My Code Ilunga..

My Code Ilunga..
Pertemuan


__ADS_3

Setelah menerima laporan dari Soon Ji, Khalid langsung menuju ruang makan untuk menyiapkan sarapan Khz.


Khalid bangun terlebih dahulu karna ia sudah membuat perawat menunggu terlalu lama, tiba-tiba terlintas di benaknya, kenapa ia tidak pindah saja ke kamar Khz, toh Khz sudah menjadi miliknya seutuhnya. Ia semakin bersemangat saat menata buah lengkap di atas piring, dan menu yang sudah diukur jumlah protein dan gizi serta cairan untuk Khz.


Khalid datang menghampiri Khz yang tengah duduk di kursi kesayangannya, karna perawat sudah memberitahu jika Khalid aka sarapan pagi bersama Khz.


"Pagi sayang.... Maaf tadi aku tidak membangunkanmu, tidur mu begitu pulas. Apa pagi ini si kembar tidak merepotkanmu? Khalid menjadi candu setiap kali mengelus perut Khz.


Belum sempat menjawab tiba-tiba wajah Khz memucat dan mengeluarkan keringat, "Perut ku menegang, apa ini kontraksi? awww..awww.. aghkkkkkk.. sayang.... bantu aku bangun.! Khz meringis kesakitan,

__ADS_1


Seluruh tim medis berdatangan mengecek kondisi Khz.


Khalid melihat dengan layar monitor, ginjal Khz benar- benar sudah dalam ambang batas kerja maximal, jika dibiarkan berlarut ini akan menyebabkan penumpukan cairan yang harus dikeluarkan melalui pori-pori kulit Khz.


"Tuan kita harus melakukan oprasi sesar hari ini juga, tubuh Nyonya sudah tidak bisa menahannya." Dokter mikael bertindak cepat agar nyawa khz dan kelima bayinya bisa di selamatkan.


"Soon Ji, persiapkan segalanya, dalam 2 jam kedepan Khz harus di oprasi, temui aku diruangan kerja dan bawa dokter arya."


Kesadaran Khz mulai menurun, tubuhnya mulai tak kuasa menahan rasa sakit, " sayang sabar yah, semua akan baik-baik saja, kau harus tetap bersama ku dan bayi kita." dokter Mikael dan tim medis tetap memantau perkembangan bayi dan Khz.

__ADS_1


Soon Ji datang bersama dengan dokter arya. Sesampainya di depan pintu rumah Khalid, Soon ji mempersilahkan dokter arya untuk berjalan terlebih dahulu. Ia mengarahkan dokter arya menuju ruangan kerja Khalid. " Tunggu disini sebentar dokter, tuan Khalid masih di ruang nona Khz.


setelah menunggu beberapa menit,


Khalid datang dengan wajah sayu, wajahnya seperti tak ada gairah kehidupan, baru semalam ia dan Khz menikmati kebersamaan yang panjang, hari ini ia harus melihat wajah Khz tak berdaya, tubuh yang berjuang untuk kehidupan 5 buah hatinya, rasanya dunia ini tak bermakna, seluruh kehidupannya direnggut seketika saat melihat tubuh Khz lemah tak berdaya. Walaupun ia tau saat ini akan tiba, tapi dirinya benar-benar tak sanggup menahan diri.


" Maaf menunggu terlalu lama dokter. Langsung saja, Saya yakin Soon ji sudah menjelaskan seluruh kondisi istri saya pada anda, dalam 1 jam kedepan oprasi sesar akan dilakukan diruangan yang sudah saya sediakan, seluruh peralatan penunjang yang terbaik di negara ini sudah dipersiapkan, anda bertugas untuk memantau apa saja kebutuhan tubuh Khz dari obat-obatan herbal, tubuh istri saya bergantung pada suplay obat-obatan dari anda, semua yang anda butuhkan ada di laboratorium milik istri saya, biasanya ia menggunakannya untuk meracik komposisi tumbuh-tumbuhan untuk dirinya. Oh iya terkait dengan posisi anda dalam tim medis kesehatan negara ini, anda tentu tau identitas istri saya sebenarnya. Jika saya mengetahui sedikit saja anda memiliki niat buruk pada istri saya, hidup anda detik itu juga tamat dokter!."


Dokter arya hanya terdiam mencerna seluruh penjelasan dari Khalid, ntah itu ancaman atau perintah, yang jelas ia mengganguk dengan wajah ketenangan, sekilas dokter arya mirip dengan Khz, cerdas, tenang dan penuh keyakinan. rasanya Khalid tak bisa berlama-lama berpisah dari Khz. Ia segera menuju kembali ke kamar Khz.

__ADS_1


1 jam kemudian, dokter Mikael dan tim medis lainnya datang dengan pakaiian lengkap, " Tuan oprasinya akan segera kita mulai, kami mohon izin untuk memindahkan Nyonya ke ruangan oprasi," Soon ji juga datang membawa pakaian untuk Khalid di ruangan oprasi, Khalid tak ingin melewatkan 1 detik pun tanpa di samping Khz.


Khz di pindahkan di atas meja oprasi di lengkapi dengan peralatan yang terhubung pada layar berukuran cukup besar yang terpasang di depan meja oprasi Khz. Dokter arya pun sudah siap dengan obat bius dosis rendah mengingat saat ini pun Khz sudah dalam keadaan tidak sadar.


__ADS_2