My Code Ilunga..

My Code Ilunga..
Pilihan Tepat


__ADS_3

Dokter arya benar-benar tau apa yang dibutuhkan oleh tubuh Khz, tangan nya tak berhenti menekan titik syaraf Khz, bagian pelipis, pembuluh darah di tangan, telapak kaki, seperti sedang terhubung pada seluruh organ vital Khz, ia menekan setiap titik syaraf Khz pada pusat-pusat inti, ini berguna untuk merangsang tubuh Khz agar mampu melawan rasa sakit dari dalam. Seakan memberikan syok terapi pada titik yang ia sentuh. ia memberi rangsangan diikuti dengan para dokter yang menjahit setiap torehan lapisan perut Khz yang terbuka. Khalid memperhatikan setiap gerakan Dokter arya, " Pemerintah negara ini tidak mungkin memperkerjakan sembarang orang, dokter sekelas dokter Arya memang patut di perhitungkan". Batin Khalid.


setelah 45 menit berlalu, oprasi Khz selesai, tim dokter segera memindahkan Khz di ruang perawatan yang bersebelahan dengan ruangan bayi-bayinya. Dokter Arya membantu untuk menstabilkan tekanan darah Khz.


Kini Khalid membagi waktunya antara mengurus Khz dan kelima bayi premature nya, satu sisi ia bahagia kini keluarganya telah lengkap, disisi lain hatinya terenyuh melihat istri dan bayi nya berjuang sendiri. " Bagaimana aku mencintai kehidupan sementara aku membenci Kematian." Batin Khalid.


Ia memperhatikan Dokter Arya dengan seksama, ia merasa dokter Arya sangat tau kebutuhan Khz, ia tak pernah melihat dokter Arya berkonsultasi dengan tim medis herbal Khz, padahal baru beberapa jam ia disini, seharusnya ia memperlajari kondisi Khz dengan seksama terlebih dahulu, setidak nya ia bertanya sejauh mana fungsi ginjal Khz, karna kondisi Khz memburuk dalam waktu singkat. "Apa Soon Ji yang menjelaskan secara detail kondisi Khz?" pikir Khalid.


Bahkan Khalid tak menerima laporan bahwa dokter Arya meminta laporan medis Khz, "Benar-benar ada yang aneh, aku akan mencari tahu nanti."


Khalid ingat ia sampai lupa mencari identitas Dokter Arya lebih dalam, karna kondisi Khz yang tiba-tiba memburuk. Yang terpenting baginya sekarang, Khz di tangan orang yang tepat, karna dalam proses oprasi tubuh Khz harus menerima suplay obatan-obatan herbal agar tubuhnya bisa terselamatkan, mengingat tubuh Khz menolak seluruh obat-obatan kimia.


Khalid mempersiapkan dengan baik kebutuhan Kelima bayinya, incubator yang di lengkapi juga dengan pemindai tubuh lebih memudahkan tim dokter dalam memantau kondisi sikembar, setiap 1 jam sekali Khalid menerima laporan kesehatan Sikembar.

__ADS_1


Khz masih dalam kondisi tidak sadarkan diri, tapi fungsi ginjalnya sudah mulai membaik. Dokter Arya tak memberi waktu sedetik pun bagi tubuh Khz untuk beristirahat, ini seperti tehnik totok syaraf untuk merangsang kerja tubuh agar kembali kesedia kala. Dokter Arya tak henti- henti nya melakukan berbagai rangkaian pengobatan pada Khz untuk membantu pemulihan Khz.


Khalid hingga lupa untuk makan mengisi tenaga dan bersih-bersih, untung Soon Ji selalu ada untuk mendampingi Khalid, hanya Soon ji yang saat ini ia miliki.


Tok..tok...tok


"Permisi tuan, ini saya bawakan buah dan infuse water, kesehatan anda yang utama tuan, ada 6 Nyawa yg butuh perhatiaan anda." pernyataan Soon ji menyadarkan Khalid, jika ia sampai jatuh sakit, masalahnya akan semakin besar.


"Permisi.... saya harus melembabkan ruangan ini." Dokter Arya masuk dan langsung menghidupkan alat pelembab ruangan, ini berguna untuk menekan trauma indera Khz agar lekas siuman.


Puas menemani Khz, Khalid kembali ke ruangan perawatan sikembar, ia bahkan lupa untuk membicarakan nama-nama bayi mereka, " Sayang lekas bangun, aku ingin kau yang memberi nama 2 bayi perempuan kita dan 3 bayi laki-laki kita aku yang akan memberi nama." Khalid menghangat setiap melihat ke5 bayi nya.


Perawat-perawat andal yang di tempatkan Khalid bekerja dengan baik. sedang asik memperhatikan bayi-bayi nya, tiba-tiba Kidz mengalami serangan jantung, bobot yang terlalu kecil dengan pernafasan yang belum stabil membuat Kidz lebih lemah dari yang lain.

__ADS_1


tit....tittt...


Dokter mikael dan dokter spesialis lainnya langsung menuju ke ruangan perawatan bayi, Khalid langsung mengecek kondisi Kidz,


" Kidz mengalami serangan jantung, lakukan sesuatu, aku tak ingin kehilangannya! cepatt... kalian harus bertindak." Khalid berteriak dengan panik. ia tak bisa membayangkan apa yang akan terkadi jika ia harus kehilangan Kidz.


Dokter Mikael tak bisa berbuat banyak, karna memang saluran pernafasan Kidz saja bergantung pada alat, bagaimana ia harus memberikan pengobatan kimia pada Kidz sementara organ vitalnya belum terbentuk sempurna.


Tiba-tiba dokter arya datang, ia membawa jarum suntik kecil, ia segera menyuntikkannya pada Kidz, sesaat irama nafas Kidz langsung kembali normal, Nyawa Khalid serasa terlepas dari tubuhnya, melihat kondisi Kidz.


"Seharusnya kalian sudah memiliki antisipasi tentang hal ini, anak yang lahir dalam kondisi premature rentan akan serangan jantung dan sesak nafas, tugas kalian bukan hanya memantau, tapi juga harus memberikan pertolongan pertama, nyawa bayi- bayi ini tergantung dengan tingkat ketepatan dan kecepatan kalian.!" Teriak dokter Arya pada seluruh tim medis termasuk Khalid.


Semua yang dikatakan Dokter Arya ada benarnya. Mungkin karna tim medis terlalu sibuk mengurus Khz dan sikembar, hingga melupakan hal terpenting seperti ini. Untuk jam istirahat saja mereka harus bergantian. Benar-benar kelalaian yang fatal, tapi apa boleh buat, Khalid harus mengakui keberadaan Dokter Arya adalah kunci utama keselamatan keluarganya kini.

__ADS_1


__ADS_2