My Code Ilunga..

My Code Ilunga..
Kebahagiaan Khz


__ADS_3

Khalid sibuk diruangan cybernya, ruangan yang di suplay dengan tenaga listrik cadangan yang bisa membuat seluruh sistem kerja Khalid dan program inti bekerja selama 24 jam tanpa henti. biasanya Khalid hanya keluar untuk melakukan aktifitas bersih-bersih, makan dan menerima laporan dari Soon ji, selebihnya ia akan menghabiskan waktu di ruangan kerjanya. Kini ia merasa ada kehidupan baru di dalam aktifitasnya sehari-hari. Si kembar dan nona Khz membuat perhatiiannya terbagi.


Ia ingat Khz menyukai aroma terapi, bahkan dalam kamar dan air mandinya pun harus diberi essensial oil. Ia berniat memberi komposisi aroma terapi baru pada Khz, yang bisa digunakan pada diffuser dan air mandi Khz, campuran dari kandungan kulit jeruk, mint, lavender, bunga lili, mawar putih, dan tambahan aroma pohon gaharu. Seluruh komposisi yang menyatu harusnya menjadi essential oil yang sempurna, ia menyerahkan komposisi tersebut untuk di ekstrak pada perawat herbalist yang merawat Khz, "Usahakan essensial oil ini siap sebelum Nyonya Khz mandi sore nanti ya, terimakasih." perawat itu agak terkejut mendengar ucapan terimakasih darinya, hampir 1 tahun ia bertugas di kediaman Khalid baru kali ini ia merasa Khalid bisa diajak berkomunikasi dengan baik.


Khalid kembali ke ruangan kerjanya, ia merasa harus mempersiapkan sebaik mungkin untuk perawatan bayi-bayinya, entah mengapa hati nya selalu bersemangat ketika mengatur segala keperluan bayi-bayinya, bukan dari segi perlengkapan baju atau yang lainnya, melainkan perlengkapan penunjang kesehatan bayi-bayinya. ia harus memastikan bayi nya tumbuh dalam keadaan sehat, mengingat mereka akan melihat dunia disaat belum waktunya.


Perawat yang ditugaskan Khalid untuk meracik essensial oil memberikan botol kecil dengan aroma pas sesuai keinginan Khalid, "Khz pasti menyukai nya" ujarnya sambil berlalu menuju kamar perawatan Khz.


"Apa aku mengganggu istirahat mu?"


ujar Khalid saat mendapati Khz yang sedikit terlelap duduk bersandar di kursi kesayangannya.

__ADS_1


"Sama sekali tidak, bayi-bayi kita bergerak aktif sekali hari ini, mereka membuat ku sedikit kewalahan," Khz mengelus perutnya sambil mengecilkan kelopak matanya,.


"Apa mungkin dia merindukanku?" Khalid segera berjalan mendekat pada Khz, dan langsung mengelus perut Khz dengan lembut, gerakan tangan Khalid mendapat respon yang baik, lalu dengan hitungan detik, bayi-bayi itu tenang seakan tau keberadaan kedua orang tuanya.


Khz langsung tersenyum kecil sambil meletakkan tangan nya diatas tangan Khalid," sayang mama, istirahat yah.. papa disini sama kita, " Kali ini ia merasa dirinya dan bayi-bayi ini mulai tergantung dengan kehadiran Khalid.


"aku membawakan essensial oil terbaru untukmu." Khalid begitu bersemangat.


"Sayang.. bukan aku dan kamu!" Khz mempertegas suaranya.


mau langsung aku pasangkan di disfusser?" Khalid sedikit bersemangat berharap Khz dan bayinya menyukaii hadiah kecil ini,

__ADS_1


Uap dari disfusser mulai memberikan aroma lembut, campuran mint dan pohon gahuru serta aroma tumbuhan lainnya membuat aroma essensial oil menyatu dengan baik dan benar-benar menyegarkan, seakan berada dalam kesegaran alam, sejuk dan menenangkan,


"Hmmmmm... Rasanya aku berada di tengah hutan sejuk yang dikelilingi aroma bunga bermekaran, diriku benar menyatu dengan alam.


Terimakasih sayang.. cupppp."


Khz mengecup lembut pipi Khalid sebagai ucapan terimakasih, rasanya hadiah kecil ini membuktikan Khalid mulai benar-benar memperhatikan hal kecil berhubungan dengan ia dan bayi mereka.


Khalid mengelus perut Khz perlahan sambil ikut menikmati aroma essensial oil, ia pun tak sadar entah sejak kapan Khz tertidur di hadapannya, ia sibuk memperhatikan perut besar Khz sambil berjongkok, lututnya pun bertumpu di lantai mensejajarkan dirinya dengan perut Khz, ia menikmati masa-masa ini, rasanya Khz tak menampakkan kelebihan berat badan selama masa kehamilannya. "Kalian benar-benar menyerap penuh nutrisi dengan baik, bahkan tak menyisakan sedikit untuk mama yah". Selama ini Khalid hampir jarang berkomunikasi denga orang lain, sejak kehadiran Khz dan bayi mereka, Khalid begitu mudah melampiaskan apa yang ia fikirkan dan ia rasakan.


Khalid mengangkat dan memindahkan Khz ke tempat tidur secara perlahan, ia tak mau membangunkan Khz, ia tau tak mudah bagi Khz untuk tertidur pulas dikondisi kehamilan saat ini. walaupun mereka masih tidur secara terpisah, tapi Khalid terbiasa memperhatikan Khz selama ini diruangan kerjanya.

__ADS_1


Aroma lembut tubuh Khz membuatnya ingin sekali mencium kening dan pipinya. ia melakukan secara perlahan,


ia kembali menciumi wajah Khz berulang-rulang. seperti bayi yang tertidur pulas Khz pun tak merasa terganggu dengan ulah Khalid.


__ADS_2