My Code Ilunga..

My Code Ilunga..
Pertaruhan Status Pernikahan


__ADS_3

Selesai seluruh rangkaian pernikahan, Mona langsung menuju kamar Khalisa, Mona memandang guratan sendu di wajah indah Khalisa " Sayang indahnya dunia ini tidak mengalahkan keindahan wajahmu, kau harus tetap bertahan, aku akan berjuang untukmu, walaupun aku harus mempertaruhkan kehidupanku." Air mata Mona jatuh, ini satu-satunya kelemahan yang tersisa di tubuh mona.


°°°°


Saat ini sesungguhnya Khz hanyalah istri bayangan bagi Khalid, karna dimata hukum Mona lah yang menjadi istri sah, sementara Khz hanyalah istri pertama yang identitasnya telah tiada. Tapi bagi Khalid apapun bisa ia lakukan termasuk memberi identitas baru yang sah untuk Khz.


"Sayang aku berharap seluruh rangkaian pengobatan Kidz segera selesai, aku merindukan si kembar. Oh iya kapan pemeriksaan kesehatan adik dokter itu selesai?"


"Secepatnya, dokter Arya juga sudah mempersiapkan segalanya, kita tinggal tunggu hasil akhir laporan kesehatan wanita itu, aku tidak menyangka kau mempunyai guru yang begitu sempurna sayang, dimana kau bertemu dengannya?" baru kali ini Khalid ingin tau tentang dokter arya langsung dari Khz.


"ceritanya panjang, nanti ketika kita sudah bertemu kembali dengan bayi-bayi kita saudaranya kidz, aku akan menceritakan semua nya dihadapan mereka, hmmmm aku begitu merindukan mereka". Khz menggenggam tangan Khalid dengan erat, tanpa menunggu lama Khalid langsung mendekap tubuh Khz dalam-dalam, rasanya sudah lama ia tak merasakan kehangatan ini.


"Ini sudah benar, anak-anak kita harus mengenal siapa kakeknya, mereka harus merasakan bagaimana rasanya mempunyai seseorang yang begitu tulus, rela mengorbankan apapun bahkan dirinya, selain dari orang tuanya anak-anak kita harus memiliki apa yang tidak kita miliki". Tak terasa airmata khz mengalir dan hanyut dalam fikirannya.


°°°°

__ADS_1


Khz meletakkan kidz dalam tempat tidurnya, setelah lelah bermain dengan Khz Kidz tertidur pulas. Mona mendatangi Khz dengan tenang, Khz menangkap bahasa tubuh Mona jika ada sesuatu hal penting yang akan di sampaikan mona pada dirinya " Kita bicara diluar". Nada bicara Khz pun terdengar santai tenang dan damai seperti biasanya.


"Apa yang ingin kau bicarakan dengan ku?"


"Khz... bole kah aku memanggilmu dengan Khz, karna aku rasa, bukan hanya kau saja Nyonya saat ini, aku juga harus membiasakan diriku sederajat dengan mu mulai saat ini."


"Terserah padamu nona, aku diajarkan untuk selalu memuliakan tamu, termasuk tamu yang merasa sebagai tuan rumah seperti mu."


Mona merasa tatapan Khz benar-benar kuat, "wanita ini berbeda dengan Khalid, wajahnya lembut tapi hatinya kuat, sementara Khalid wajahnya begitu dingin dan kuat, tapi hatinya rapuh, untuk saat ini mereka benar-benar pasangan yang saling melengkapi."


aku sudah mempersiapkan seluruh perlengkapan dan kebutuhan Khalisa untuk operasi penanaman otak buatan, tapi aku ingin kau berjanji jika sesuatu hal buruk terjadi pada Khalisa, aku ingin Khalid zayn Mooled menjadi suamiku seutuhnya, aku ingin memiliki keturunan yang tidak ada campur tangan ilmu medis sedikitpun, murni antara aku dan dirinya, aku ingin kau dan kelima bayi mu menjauh darinya, menghilang seperti sebelumnya, tanpa sepengetahuan Khalid, aku ingin Khalid hanya bergantung padaku, fikirannya hanya terfokus padaku, tubuh dan hatinya hanya milikku. Kau setuju.? dan aku hanya ingin mendengar satu kata dari mulut mu, kau harus setuju!!."


Sejenak Khz terdiam, ia berfikir telah salah menilai wanita ini, ia berfikir kelemahan keluarganya telah menjadi senjata, mona memanfaatkan kondisi Kidz untuk menguasai keegoisannya.


"hahahahah.. aku menyukai tatapan kelemahan mu Khz, kau masih bisa mundur, dan menerima kelemahan anakmu, toh kau masih memiliki 4 bayi kembar lainnya bukan?, Jika hal buruk terjadi pada adikku, aku hanya akan kehilangan 1 orang keluargaku dan aku akan mendapatkan dunia ini bersama Khalid.

__ADS_1


tapi kau? Jika program ini berhasil aku tetap akan memiliki Khalid seutuhnya.


"hahahahah.."


Mona begitu puas melihat tatapan kecemasan Khz.


saat akan berlalu meninggalkan Khz, suara Khz membuat suasana hening seketika.


"Aku setuju."


Mona menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap Khz.


"Dia benar-benar wanita yang susah di tebak."


Khz berlalu dan meningalkan Mona dengan tatapan menggila.

__ADS_1


__ADS_2