My Code Ilunga..

My Code Ilunga..
Ginkgo Biloba


__ADS_3

"Guru.. aku sudah menyelesaikan tugas yang kau berikan." Khz menyerahkan satu tabung kecil pada Dokter Arya.


"Komposisi dari larutan ini salah satunya adalah ekstrak daun dan buah dari tumbuhan Ginkgo Biloba, tanaman ini berfungsi untuk memberi ketenangan pada otak. Aku meminta bantuan dari team herbal kita untuk mengambil kualitas terbaik dari tanaman ini. Tanaman ini terdapat di asia dan tersebar di kawasan Amerika Serikat. Aku mengambil dari kualitas tertua yang sudah tumbuh sekitar 200 tahun."


" Oh ya? aku pernah melihat tanaman ini waktu mendirikan Laboratorium rahasia di Asia. Kalau tidak salah biji dari buah tanaman ini mengandung racun bukan?"


"Benar guru, aku juga membuat secara terpisah senyawa dari biji buah nya. Mana tau guru juga membutuhkannya,"


"Aku tau kinerjamu selalu bisa aku handalkan. Kita harus memberikan ini dengan rutin pada Khalisa, Karena Khalisa mengkonsumsi obat-obatan kimia, aku rasa kita bisa dengan mudah memasukkannya pada jadwal obat Khalisa."


"Maaf guru jika aku salah, Apa kau sedang berusaha untuk membuat otak bawaan Khalisa beristirahat untuk sementara waktu?"


"hahahaha Tepat sekali, kemampuanmu semakin meningkat, dalam ilmu kedokteran diagnosa memang penting, tapi yang lebih penting adalah ketika kau harus membuat diagnosamu sesuai dengan kondisi yang sebenarnya tepat sebelum diagnosamu diketahui oleh pasien dan juga dirimu. Dengan kata lain, kau harus mempersiapkan tindakan terlebih dahulu sebelum diagnosa. Karna itu aku dapat mengalahkan penyakit yang menggerogoti Khalid. Karna aku bukan berusaha untuk melenyapkannya. Tapi aku berusaha untuk mengenalinya. Hingga aku mampu mengelabui virus itu dan mengetahui titik kelemahannya. Kau paham?"


" Paham guru, Jika otak buatan mampu mengambil alih tugas otak bawaan, maka kita lebih mudah untuk mengatur sistem kerja nya. Bukan begitu guru?"


"Saat ini aku merasa melihat diriku dalam dirimu. Aku tidak menyangka, ILunga adalah kode yang tepat untukmu. Saat ini kau adalah anak sekaligus menantuku. Aku beruntung memilikimu."


Dokter Arya memeluk Khz dengan erat, rasanya seluruh beban Khz luluh.

__ADS_1


°°°


Mona semakin terpuruk, setiap hari ia hanya melihat kondisi Khalisa semakin memburuk. sudah hampir sepekan, Kondisi Khalisa tidak ada perkembangan.


Ia menuju ruangan kerja Khalid sambil membawa rekapan hasil kesehatan Khalisa.


bruarghhh.. Mona melempar seluruh kertas laporan kesehatan Khalisa dimeja Khalid.


"Kenapa disini seperti aku yang menjadi korban dari keegoisan kalian, Kau merampasku dari kehidupanku, dan sekarang kau membuat adikku menjadi kelinci percobaan. Setelah kehidupanku, karirku, apa kau juga akan merampas nyawa Khalisa? hah? jawab!


Khalid menoleh pada Mona, "Tenang Mona, aku mohon tenang, aku juga ingin yang terbaik untuk Khalisa, aku akan memberikan segalanya untuk keselamatan Khalisa, Kita bisa sama-sama berjuang."


arghhhh.. Mona mengambil semua barang dihadapannya dan melempar keseluruh sudut ruangan. Kondisi ruangan kerja Khalid seketika di penuhi dengan pecahan barang-barang.


Khalid spontan langsung memeluk tubuh Mona, ia tak memikirkan cara lain untuk menghentikan Mona selain memeluknya.


"Cukup..cukup tenangkan dirimu, aku akan berusaha sekuat tenagaku, Keselamatan Khalisa dan Kidz adalah prioritas utamaku saat ini."


air mata Mona membasahi pundak Khalid, Mona melepaskan seluruh isi hatinya yang ia pendam selama bertahun-tahun pada Khalid.

__ADS_1


°


°


°


°


°


°


°


Kok jadi author ndak tega yah liat Mona..


Khalisa juga, kok jadi gini?


kasihh sarannn donk..

__ADS_1


__ADS_2