My Hot Maid

My Hot Maid
Tidak tahu terimakasih


__ADS_3

Berita penggerebekan Yurika di sebuah hotel, kini menjadi berita tranding di sosial media dan hal itu membuat harga saham milik keluarga Boenavista turun secara drastis.


"Lihat perbuatan mu, kini kita berada di ambang kebangkrutan!" Maki Moris dengan emosi yang meluap-luap, ia tidak habis pikir Yurika akan melakukan hal seperti itu.


Yurika hanya diam dan tidak menjawab perkataan dari Moris, "Jadi kita harus bagaimana?" tanya Daniela panik.


"Kita harus bertemu dengan Samuel, dan kau Yurika! Sebaiknya kau meminta maaf dan membuat klarifikasi. Tapi sebelum itu kita harus bertemu dulu dengan Samuel agar dia mau meredakan berita ini."


Moris hanya bisa menghela nafas kasar, selama berbisnis baru kali ini ia hampir bangkrut dan semua itu bukan karena salahnya tapi karena anaknya sendiri yang membuat scandal besar.


Bahkan setelah berita penggerebekan Yurika, banyak investor yang langsung menarik modal mereka di perusahaan miliknya.


"Kenapa kalian berdua malah menyalahkan ku!" Teriak Yurika kesal.


Moris dan Daniela langsung melihat ke arah Yurika, "Ia memang ini salahmu, jika kau tidak sampai melakukan perbuatan seperti itu hal seperti ini tidak akan terjadi." Jawab Daniela yang kesal melihat tingkah Yurika.


"Ini bukan salah ku, ini salah Bianca!"


"Apa? Beraninya kau menyalahkan Putri ku." Daniela seketika marah karena tiba-tiba putrinya malah di salahkan.


Yurika langsung mengeluarkan foto Bianca bersama dengan Samuel dan melemparkannya ke depan wajah Daniela.

__ADS_1


Daniela dan Moris langsung melihat foto yang di berikan oleh Yurika, "Jika bukan karena Bianca yang berselingkuh dengan kekasih ku, semua ini tidak akan terjadi!" Maki Yurika.


Moris dan Daniela langsung melihat foto-foto yang berserakan di atas lantai, ada ekspresi terkejut dari keduanya.


Moris lalu menyuruh Daniela untuk segera menelpon Bianca, dan meminta wanita itu untuk segera datang ke rumah.


Cukup lama menunggu, akhirnya Bianca pun tiba tapi ia bingung melihat raut wajah kedua orang tuanya.


Tiba-tiba Yurika berjalan menghampiri Bianca, saat Bianca hendak menyapanya. Wanita itu langsung melayangkan tamparan di pipi kiri Bianca.


Bianca terdiam sesaat, "Kau menampar ku?" tanya Bianca dengan raut wajah bingung dan kesal.


"Tamparan ini sangat cocok untuk wanita j*lang seperti mu!" Maki Yurika.


Bianca langsung menghampiri kedua orangtuanya yang nampak bingung dan stress. "Ma, ada apa ini? Kenapa dengan ekspresi kalian berdua?" tanya Bianca karena Bianca sama sekali tidak mengetahui berita tentang di gerebek nya Yurika.


"Nak, apa benar kau memiliki hubungan dengan Samuel?" tanya Daniela dengan nada pelan.


Bianca terdiam bingung. "Tidak, memangnya kenapa?"


"Bohong, dasar wanita j*Lang! Kau menggoda kekasih ku!" Maki Yurika yang ingin menampar Bianca, tapi Moris langsung menghentikan hal itu.

__ADS_1


Bianca langsung bertanya apa yang sebenarnya terjadi, lalu Daniela langsung menjelaskan jika Yurika di gerebek oleh satpol PP di kamar hotel bersama dengan seorang pria. Hal itu langsung membuat harga saham milik keluarga Boenavista turun drastis, dan banyak para investor yang langsung menarik modal mereka karena bagi mereka keluarga Boenavista telah menyinggung Samuel.


Bianca seketika langsung menatap ke arah Yurika, "Kau gila yah! Kau malah membuat masalah kepada kedua orang tua ku!" Maki Bianca yang kesal setelah mengetahui apa yang terjadi, karena kemarin malam handphone milik Bianca di sita oleh Samuel dan bahkan ia di larang menonton televisi.


"Jangan mengalihkan pembicaraan deh! Di sini wanita yang j*lang itu kau! Kau menggoda kekasih ku!" Maki Yurika kepada Bianca.


"Ow.. Oke, aku akan menjelaskannya. Samuel itu adalah majikan ku dan aku bekerja sebagai pembantu di rumah pria itu, dan selama aku bekerja dia bahkan tidak pernah mengatakan jika kau adalah kekasihnya. Kasihan sekali, bahkan kau tidak di anggap oleh Samuel." Ucap Bianca seraya tertawa mengejek.


"Dasar p*lacur! Kau tidak tahu malu telah menggoda kekasih ku sekarang kau malah menghina ku!"


"Harusnya kata-kata itu untukmu, kau bahkan tidak tahu malu tidur bersama dengan pria lain dan menyebabkan masalah untuk semua orang. Bahkan aku ragu anak yang ada di rahim mu itu adalah anak Samuel, bisa saja itu anak pria lain."


"Jaga mulutmu itu, j*lang!"


Moris yang kesal langsung menghentikan pertengkaran antara Bianca dan Yurika, kini Moris meminta Bianca untuk membujuk Samuel karena jika seperti ini keluarga mereka akan bangkrut.


"Baiklah, aku akan berusaha untuk membujuk pria itu." Jawab Bianca.


Yurika yang melihat hal itu langsung marah besar, ia langsung memaki habis-habisan Bianca dan kedua orangtuanya. Seketika sebuah tamparan mendarat di pipi Yurika, Daniela dengan mata yang berkaca-kaca langsung menampar pipi anak angkatnya.


"Sepertinya kesalahan terbesar kami adalah mengangkat mu menjadi bagian dari keluarga ini, bukan hanya membuat masalah untuk keluarga ku tapi kau bahkan tidak tahu terimakasih. Hewan yang di tolong pun akan tahu terimakasih, tapi kau bahkan lebih rendah dari seekor hewan!" Ucap Daniela.

__ADS_1


Bianca langsung memeluk Daniela yang merasa sakit hati atas penghinaan dari Yurika, wanita itu langsung membawa ibunya untuk segera masuk ke dalam kamar.


"Kami kecewa kepada mu, Yurika!" Ucap Moris dengan tatapan mata yang dingin. "Jika kau tidak suka dengan keluarga ku, maka kau boleh pergi dari sini dan tidak perlu lagi kembali." Sambung Moris seraya pergi meninggalkan Yurika begitu saja.


__ADS_2