
"Khalisa apa kau pernah tau makhluk apa yang selama ini mengancam Kidz?"
"Aku sama sekali tidak tahu dokter Arya, Selama ini Shali hanya berkutik di dunia Kidz, yang menjadi pusat perhatiannya adalah bagaimana memancing Kidz untuk keluar agar ia bisa meminta penjelasan pada Kidz."
"Aku merasa selama ini Kidz sudah berhubungan langsung dengannya. Melihat Kidz mengetahui kedatangan makhluk itu dengan baik."
"Semua menjadi buntu.. tidak ada petunjuk sama sekali tentang keberadaan mereka. Kidz terkurung di di dalam dunia yang selama ini ia sembunyikan."
Tiba-tiba Khz datang dengan wajah yang heran, "ada apa ini? kenapa kalian berkumpul disini? ruangan apa ini?"
"Sayang sesuatu buruk menimpa Kidz dan Shali." Khalid berusaha menjelaskan semuanya agar Khz cepat mengerti situasi, bagaimana pun Khz adalah orang yang paling kehilangan nantinya.
"Bisa aku mendapat penjelasan lebih detail?"
Dokter Arya menjelaskan semuanya secara rinci.
Khz pun langsung terdiam dan lemah.
Apa anakku sekarang baik-baik saja Khalid? apa dia akan kembali pada ku? apa dia akan baik-baik saja?
jawab..!" Khz mengguncang badan Khalid dengan kedua tangannya.
"Sayang... kau harus tenang, semua akan baik-baik saja."
"Aku bahagia saat memgetahui Kidz ku ternyata tumbuh dengan baik dan normal. Tapi kini ia malah menghilang dari hidup ku. Arghhhhh aku mohon Khalid bawa ia kembali padaku."
"Ren bawa mama mu ke kamar, ia butuh istirahat."
Dokter Arya memerintahkan Rennuy untuk menenangkan Khz, Karena waktu adalah yang terpenting saat ini. Semakin cepat mengetahui petunjuk semakin cepat untuk menemukan Kidz dan Shali.
"Baik kakek."
__ADS_1
Setelah situasi sedikit terkendali dokter Arya kembali fokus pada Khalisa, "Satu-satunya harapan yang kami miliki adalah dirimu Khalisa."
"Hanya kau yang bisa menjadi penghubung kami saat ini dengan Kidz dan Shali."
"Aku tidak begitu yakin dokter, Kidz mampu mengasah kemampuannya jauh lebih baik dari Shali, selama ini ia melindungi Shali dengan begitu baik. Ia memiliki pertahanan yang kuat."
"Tapi pasti ada cara untuk menemukan mereka, aku yakin. Jika monster itu adalah dalang dari semuanya, ia pasti memiliki kelemahan."
"Aku yakin saat ini Alesha sedang ketakutan, aku bisa merasakannya." Khalisa begitu mencemaskan putrinya.
"Tunggu kau bisa merasakannya? tentu saja... kau bisa merasakannya. Ini dia solusinya."
Dokter Arya menemukan celah dalam masalah ini.
"Maksudnya?" Khalid, Khalisa dan Mona terheran menanti kelanjutan ucapan dokter Arya.
"Kita tidak bisa masuk di dalam benteng fikiran Kidz, tapi tidak dengan Shali."
"Saat ini Shali dan Kidz berada di tempat yang sama. Jika kita mampu menemukan Shali kita juga mampu menyelamatkan Kidz."
Mona setuju dengan pemikiran dokter Arya.
"Tugasmu saat ini adalah bangun komunikasi dengan Shali, aku yakin Shali mampu memberitahu keberadaan mereka."
"Benar... aku akan mencobanya dokter."
°°°°
Shali dan Kidz saat ini berada di tempat yang mereka sama sekali tidak ketahui. Mereka berada di sebuah tempat hamparan luas yang awalnya di penuhi tanah gersang, tidak ada kolam, pantai atau laut. Tapi setiap mereka melangkah tanah yg mereka injak langsung merubah menjadi genangan air.
Semakin mereka maju melangkah semakin besar genangan air yg mereka ciptakan. Dengan cepat separoh tanah gersang sudah di penuhi air.
__ADS_1
"Kidz, aku merasa kita sedang tidak baik-baik saja. Langkah kita menciptakan sumber mata air."
"Kau benar, kita harus melakukan sesuatu agar kita mampu keluar dari tempat ini."
Tempat yang hanya di sinari cahaya matahari dan genangan air. Jika mereka tetap berdiri di satu posisi sudah dipastikan mereka akan tenggelam karena langkah mereka yg sebelumnya menciptakan sumber air, jika mereka semakin melangkah maka itu akan mempercepat mereka untuk tenggelam.
Kidz melihat ada sehelai daun yang terombang ambing di permukaan air yang berada di hadapan Kidz dan Shali.
"Tunggu... " Kidz melihat sekitar dan ternyata benar, ia melihat ada pohon yang cukup besar di ujung jalan. Pohon itu agak rendah karena itu mereka awalnya sedikit tidak menyadarinya.
"Kita harus menuju pohon itu. ini satu-satu nya cara agar kita tidak lagi membuat sumber mata air dengan langkah kita."
"Tapi Kidz. Sebelum kita sampai di bawah pohon itu sudah pasti genangan air menenggelamkan kita."
"Jarak antara posisi kita dan pohon itu cukup jauh kan?"
°
°
°
°
°
°
°
°
__ADS_1
Yang bingung kenapa Shali di panggil Alesha.. karena Alesha adalah nama kecil Shali yah. Nah Kidz dan keluarganya saat ini lebih familiar dengan panggilan Shali.
masih pingin tahu gimana kelanjutan perjuangan Kidz dan Shali..? yukk author kasih double double double up. mumpung lagi semangat hihihi