My Code Ilunga..

My Code Ilunga..
Bersalah..


__ADS_3

Soon Ji tiba tepat waktu Nona Khz segera dibawa ke rumah sakit. Soon Ji tau ini bukan waktu yang tepat untuk bertanya, ia lebih memilih untuk diam karna menangkap wajah kepanikan luar biasa dari tuan Khalid.


Dokter mikael sudah bersiap menunggu dirumah sakit, satu lantai rumah sakit yang digunakan untuk pemeriksaan nona Khz sengaja di kosongkan mengingat Khalid tidak menyukai interaksi langsung.


"Bagaimana keaadanya nona Khz dokter? apa semua baik-baik saja?"


"Maaf Tuan.. ada hal serius yang ingin saya bicarakan dengan anda, mari ikut saya ke ruangan.


Nyonya Khz saat ini tengah mengandung bayi kembar 5 tuan, proses bayi tabung berjalan dengan baik, dari 5 embrio yang ditanamkan ke5 nya berhasil tumbuh dengan baik, tapi tubuh nona Khz mengalami keanehan tuan, tubuhnya seperti terbiasa di kelola dengan baik hingga anak yang di kandung nona Khz dianggap nya benda asing, ini menyebabkan imun nya bekerja terlalu kuat, dalam istilah medis disebut kehamilan Preeklamsia.


Preeklamsia adalah gangguan kehamilan yang ditandai oleh tekanan darah tinggi dan kandungan protein yang tinggi dalam urine. Kondisi ini dapat membahayakan organ-organ lainnya, seperti ginjal dan hati.


Saat ini kondisi Nyonya harus dipantau 2x24 jam tuan, jika kondisi Nyonya sedikit stabil kita akan melakukan proses selanjutnya."


Wajah Khalid seketika berubah menjadi dingin, kekawatiran dan rasa bersalah yang besar terpancar di wajahnya. "mengapa harus seluruh embrio yang dipindahkan, sekarang aku menempatkannya dalam bahaya, juga bayinya." Khalid berfikir keras sambil menatap di balik kaca besar yang menjadi pembatas antara dirinya dan Nona Khz,


seluruh alat penunjang pernafasan terpasang di tubuh Khz, ia terbaring lemah dalam kondisi tidak sadarkan diri. "Maafkan Aku." suara lirih Khalid sayup terdengar, Soon ji yang sedari tadi memperhatikan Tuannya merasa ini pertama kalinya ia melihat tuannya seberasa bersalah ini.

__ADS_1


"Tidak... aku tidak bisa tinggal diam, semua telah terjadi, yang harus aku lakukan adalah menjaga Nona Khz dalam keadaan baik-baik saja termasuk bayinya." seketika hatinya menghangat melihat wajah lembut Khz yang dibaluti ketenangan.


"Soon Ji. Tubuh Khz tidak bisa merespon obat-obatan kimia, panggil dokter kandungan terbaik di seluruh dunia, tambah tim tenaga medis herbal di rumah. Aku akan mengurus selanjutnya. Ia harus dalam keadaan baik-baik saja hingga kelahiran nanti."


"Baik tuan, semua akan berjalan sesuai keinginan kita."


Sekejap kamar Khz berubah menjadi rumah sakit canggih dengan fasilitas lengkap. Kamar Khz di setting dengan penunjang kesehatan, bahkan tempat tidurnya saja diganti dengan tempat tidur Mendeteksi Kesehatan & Pengatur Suhu.


Kecanggihan yang dimiliki oleh tempat tidur itu bisa sebagai pendeteksi gejala atau kelainan kesehatan yang ada pada tubuh. Dilengkapi juga dengan sensor yang akan menyesuaikan sendiri dengan tubuh sehingga tidak perlu repot menaik-turunkan AC.


Dokter Mikael ikut dalam memantau kondisi kesehatan nona Khz, ia dengan patuhnya melakukan proses pemindahan nona khz ke rumah Khalid.


Tekanan darah khz pun mulai stabil, seluruh obat-obatan dijaga dengan baik dalam komposisi yang tepat.


"Kau sudah bangun nona? apa ada yang kau inginkan?" ujar Khalid melihat bola mata Khz menatap wajahnya.


"Aku ingin teh bunga talang dengan sedikit madu" hanya itu yang terlintas difikiran Khz saat ini.

__ADS_1


Khalid menoleh pada dokter Mikael, dengan sekali anggukan dari nya, Khalid langsung memetik sendiri bunga talang yang merambat di taman kecil depan pintu jendela kamar Khz. Warna kelopak yang biru tua, memudahkan Khalid untuk mengenali bunga talang yang diinginkan Khz.


Perawat langsung menyedunya dengan sedikit madu. Lalu meletakkan diatas meja geser tatakan dihadapan Khz.


"Minumlah dengan perlahan," ujar Khalid sambil menyodorkan gelas pada Khz, Soon Ji memberi kode pada seluruh perawat dan tim dokter untuk keluar sejenak, ia tahu bahwa tuannya tidak boleh melewatkan satu detik pun untuk kesalahpahaman yang terjadi.


"Aku minta maaf nona, aku pikir ini hanya membuat perubahan kecil pada hidup mu, aku tak berfikir bahwa kehamilan anak kembar akan membahayakan dirimu dan bayi itu."


"Kembar? berarti ini bayi tabung? sedetail inikah kau mewujudkan niatmu? kau lakukan proses bayi tabung agar aku tidak tau jika ada janin dalam rahim ku? dan coba aku tebak, semua rencanamu kau lakukan saat aku tidak sadarkan diri di ruang oprasi. benar kan? berapa embrio yang kau tanamkan?"


"5 embrio, dan kelimanya tumbuh dengan baik.. kecuali satu, ia dalam posisi kembar identik, satu plasenta. jadi mulai hari ini seluruh nutrisimu akan diatur dalam jumlah yang tepat untuk 6 orang sekaligus."


"Apa kau begitu mencintaiku Tuan Khalid, hingga kau hadiahi aku dengan 5 hadiah sekaligus? setauku pada saat kau menerima tugas ini, kau memberi syarat, jika keamanan ku dan misi ini selesai, kau akan membuat pernikahan ini tidak pernah ada, sekarang kau malah membuat aku dan bayi ini terjebak selamanya di hidupmu."


degggghg ucapan Khz membuat Khalid tak bisa berkata apa-apa. Awalnya ia berfikir untuk sekedar memberi pelajaran hidup untuk Khz, lagi-lagi ini malah jadi boomerang baginya.


"Bagiku kau dan bayi itu hanya bagian dari tugas konyol ini, toh aku hanya menjadi ayah biologisnya, bukan ayah sesungguhnya." Kata-kata itu terlontar dari mulut Khalid tanpa ia sadari, saat ini ia tak bisa berfikir apa-apa.

__ADS_1


"Aku sudah menduga, Apa yang aku harapkan pada manusia yang hanya bisa menciptakan robot yang tak menyukai interaksi". buliran bening jatuh diujung mata Khz,


Khalid menangkap wajah kesedihan di wajah indah Khz, ia sendiri bingung perasaan apa yang ia rasakan saat ini, anak biologisnya sedang tumbuh dirahim wanita asing, ia hanya tau cara menjaga nyawa nona Khz tidak pada hatinya, ia tak bisa mengartikan perasaan apapun yang ia rasakan.


__ADS_2