My Code Ilunga..

My Code Ilunga..
Pilihan..


__ADS_3

Khz tidak bisa memikirkan kemungkinan terburuk untuk Kidz, walaupun hanya 0,001 persen ia tidak akan membiarkan hal buruk terjadi pada Kidz.


"Maaf Nyonya, tuan Khalid juga sudah mempertimbangkan tingkat kegagalan yang akan dihadapi, saya rasa tuan Khalid juga tidak ingin hal buruk terjadi pada Kidz." Mona mencoba meyakinkan Khalid,


"Benar Khz, disini juga sudah ada guru mu, Kidz sudah ditangan ahlinya" Khalid mengetahui kemampuan Dokter Arya dalam hal lain,


"Bukankah wanita ini kakak dari wanita yang sedang kau rawat itu sayang? aku melihat di data program Kidz, adiknya juga akan menjalani program otak buatan ini kan? kenapa tidak mencoba pada Khalisa terlebih dahulu?, aku rasa jika hanya untuk menghitung ketahanan otak bawaan untuk daya tampung tidak akan jauh berbeda dengan Kidz nantinya?"


"Apa? anda bercanda? tidak.. Khalisa sudah koma selama 8 tahun, tentu saja ia mengalami penurunan fungsi kerja organ vital, itu akan lebih membahayakan dirinya."


"Setidaknya, adikmu tetap akan terlelap dan menunggu keajaiban, sementara Kidz, proses pertumbuhan saja belum dia mulai, dia harus di hadapkan pada pintu kematian?

__ADS_1


Sayang apa aku salah? ini bukan hanya soal siapa yang lebih dulu, tapi bagaimana program ini akan berjalan."


"Kenapa tidak terfikir olehku? jika Kidz mengalami trauma saat operasi, ini akan menjadi lebih sulit, tapi jika data ini kita dapatkan dari Khalisa, bukan hanya khalisa yang terselamatkan, juga Kidz. Bagaimana Dokter Mona? aku rasa kali ini kau juga tidak punya pilihan.


"Tapi.. bagaimana jika ini gagal? aku tidak bisa kehilangan dia."


"Bukankah kau tau dengan jelas, bahwa Khalid sudah mempertimbangkan segalanya? aku rasa kau lebih tau dari ini." Saat ini posisi berbalik, Khz berusaha untuk menekan agar program ini berjalan tanpa menyakiti Kidz, naluri perlindungannya muncul.


"Apa? ujar Khalid."


"Sebelum program ini dimulai, anda harus menikahi saya secara agama. Saya harus mendapatkan hak termasuk nafkah lahir dan batin. Tanpa ada kontrak pernikahan yang merugikan salah satu pihak, pernikahan ini harus berjalan bagaimana seharusnya. Setidaknya saya mempunyai keuntungan dalam hal ini, jika hal buruk terjadi pada Khalisa, saya memiliki perlindungan yang kuat secara hukum dan agama, Bagaimana?" Deg... hati Mona sendiri terkejut atas apa yang ia ucapkan, saat ini yang terfikir olehnya, jika ia harus kehilangan Khalisa satu-satunya keluarga yang ia miliki, ia harus memiliki keluarga baru yang harus bertanggung jawab atas hal ini. Ia tak ingin hidup dalam penyesalan seumur hidupnya.

__ADS_1


Khalid bingung mencerna baik-baik ucapkan Mona, tiba-tiba suara Khz memberi jawaban yang mengejutkan, "Baiklah aku setuju, pernikahan apapun yang kau inginkan dari suamiku, akan aku kabulkan, aku saja rela memberikan nyawaku untuk anak ku, apalagi hanya permintaan konyol ini."


"Khz... apa menurutmu ini yang terbaik? Khalid melihat keyakinan di mata Khz.


"Tidak ada yang lebih baik dari pada harus mempertaruhkan nyawa Kidz, ikuti saja permainan wanita ini." ucap Khz dengan yakin.


"Baiklah kita sepakat, aku ingin pernikahan ini kita langsungkan sore ini juga, agar program ini segera di lakukan. Mona begitu yakin saat ini, setidaknya ia mendapat 2 keuntungan. Ia menemukan titik kelemahan Khalid saat ini yaitu Keluarga, ia tidak akan bisa tinggal diam jika nyawa keluarganya dalam bahaya.


°°°°


Pernikahan secara agama pun dilaksanakan dengan baik, kini Mona setara dengan Khz, istri sah Khalid. Hati Mona sedikit ragu, apa ini langkah terbaik yang ia lakukan? ia hanya tak ingin jika terjadi hal buruk pada Khalisa, ia satu-satunya orang yang akan menderita seorang diri.

__ADS_1


__ADS_2