My Code Ilunga..

My Code Ilunga..
Berkorban


__ADS_3

Sudah hampir 1 bulan program yang dibuat Khalid untuk Kidz berjalan, sudah beberapa pekan juga Khz dalam kondisi penurunan penglihatan, tapi ia tetap tenang tanpa ada perlawanan, setiap hari Khalid hanya melihat Khz mempositifkan diri dan fikirannya, terkadang Khalid bingung " Terbuat dari apa tubuh wanita ini, dalam situasi


apapun ia tetap tenang, sudah jelas saat ini tubuh nya dalam kondisi tidak baik-baik saja."


Jika tidak dalam kondisi menbenci Khz tentu saja Khalid tidak akan berfikir ulang untuk segera menemui wanita yang pernah begitu ia cintai.


Soon Ji masuk dalam ruangan Khalid, ia mendapati tuannya sedang menikmati pemandangan sehari-hari dari depan layar monitor yang terhubung pada kamera pengawas kamar Khz.


"Permisi tuan, maaf saya mengganggu waktu anda, Ada hal mendesak yang harus saya bicara kan pada anda tuan."


"masuklah Soon Ji.. Aku sedang tidak terlalu sibuk. Ada apa?" ,,tanya Khalid.


"Begini tuan kita memiliki kelemahan atas keberadaan dokter mona, kita melupakan bahwa dokter Mona adalah dokter terbaik di negara ini, tentu saja kepergian dokter Mona menjadi tanda tanya oleh rumah sakit dan lingkungan sekitarnya.


Saya mendapati beberapa program asing yang sedang mengacak-ngacak Handphone dokter Mona, Handphone dokter mona tentu saat berada dalam lingkungan kita sudah di proteksi dengan penuh, mustahil bisa terlacak, untungnya waktu penggunaan terakhir dokter mona sudah saya manipulasi dalam radius beberapa kilometer jauh dari lokasi kita, mustahil bisa terlacak, tapi hal ini bisa menjadi boomerang tuan, secanggih apapun teknologi kita tidak akan bisa mengelabui fikiran mereka, kehilangan dokter Mona akan menjadi tanda tanya besar selama titik terang belum mereka temukan."

__ADS_1


"Lalu menurutmu apa yang harus kita lakukan, kita tidak mungkin membuat kematian palsu seperti yang dilakukan dokter gila dan wanita munafik itu. Aku membenci hal itu."


"Kematian rekayasa dokter Mona pun akan membuat penyelidikan lebih lanjut tuan, ini akan semakin membuat program kita terganggu, satu-satu nya cara adalah, membuat status baru pada dokter Mona." Ujar Soon ji mencoba mencari solusi.


"Maksudmu identitas baru?."


"Bukan tuan, saat ini tuan dan Kidz memiliki identitas baru, karna tidak ada yg akan mengenali kita disini, saya sudah mengantisipasi hal ini agar jika terjadi hal terburuk, latar belakang kita tidak bisa terlacak tuan, jadi satu-satunya cara adalah tuan harus menikahi Dokter Mona, dan terdaftar di pencatatan sipil negara, dengan identitas baru yang sudah saya siap kan sebelumnya, Kidz juga akan lahir sebagai anak dari tuan dan dokter Mona, saya bisa dengan sangat mudah menggatur tanggal pernikahan dan umur Kidz akan sesuai dengan waktu pernikahan tuan dan Dokter Mona. Saya rasa ini satu-satu nya cara agar seluruh pertanyaan orang-orang di negara ini terjawab atas kehilangan dokter terbaik mereka."


"Kau benar Soon Ji, hanya pernikahan lah hal yang logis untuk kepergian dokter Mona, baiklah lakukan hal itu segera, aku masih membutuhkan nya untuk program Kidz, Mona biar menjadi urusan ku, dia tak akan bisa menolak apapun keputusanku, aku percaya kau terbaik dalam hal ini Soon ji,"


"Baik tuan, ini sudah menjadi tugas saya," Soon ji berlalu setelah memberi penjelasan panjang pada Khalid.


"Maksud anda?" Mona selalu dibuat kebingungan oleh sikap Khalid.


" nanti sore status anda akan berubah menjadi istri saya.!" ucap Khalid tegas.

__ADS_1


"Wow.. wow.. tunggu dulu, bisa anda berbicara lebih jelas? program ini saja masih diluar logika saya, sekarang saya harus menambahkan kegilaan konyol ini? ohhhhh tidak... saya rasa anda bukan hanya menjadi saikocyber. tapi maniak... maruk.. hah...." Mona kembali pada kebiasaannya melepaskan isi fikiran dan hatinya.


"Bisakah anda membiasakan otak anda berfikir dan mencerna terlebih dahulu daripada mulut anda?"


"Baiklah.. silahkan jelaskan, dan anda hanya akan menerima jawaban tidak dari saya." ucapan Mona seakan memberi ancaman pada Khalid walaupun ia sadar, saat memasuki rumah ini hak demokrasinya sudah di cabut.


"Pernikahan ini bukan seperti pernikahan yang anda harapkan, ini hanya pernikahan sebatas membungkam mulut-mulut orang seperti anda yang merasa kahilangan manusia langka seperti ini." Khalid menunjuk kearah Mona.


"Apa..... lagi ini..., Tugas ini saja sudah buat aku gila..." ucap Mona.


"Persiapkan diri anda, dalam beberapa jam status anda akan berubah, saya tidak terima penolakan, jika anda merasa keberatan fikirkan berapa beratnya kehilangan keluarga satu-satunya di dunia ini." ancaman atas adik Mona kembali diutarakan oleh Khalid.


Sambil berlalu Mona menahan tubuh Khalid " Tunggu.. tunggu, baiklah saya setuju tapi dengan satu syarat, anda harus menciptakan 1 lagi otak buatan untuk Kalisa, saat ini Kalisa lah yang menjadi alasan kuat saya berada di tempat ini, kondisi tubuh Kalisa hanya bisa dibantu oleh alat bantu medis, jika anda setuju untuk menyelamatkan Kalisa yang saat ini mengalami kelumpuhan otak, apapun yang anda inginkan akan saya penuhi tuan, bagaimana?" Mona benar-benar berharap Khalid setuju.


"Baiklah, selesai kan tugas anda dengan baik, Kalisa menjadi tanggung jawab saya."

__ADS_1


Mona menghela nafas panjang," ini demi kamu sayang, kakak akan berkorban apapun demi kesalamatan mu." Mona menutup matanya sejenak, sambil merasakan bulir air mata jatuh di sudut matanya.


Mona tak memikirkan, dimana istri Khalid, ia tak mempertanyakan hal itu, karna ia merasa prioritas utamanya dalam hal ini adalah program ini dan kesembuhan Kalisa.


__ADS_2