My Code Ilunga..

My Code Ilunga..
Kehidupan yang terlahir.


__ADS_3

Dokter Arya sudah mengubah sistem program kamera pengawas Khalid untuk meredam suara percakapannya dengan Khz, ia merasa belum saatnya Khalid tau. Setelah kondisi Khz membaik pikiran Khalid akan sedikit jernih, Dokter Arya harus mencari saat yang tepat untuk mengungkap kebenaran pada Khalid.


"Saat ini Khalid harus fokus pada kesembuhan Kidz, aku akan mengirimkan data perkembangan terbaru Kidz padamu, agar kau juga bisa memantau perkembangannya. Aku juga akan mengirimkan video dan perkembangan sikembar yang lain, aku yakin kau pasti merindukannya. Saat keadaan membaik kau bisa menemui mereka."


°°°°


Akhir-akhir ini Khalid selalu mencari ketenangan di ruangan Kidz, ia merasa hanya pada Kidz ia bisa meluapkan segala kegundahan hatinya, melihat senyum kecil Kidz rasanya dunianya begitu damai, tangan mungil Kidz yang selalu menggenggam tangan Khalid dengan erat seakan berkata Khalid adalah laki-laki yang kuat, ia harus bertahan. Khalid sama sekali tak memiliki keberanian untuk bertemu Khz setelah pengakuannya tempo hari.


Soon ji datang dengan tergesa-gesa " Maaf tuan, kau bisa melihat ini," Soon ji menyerahkan Smartphone Khalid sambil menunjukkan keadaan kondisi perusahaan saat ini, "Kita di minta untuk bisa menyelesaikan ini dalam waktu 10 menit tuan"


"Tidak mungkin program inti yang kita pasang pada perusahaan yang menyewa jasa kita bisa dibobol seperti ini, mereka akan rugi besar, segera keruangan ku Soon Ji."


"Baik tuan,"


Khalid dan Soon Ji panik, mereka langsung sibuk untuk menstabilkan program yang dilumpuhkan oleh perusahaan pesaing dari penyewa jasa nya, saat sedang fokus dengan komputernya, tiba-tiba dokter Arya masuk, ia berjalan mendekat kearah Khalid " Minggir, biar aku yang menangani ini," Khalid pun sontak terkejut melihat kelincahan dokter Arya dalam melawan serangan dari hacker.


"wah,.. serius? kau bisa memecahkan serumit ini, aku saja tak pernah melihat kode serumit ini," seketika kekacauan yang terjadi terselesaikan dengan baik.


"Program yang kau ciptakan memiliki sedikit kelemahan, itu bisa menjadi celah bagi hacker, saat ini program inti yang kau miliki sudah terlindungi dengan kuat,"


"Aku tidak tahu jika kau memiliki kemampuan di dunia IT."


"Banyak hal yang tidak kau ketahui."


Dokter Arya berlalu hingga menyisakan kekaguman di wajah Khalid.

__ADS_1


"Baru kali ini aku melihat seorang ilmuwan biologi yang memiliki ilmu IT yang tinggi, Soon ji perhatianku saat ini sedag terbagi, aku harus fokus pada kesehatan Khz dan kesembuhan Kidz, aku serahkan seluruh urusan perusahaan padamu, aku tahu kau yang terbaik Soon Ji."


"Saya akan melakukan yang terbaik tuan, tapi maaf tuan, kita juga punya tugas tambahan, hmmm kalisa, adiknya dokter Mona."


"Aku hampir lupa, bagaimana perkembangannya skrg?"


"Masih sama tuan, koma, tapi kondisi organ vitalnya dalam keadaan baik, saya rasa siap untuk melakukan program otak buatan tuan."


saat khalid tengah berdiskusi Khz masuk di bantu oleh perawat, Khz masuk dengan bantuan kursi roda "tinggalkan saya disini sus, Soon Ji bolehkan aku bicara berdua dengan Khalid?"


"Baik tuan, saya mohon diri, Nyonya saya permisi."


Panggilan Nyonya yang Soon ji ucapkan menghangat di hati Khalid, ntah karna rasa bersalahnya ntah karna kerinduan yang begitu besar pada Khz.


"Kidz tidur?" Suara Khz begitu lembut


"Bolehkan aku memeluknya sebentar?"


seketika tangis Khalid pecah,


"bole sekali sayang... a..kuu benar-benar minta maaf, aku tak pantas menjadi seorang suami, berkali-kali aku berusaha melenyapkanmu, karna keegoisan dan amarahku, aku takut, maaf kan aku."


Khalid terisak, ia menumpahkan segalanya di hadapan Khz,


Khz mengangkat wajah Khalid yang tertunduk sambil bersimpuh di hadapannya, ia merebahkan tubuhnya di pelukan Khalid, begitu hangat rasanya, ini yang menjadi alasan Khz untuk rela tidak pergi dari Khalid, ia merasa begitu nyaman, tak ada lagi yang ia butuhkan di dunia ini, seluruh hidupnya sempurna.

__ADS_1


Hekk..hek..


isakan Kidz terdengar, Khz meminta Khalid untuk meletak Kidz dalam pelukannya.


"Ini sayang, Kidz jagoanmu, kapten si kembar,"


Kidz menatap dalam-dalam wajah Khz, ia tersenyum sambil menggenggam erat jari Khz, "Mama tidak akan kemana-mana lagi sayang, kita akan berkumpul selama-lamanya mulai dari sekarang, muachhh mama begitu mencintai kalian."


"Sayang.. aku sudah melihat program untuk Kidz, Dokter Arya sudah menjelaskan secara detail, humancyber yang kau buat dengan dokter Mona sudah sejauh mana?"


"Besok aku dan Dokter Mona akan menguji sejauh mana otak buatan itu bekerja,"


"Aku bole bergabung? ini adalah menyangkut hidup dan mati nya Kidz, aku harus ikut serta, bole kan?"


"tentu saja bole, sangat..."


"Sayang mama... kau akan sembuh, kau punya papa yang pintar dan mama yang akan selalu ada untukmu."


°°°°


Khz, Khalid, Mona dan Dokter Arya sudah berkumpul, mereka bersama-sama melihat pemasangan otak buatan pada robotic yang di ciptakan oleh Khalid dan Mona.


Dokter Arya begitu puas melihat hasil yang di dapat. Tapi ia teringat sesuatu. Khalid apa kau sudah menghitung berapa lama daya tampung antara otak buatan dan otak bawaan pada pasien? bukankah mereka akan berbagi tempat dan memiliki peran masing-masing, seberapa canggih alat yang kau ciptakan tak akan bisa membantah kodrat alam, otak bawaan memiliki 1 tempat dari awal, jika kita tanamkan otak buatan secara logika akan merubah struktur ketahanan jaringan pada otak bawaan, apa ini tidak terlalu beresiko?"


"Itu benar, lalu apa yang harus saya lakukan dokter?"

__ADS_1


"Menurutku, kita harus memiliki alat uji ketahanan hidup dalam kasus yang sama, dari sana aku bisa mengkaji dan menghitung segala kemungkinan yang akan terjadi."


"Maksud guru? anakku akan menjadi alat uji? tidak aku tidak akan mengizinkan, tubuh dan organ vitalnya masih dalam pertumbuhan tentu saja akan mudah mengalami trauma, apalagi ini adalah organ utama penyeimbang dalam tubuhnya, otak."


__ADS_2