
Khalid mulai mengawasi Khz didalam ruangan kerjanya, ia mengawasi Khz dari Cctv yang berada di kamar Khz, ia kembali merasa seperti awal mula mengenal dan memperhatikan Khz hanya lewat Cctv, ia memperhatikan dengan jelas wajah Khz saat mendapati dirinya berada di ruangan asing.
Khalid sengaja menempatkan Khz di kamar yang terpisah dari ruang utama, ini bertujuan agar ia masih tetap bisa memantau perkembangan Khz tanpa mengganggu program untuk menyelamatkan Kidz.
"Soon ji tempatkan 1 pelayan yang memahami ilmu herbal untuk merawat wanita itu, untuk saat ini dia tak boleh tau keberadaan ku, termasuk dirimu Soon Ji. Saat virus itu sudah menjadi monster bagi tubuhnya barulah ia akan tahu sudah berhadapan dengan siapa.! ucap Khalid
"Baik tuan, sesuai keinginan anda tuan."
Soon Ji saat ini hanya bisa mengikuti kemauan Khalid.
Hati Khalid sebenarnya begitu hancur, rasanya saat ini jarak antara dirinya dan Khz bukan lagi kematian, tapi hanya berbatas dinding ruangan, jika tak mengingat skenario Khz dan dokter gila itu tentang kematian palsunya mungkin ini adalah saat yang paling membahagiakan bagi mereka ditambah dengan dikaruniai 5 bayi sekaligus keluarga mereka begitu sempurna. Mungkin saat ini mereka akan bersama-sama untuk fokus akan kesembuhan Kidz dari penyakit bawaannya.
__ADS_1
"aaaarghhh wanita munafik, lihat saja aku akan membuatmu tiada secara perlahan," Khalid benar-benar tak menyadari kerinduannya telah berubah menjadi kebencian.
Rasa cinta datang seiring dengan keyakinan, sementara kebencian hadir diantara ketidakpastian.
°°°
Dokter Mona benar-benar fokus untuk menyelesaikan tugas yang diberikan Khalid dengan baik, ia terkagum melihat kecanggihan Smartphone yang dibekali oleh Khalid untuk menunjang pekerjaannya, Smartphone ini benar-benar mempermudah pekerjaannya, setiap rancangan yang ia rakit, akan dengan sendirinya memberikan pilihan tingkat akurasi secara otomatis, jadi tugas nya hanya untuk memperhitungkan desain yang tepat, sebelum rancangan ini di rakit langsung menjadi robotic.
°°°°°°
Diruangannya Khz seperti orang linglung tak tau harus bagaimana, ia benar-benar merasa seperti hanya sedang diawasi, bagaimana tidak, ia merasa tidak dalam kondisi disekap atau dianiaya, saat terbangun ia mendapati sudah dilengkapi dengan sarapan dan vitamin untuk tubuh, infuswater, saat akan bersih-bersih handuk yang ia pakai sudah tersedia dengan rapi setiap harinya, seluruh kebutuhan pribadinya sudah sesuai dengan ukuran tubuhnya, yg membuat ia bingung, apa alasan orang yang membawanya ke ruangan ini hanya menjalin komunikasi misterius tanpa kontak langsung.
__ADS_1
Sudah Satu pekan ia menjalani kehidupan asing di ruangan ini, lucunya tubuhnya seakan menahan dirinya untuk tetap berada di sini, ia merasa akan mendapat jawaban dari bayangan fikiran yang membayanginya belakangan ini.
Khz bangun seperti biasanya di pagi hari, saat akan bangun ia merasa ada yang aneh pada pandangannya, ia melihat gorden dan sekeliling kamarnya seperti tak bewarna, ia ingat semalam menggunakan piama bermotif corak merah di dominasi warna biru tua, saat menoleh pada tubuhnya ia melihat piama yang ia gunakan sudah bewarna putih keabu-abuan.
"Apa ini? kenapa ruangan ini berubah menjadi warna suram?" Khz mengucek matanya berulang kali, hingga ia yakin ada yang aneh pada matanya.
Khalid menangkap reaksi Khz pada tubuhnya, "Baiklah permainan kita mulai, Akan ku buat kau menjadi tidak bisa menikmati keindahan dunia untuk saat ini."
Butuh waktu 1 minggu lebih untuk meransang kembali virus yang ada di tubuh Khz, karna dalam beberapa waktu sebelumnya dokter Arya sudah menjadwalkan untuk melepaskan Khz sepenuhnya pada Progam Incubator hidup, tapi tentu saja mereka kalah cepat dengan Khalid, kini Khz akan merasakan pahitnya kebencian yang sepenuhnya bukan atas keinginan dirinya.
Khalid meletakkan beberapa racikan tertentu dalam makanan Khz, tentunya sebelum bertindak Khalid sudah mengacak-ngacak terlebih dahulu sistem pengamanan Tim medis, ia berhasil membobol data-data kondisi tubuh Khz tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat kelemahan virus pada anti bodi Khz, dengan begitu ia dengan mudahnya bisa merubah tubuh Khz menjadi sarang bagi monster, tak tanggung-tanggung ia memberikan serangan utama pada saraf mata Khz.
__ADS_1
"Apa ini? kenapa dengan mataku? mata ini seperti mati rasa, tapi aku tak merasakan sakit apapun," Kebingungan Khz bertambah terlebih lagi tidak satu pun orang di rumah ini mau menampakkan dirinya.