nya berkacamata masuk ke kelas. Mereka memperkenalkan diri, dan Andrian yang merupakan ketua ekskul KIR mulai menjelaskan tentang kegiatan yang mereka lakukan di ekskul KIR, termasuk juga prestasi yang telah diraih oleh para anggota ekskul KIR di olimpiade tingkat provinsi maupun tingkat nasional.


“Waw, isinya orang pinter semua ya” bisik Disti. Disahuti anggukan setuju dari Athena.

__ADS_1


“ Kayak nya gw gak cocok masuk situ” balas Athena.


“Lo aja gak, apalagi gw” sambung disti.


Setelah Andrian selesai melakukan presentasi, para anggota KIR yang lain mulai berkeliling membagikan formulir pendaftaran kepada seluruh siswa. Beberapa siswa yang memang tertarik segera mengisi dan mengumpulkan kembali formulir tersebut.


“Athena Putri Andita, yang mana ya?” Andrian tiba-tiba memanggi nama Athena, sotak seluruh isi kelas memandang kearah Athena. Athena yang bingung mengangkat tangan nya.


“Sa-saya kak” kata Athena ragu.


“Kamu gak niat gabung di KIR?” Andrian berjalan ke arah Athena. Seluruh siswa diruang itu bertanya-tanya kenapa Andrian sampai bertanya kepada Athena seperti itu, jangan kan siswa yang lain Athena juga bingung.


“Ehmm. Saya tertarik dengan kegiatan lain kak” jawab Athena sedikit takut.


Disti menoleh ke Athena minta penjelasan, Athena hanya mengangkat bahu nya tanda dia juga tidak tahu.


Akhirnya kegiatan pengenalan ekskul hari ini berkahir, setelah ekskul KIR, ada ekskul PMR, Pramuka, Siswa pencinta alam, dan ekskul tari yang masuk dan memperkenalkan kegiatan mereka di kelas X 2.


“masih penasaran gw kenapa tadi kak Andrian manggil lo” kata disti tiba2. mendengar itu dimi dan cindi yg duduk di bangku depan Athena dan Disti langsung nimbrung.


“iya, kenapa then. padahal gw yg pengen gabung KIR tpi malah lo yg di panggil” sambung Cindy.

__ADS_1


“Sumpah gak tau juga gw. gw aja baru kenal kak Andrian disini tadi.”


Wajar aja kalo mereka heboh waktu kak Andrian manggil Athena karna kak Andrian itu termasuk salah satu high quality jomblo yang terkenal di SMA Star. Udah ganteng, juara olimpiade kimia nasional. Banyak anak baru yang gabung ke KIR cuma karna pengen lebih deket ama kak Andrian.


“Jadi itu ya yang namanya Andrian. Ganteng sih emang, kenapa lo gak ikut aja di KIR then, udah diajakin langsung ama ketua nya loh” sambung Dimi.


“Gw gak minat dim. Gw mau ekskul yg santai2 aja.” jawab Athena.


tidak lama rombongan anggota OSIS masuk ke dalam kelas.


“Oke, kegiatan pengenalan ekskul hari ini udah selesai. ekskul lain lanjut besok. dan tugas kalian besok adalah kalian harus bawa garem masing-masing anak 1 bungkus.” kata Septa di depan kelas.


“Kak! mau tanya!” Riski salah satu cowok di kelas yang penampilan nya agak lumayan mengangkat tangan nya.


“Ya. Sebut nama!” sahut septa.


“Saya Riski kak. Mau tanya ini kita udh boleh buka topi koran sama pita2an ini belum kak besok?” tanya nya.


“Belum! Atribut ini harus terus dipake sampe MOS selesai. Paham!” seru Septa.


“Dan satu lagi buat cewek-cewek yang rok nya masih diatas lutut besok ganti. Gw gak mau liat lagi ada yang masih pake rok diatas lutut!” sambung Septa lagi, yang langsung ditanggapi dengan tidak suka oleh beberapa anak cewek yang memang memakai rok pendek.

__ADS_1


“Oiya surat cinta kalian semua udah disampein ke tujuan masing-masing. Siap2 nerima balesan kali aja ada yang di bales.” katanya sambil di iringi senyuman dari anggota osis yang lain.


“Oke sekian. kalian boleh pulang” sambung nya lagi yang langsung disambut sorakan oleh seisi kelas.


__ADS_2