
Soon Ji mengantar Khalisa dan Alesha ke kamar Dokter Arya sementara, sambil menunggu kamar Alesha disiapkan.
"Sayang kamu disini dulu yah istirahat, ayah mau mengurus sesuatu, nanti ayah kembali lagi." Walaupun Soon ji orang yang dingin. Tapi ketika berhadapan dengan Alesha sikapnya langsung menghangat.
"Bolehkan aku menemani keponakan ku sebentar disini?" Ucap Mona
"Silahkan Nona, aku permisi dulu."
Khalisa mulai membuat Alesha tertidur, Mungkin karena terlalu lelah di perjalanan membuat Alesha langsung terlelap.
"Aku ingin sekali berbicara padamu, tapi Alesha tertidur. Bagaimana caranya agar aku bisa berkomunikasi dengan mu?"
"Bicaralah bibi, aku akan menyampaikan pada ibu, aku akan mengajarimu sandi mata, agar bibi dan ibu bisa berkomunikasi."
"Ya Tuhan suara apa yang aku dengar tadi? apa itu Alesha? dia memanggilku bibi."
Khalisa menoleh sejenak ke arah Alesha, dan ia tersenyum sambil mengangguk.
"Jadi saat tertidurpun otaknya masih bekerja?
wawww apa keponakanku sekeren ini?"
°°°°
Sementara Khz melanjutkan percakapannya dengan Dokter Arya.
"Guru, Jika Alesha bisa mempunyai kemampuan itu, kenapa kita tidak berusaha untuk mengendalikan Kidz untuk mampu melatik syaraf motorik kasar nya agar mampu bergerak dan berjalan?"
"Itu akan memerlukan waktu khz, kemampuan Alesha akan berkembang sesuai dengan perkembangan otaknya. Jika saat ini Alesha hanya mampu berkomunikasi tanpa menggerakkan sesuatu, karna memang diusia nya sekarang ini itulah yang terjadi pada bayi usia hampir 4 bulan. Kita harus melihat perkembangan Alesha kedepannya."
"Oke baiklah aku paham, Aku hanya ingin yang terbaik untuk Kidz,"
__ADS_1
Dokter Arya terdiam, ia merasakan harapan yang besar dari Khz untuk kesembuhan Kidz tanpa menjalani program otak buatan. Tapi di satu sisi ada hal lain yang di khawatirkan oleh Dokter Arya.
°°°
Soon ji pun telah selesai memindahkan Alesha dan Khalisa ke kamar mereka, jadi Dokter Arya bisa langsung beristirahat di kamar yang telah di sediakan sebelumnya.
Khz langsung menemui Khalid di ruangan kerjanya
"Sayang apa kau sibuk, kau masih bekerja?"
"Iya ada sedikit pekerjaan yang harus aku selesaikan, Aku akan memperbesar jaringan K IT Corps ke negara X. Aku dan Soon Ji akan melakukan peninjauan dalam waktu dekat. Apa Kidz sudah tidur? bagaimana dengan Alesha?"
"Kidz sudah tidur. Alesha juga sudah istirahat dengan Khalisa, apa kau bahagia Kidz sebentar lagi akan sembuh? Semoga kehadiran Alesha bisa memberi kehidupan baru pada Kidz."
Khalid terdiam tidak merespon apapun.
"Sayang kenapa kau seperti tidak menyukai hal ini? oh aku tau kau tidak menyukai jika ada orang lain yang lebih pintar darimu? apalagi itu bayi Alesha. hahaha kau kalah telak."
Khalid mulai menggoda Khz. Kita bisa memecahkan rekor mencetak anak terbaik di dunia.
"Ohhhhh tidak.. apa kau sudah tidak waras? sikembar belum mau punya adik, kau jangan bercanda.. hahaha kau kira tidak lelah merawat 5 bayi sekaligus hah?"
"Rasa lelahmu akan terbayarkan jika kita punya anak yang lebih cerdas dari Alesha,"
"Kau.... bisa-bisanya kau iri dengan kemampuan Alesha."
°°°°
sudah 1 tahun Alesha dan Kidz menjalani terapi, kini umur Kidz hampir 4 tahun, Perkembangan Kidz hampir menyamai perkembangan Alesha, karena disini Alesha lah yang menjadi mentor untuk syaraf Motorik Kidz.
Berkat Alesha, Sistem imun Kidz perlahan meningkat. Ia bisa merasakan salju untuk pertama kalinya saat itu.
__ADS_1
Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar dari apapun bagi Khz, walaupun Kidz belum bisa sepenuhnya berjalan dan berlari. Tapi baginya Kidz sudah tidak ketergantungan dengan alat bantu pernafaan saja sudah jauh lebih baik.
Kidz sudah mulai bisa duduk walaupun tulang belakangnya belum terlalu kuat, ia menggunakan kursi khusus yang di rancang Khalid untuknya.
°°°°°
Alesha tak pernah mau lepas dari Kidz, terkadang mereka tertawa tanpa bersuara, seakan mereka menggunakan komunikasih dua arah, hanya dia dan Alesha tau apa saja percakapanya, orang yang melihat mereka begitu merasakan kedekatannya.
Walaupun masih terbilang masih kecil, di umur 10 bulan kemaren saja Alesha sudah mampu berbicara dengan baik. Ia merasa jika hasil dari pengolahan fikirannya baik. tentu saja Kidz bisa pulih dengan dengan cepat.
Alesha seperti ensiklopedianya Kidz., apapun yang ingin Kidz ketahui Alesha dengan cepat merespon. Karena kemampuan Alesha peka terhadap lingkungan membuatnya dengan cepat memahami hal-hal baru.
Mereka benar-benar saling ketergantungan.
°
°
°
°
°
°
°
°
__ADS_1
Maafkeun ide author yang lagi keteteran yah.