
Saat tengah Istirahat Ren merasakan ada suara halus dari tenda penginapan Shali, Awalnya Ren hanya merasa itu suara angin yang menerpa tenda mereka, tapi setelah itu ia merasakan adanya hentakan kaki di pasir seperti hentakan kaki orang yang tengah di seret.
Jarak antara tenda mereka dengan tenda tim yang lain memang agak jauh, karena itu hanya Ren yang bisa merasakan ada yang aneh pada tenda Shali.
Ia mengintip sejenak keluar tenda dan benar saja, dalam gelap malam terlihat ada yang menarik Shali menjauh dari tenda mereka ke arah lobang galian. Mereka membekap mulut Shali hingga Shali tidak memiliki kuasa untuk berteriak.
"Ya tuhan Shali.. "
Ren langsung berlari dan mengejar Shali. Ia mengejar sekuat tenaga. Ia melihat Ada 2 orang bertubuh besar menarik Shali dengan paksa.
Saat Shali dan 2 orang lelaki itu masuk Lobang galian makam, Ren langsung menambah kecepatannya.
Ia dibekali dengan Ilmu beladiri dari kecil. Lingkungan Khalid bukan Lingkungan sembarangan. Ia memutuskan untuk membekali seluruh anak-anak nya kecuali Kidz ilmu beladiri. Karena ia tahu ada saat anak-anaknya akan keluar dari lingkup pengawasannya.
Dengan sigap Ren melakukan duel dengan lelaki bertubuh perkasa dalam ruang galian. Sebagai wanita Ren termasuk wanita yang memiliki ilmu bela diri tingkat tinggi. dengan sesaat ia mampu melumpuhkan 2 lelaki itu.
"Shali kau baik- baik saja? mari aku bantu berdiri."
"Aku baik- baik saja kak, terimakasih kak."
"Kau tau siapa mereka?"
"Mereka kelompok pencuri makam, mereka sebagian dari beberapa orang yang mengetahui keahlianku. Mereka berniat untuk memanfaatkan keahliaanku untuk mengidentifikasi mumi yang memiliki nilai tinggi, seperti mumi yang memiliki simpanan bawaan perhiasan kuno seperti mumi yang kita identifikasi tadi. Mumi peradaban Kuno memiliki aturan perlindungan tinggi untuk melindungi keluarganya dari hal semacam ini. Karena itu mereka memanfaatkanku untuk proses memasuki makam yang memiliki kutukan khusus bagi jiwa yang berniat kotor kak."
"Biasanya mereka datang secara bergerombolan kak, aku yakin ada yang menunggu mereka di ujung lorong penggalian makam ini."
"Penggalian ini memiliki lorong? berarti kita masih dalam bahaya?"
Shali mengangguk, mereka juga berada jauh dari pintu masuk lorong ini. jika mereka kembali ke pintu masuk lorong sudah terlambat, bisa jadi mereka sudah lebih dulu di susul oleh kelompok itu. Jika mereka keluar diujung lorong satunya sudah pasti kelompok itu juga berada di ujung lorong satunya.
"Shali apa kau juga mempunyai kemampuan jarak jauh untuk mengetahui lokasi makam yang memiliki kutukan Khusus?"
Shali mengangguk.
"Apa disini juga ada ruangan seperti itu?"
Shali menutup sejenak matanya.
"Ada kak, lorong sebelah kiri dari samping. tepat di belakang kita ada pintu masuk ke lorong itu."
__ADS_1
"Kita harus kesana, jika mereka begitu memahami tentang kutukan ini, ini akan jadi ruang persembunyian kita. Mereka juga membutuhkanmu untuk hal ini bukan. Pasti mereka tidak akan sanggup memasuki ruangan ini."
"Ayo cepat...kita tidak punya banyak waktu."
Ren dan Shali langsung berlari menuju ruangan yang dimaksud oleh Shali. Sesampainya di pintu ruangan itu, benar saja disana terdapat begitu banyak simbol-simbol yang menandakan bahwa ini adalah makam terlarang. Disana terdapat 4 Guci yang melambangkan penjagaan dari dewa kepercayaan mereka.
Benar saja, sesaat setelah mereka sampai ruangan itu. Shali dan Ren mendengar langkah kaki yang berjumlah cukup banyak. Mereka seperti berlarian kesana kemari tanpa suara. Hingga langkah kaki mereka terdengar berhenti di depan pintu masuk ruangan tempat Shali dan Ren bersembunyi.
