My Code Ilunga..

My Code Ilunga..
Permainan dimulai


__ADS_3

Dokter Mona benar-benar tak mengerti, kesulitan apalagi ini? setelah sekian banyak masalah yang ia hadapi, adik yang mengalami lumpuh otak setelah kecelakaan besar 8 tahun yang lalu, ia harus berjuang sendiri menghidupi satu-satunya keluarga yang ia miliki. Kini ia harus dihadapkan dengan sekelompok manusia yang berbahaya, ia tak punya pilihan, jika mereka bisa mengetahui identitasnya keluarga yang sebenarnya dalam waktu singkat tentu orang-orang ini bukan orang sembarangan.


"Baiklah, silahkan pelajari dokumen yang saya kirimkan pada anda, bsok pagi pukul 08.00 saya tunggu hasil laporan anda," Khalid berlalu, meninggalkan Dokter Mona dengan fikiran yang di penuhi dengan berjuta pertanyaan.


Soon Ji datang "Mari saya antar ke kamar anda nyonya,"


Mona menganguk sambil berdiri menuju arah yang di tuju Soon ji, menemukan kamar atau ruangan yang berada di rumah seluas ini tentu tidak mudah tanpa penunjuk arah.

__ADS_1


Saat akan sampai di kamar yang di tuju, Dokter Mona melewati gang yang terdapat kamar bayi dengan rasilitas lengkap, matanya mengarah pada box bayi yang canggih, yang di lengkapi dengan monitor sensor tubuh, yang terhubung langsung dengan peralatan di seluruh ruangan itu, saat bayi itu terlihat baru terlelap tiba-tiba lampu kamar langsung mendukung untuk mode tidur, disfusser terpasang dengan otomatis, melengkapi aroma untuk menambah kepulasan tidur bayi yang berada di ruangan itu, waw... ini benar-benar fasilitas canggih, seluruh peralatan ini mengganti kan peran manusia.


ia melihat sekeliling pengaman diruangan ini, bahkan hanya beberapa yang ia tau cara penggunaannya, Manusia apa yang tinggal dirumah ini, dipenuhi dengan ketergantungan alat canggih, "manusia aneh, serahasia apa tugas yang harus ia lakukan, disini hanya ada 4 nyawa, termasuk bayi munggil yang sedang terlelap. Sepertinya mereka memang ingin terputus dari dunia luar.


Selesai bersih-bersih Mona langsung masuk ke kamar ganti yang sudah dilengkapi peralatan penunjang wanita, dari mulai jenis kain dan fashion yang di sukai Mona pun mereka tahu, dengan seketika ia langsung menebak jika isi diseluruh lemari ini diperuntukkan untuk dirinya. Ia mengambil salah satu baju tidur bermotif berbahan katun lembut.


Mona langsung masuk tanpa basa basi, ia memasang wajah beribu kemarahan, "Maaf tuan Khalid yang terhormat, apa hanya tubuh mu saja yang manusia? sementara hati anda perangkat yang anda tancapkan sendiri untuk pengganti rasa belas kasih? progam ini adalah pembunuhan secara perlahan, anda ingin membuat bayi tak berdosa itu target uji coba? anda tidak memikirkan perasaan orang tua nya? dan saya yakin anda tidak mengantongi izin apapun dari wali sah bayi ini? anda ingin mengubah makhluk hidup menjadi makhluk terkendali bagi anda? manusia aneh.. tak punya perasaan." Dr Mona benar-benar meluapkan sumpah serapah sepuas hatinya pada Khalid, sementara Khalid hanya diam, dengan wajah sembringah.

__ADS_1


"Saya sudah mengira, dalam beberapa menit setelah membaca laporan yang saya kirim ke anda akan mendapat respon baik seperti ini,hahahaha


anda dengan jelas hanya membaca bagian awal dalam rencana yang saya buat, apa anda tidak melihat bagaimana cara kerja program ini? hahahaha.. wanita memang aneh." Ujar Khalid tertawa


Sekian lama rasanya ia tak mendengar hal seperti ini, suara yang di penuhi dengan aura kuat wanita dan kericuhan komunikasi 2 arah dengan orang asing, ia merasa baru saja bertemu dengan Dr Mona ia sudah bisa menebak kepribadian Dokter Mona yang tempramen.


"Disana sudah terurai seluruh tugas anda dan alasan kenapa saya melakukan hal ini. perlu waktu 6 bulan kedepan untuk melaksanakan program ini. itu artinya saat anda memulai permainan ini anda terkurung hidup-hidup dalam waktu yang tak bisa ditentukan. Baiklah, baca dengan jelas, isi dari laporan yang saya kirimkan." Saat akan berlalu meninggalkan Mona, "Oh iya.. perihal izin dari orang tua bayi ini, saya memberi izin sepenuhnya bayi ini untuk menjalankan Program ini."

__ADS_1


__ADS_2