Sesaat Shali dan Ren menahan nafas, setelah beberapa lama terdengar suara satu orang laki-laki yang memerintahkan kelompok mereka untuk pergi.
Benar saja. Mereka percaya akan kutukan itu, hingga mereka tidak berani memasuki ruangan.
Ren dan Shali tidak mungkin bertahan terlalu lama dalam ruangan makam itu.
Satu-satunya yang bisa memastikan mereka aman adalah Khalid ayahnya Ren.
Jika Shali dan Ren memutuskan untuk keluar. Mereka tidak bisa memastikan keamanan diluar sana. Ren juga tidak membawa ponselnya saat keluar dari tendanya.
Ia teringat dengan smartwatch yang diberikan oleh Soon Ji. Ini adalah perjanjian mutlak yang diberikan oleh khalid saat anak-anaknya memutuskan untuk kuliah jauh darinya. Jam tangan canggih itu berfungsi sebagai penanda GPS dan alat bantu komunikasi jika mereka dalam kondisi terdesak seperti saat ini.
Jam tangan canggih itu memiliki signal tanpa batas yang langsung terhubung melalui satelit. Jam ini juga memiliki daya batrai seumur hidup. Dengan kata lain jam tangan ini akan berfungsi selamanya tanpa harus melakukan pergantian daya batrai.
"Akhirnya alat ini berguna juga."
Pesan ini langsung terhubung pada Jam tangan Soon Ji dan Khalid.
Karena perbedaan waktu, di negara M saat ini malam sementara negara S Pagi. Soon ji dengan segera menerima signal SOS dari Ren. Ia langsung berlari dan memberi tahu pada Khalid.
Soon ji mendapati Khalid di ruangan meja makan.
"Tuan terjadi sesuatu pada Nona Rennuy."
"Apa? kau benar..."
Khalid langsung mengecek pesannya.
"keruangan ku sekarang Soon Ji."
Khz mendengar laporan dari Soon Ji mengenai putrinya ia sontak terkejut. Ia langsung mengikuti langkah Khalid dan Soon Ji.
__ADS_1
dokter Arya datang dan langsung menuju ke ruangan Khalid.
"Aku sudah menemukan lokasi keberadaan Rennuy dari titik koordinat yang ia kirimkan. Gunakan kekuasaanmu Khalid, jemput ia menggunakan pesawat pribadi tercepat yang dimiliki negara itu."
"Utus juga beberapa agen rahasiamu mereka sepertinya sedang berhadapan dengan kelompok terkuat di negara itu."
dokter Arya selalu berada 1 langkah di depan Khalid. tapi kali ini itulah yang kalian butuhkan untuk menyelamatkan nyawa putrinya.
"Tidak ada yang boleh menyentuh putri ku, jika terjadi sesuatu pada putriku. Akan aku luluh lantahkan negara itu beserta isinya."
Khz langsung memeluk Khalid ia merasakan kecemasan yang luar biasa baru kemarin ia berbicara dengan putrinya sekarang malah mengetahui putrinya dalam bahaya.
"Tenanglah sayang. Aku akan pastikan Rennuy akan baik-baik saja." Khalid langsung pergi bersama Soon Ji.
"Hubungi kedutaan negara M. Suruh mereka untuk mensterilkan seluruh jalur. Tidak ada yang boleh keluar atau masuk negara itu selain kita. Aku akan memberi pelajaran bagi mereka yang berani menyakiti putriku."
"Urus keberangkatan kita ke negara M. Utus Agen Rahasia kita yang terbaik dan tercepat untuk menghadapi tikus-tikus itu. Aku yang akan turun langsung untuk melenyapkan mereka."
Dalam hitungan menit Agen rahasia Khalid berhasil menangkap kelompok yang berada di radius dekat sekitar persembunyiian Ren dan Shali. Dan menyelamatkan mereka.
Pejabat Negara M dibuat kalang kabut atas kunjungan Khalid kenegara M. Apalagi setelah mereka tau ada kelompok di negara mereka yang berani mengusik Khalid. Presiden negara M dan Menteri pertahanan langsung menunggu kedatangan Khalid di bandara.
Mereka benar- benar ketakutan. Jika sesuatu terjadi pada Putri Khalid Zayn Mooled. Sudah berarti ini perang. Lebih tepatnya perang Cyberg.
°
°
°
°
°
°
°
°
__ADS_1
Tuh kannn... ada yang berani nyakitin keluarga Khalid?...
Author mah ogah . hahahahahah