MY PSYCHOPATH LOVE

MY PSYCHOPATH LOVE
Ep_21


__ADS_3

Mark dan Nelsy telah sampai di kediaman Mark sendiri..dia tak mau berjauhan dengan Nelsy dan juga anak nya.


Mark sudah mengurus pernikahan mereka di kantor catatan sipil terlebih dahulu..tentu itu atas persetujuan kedua orangtua Nelsy tanpa sepengetahuan Nichole.


Mark tak memiliki pilihan lain selain menjadikan Nelsy istri nya secara diam-diam..dia belum siap jika pernikahan nya di endus banyak orang malah akan semakin membahayakan keselamatan Nelsy dan orang-orang terdekat nya.


Jadi status mereka sekarang sudah resmi menjadi suami istri secara hukum dan negara..hanya tinggal melaksanakan resepsi saja.


"Welcome our home baby" ujar Mark menyambut Nelsy di rumah baru mereka.


Rumah itu tak jauh dari rumah Bastian..ya atas permintaan Bastian Mark membeli rumah yang jarak nya tidak terlalu jauh dari rumah nya.


Mark menurut saja demi kelancaran pernikahan mereka..hanya tinggal memberitahu pada Nichole soal pernikahan mereka.


Entah seperti apa reaksi Nichole nanti.


"Hanya 200 meter kita sudah sampai di rumah Daddy Mark..astaga" ujar Nelsy berdecak sambil menggelengkan kepala nya.


"Hey tanyakan saja pada Daddy..dia yang menyuruhku membeli rumah di dekat rumah nya" ujar Mark tak terima di salahkan.


"Ingat dia mertua mu" ucap Nelsy dan melenggang masuk.


"Baby don't leave me" Mark mengejar Nelsy yang sudah masuk kedalam rumah.


Nelsy melihat-lihat isi rumah baru mereka..dia suka dengan interior rumah ini..sesuai selera nya.


"Do you like it baby?" tanya Mark memeluk Nelsy.


"Ya..I like it so much" jawab Nelsy menyukai rumah baru mereka.


"Oh baby..bolehkah aku meminta jatahku sekarang.. aku sudah tidak sabar" ujar Mark mengiba.


"Astaga..kenapa kau jadi mesum?" tanya Nelsy heran.


"Sejak aku mengenalmu dan mencicipi mu aku menjadi tergila-gila akan dirimu" ujar Mark menjelaskan.


"Hahahaha..kau semakin mesum saja" tawa Nelsy membuat Mark semakin bergairrah.


"Baby bolehkan?" tanya Mark benar-benar sudah di ujung tanduk.


"Boleh asal tidak menyakiti baby" jawab Nelsy yang memang juga menginginkan nya.


"Thank you baby"

__ADS_1


Mark menggotong Nelsy masuk kedalam kamar mereka..rumah sudah dia kunci semua juga bel pintu sudah dia matikan agar kegiatan nya tidak di ganggu.


Mark benar-benar mempersiapkan segala nya dengan sangat baik..dia mau di pagi pertama mereka sebagai suami istri tidak di ganggu siapapun.


Pagi pertama bukan malam pertama.


#


#


"Bodoh..tidak ada satu pun di antara mereka yang berhasil menghabisi nya.. arghhhhhh brengsek"


Seorang pria yang tak benar-benar dalam kondisi baik tengah mengumpat pada orang suruhan nya karena tak ada yang berhasil satu pun menghabisi nyawa target nya.


Yang ada malah mereka yang berakhir di tangan incaran nya.


"Aku harus bertindak sendiri..aku tak bisa mengandalkan orang-orang bodoh itu" ujar nya bertekad untuk menghabisi orang yang dia incar sendiri tanpa bantuan orang lain.


Pria itu meninggalkan rumah nya enak bergegas menuju ke suatu tempat..dia akan membekali diri nya dengan persenjataan lengkap.


Dia menyewa sebuah anggota di dunia bawah dengan harapan agar bisa melenyapkan nyawa orang yang dia incar.


Sampailah dia di tempat tujuan.


Pria itu masuk kedalam sebuah tempat yang bisa di bilang sebagai markas..ya markas nya orang-orang jahat yang melenceng.


Benar-benar orang bodoh bukan.


"Selamat datang sahabat ku..ada gerangan apa kau datang ke sini?" seorang pria dengan luka bakar di sebagian wajah nya tersenyum senang kala melihat sahabat yang dulu menyelamatkan nya mendatangi tempat nya.


"Russell aku butuh bantuan mu" ujar pria itu mengutarakan niat nya.


"Katakan Reisvan jika aku bisa membantu mu maka akan aku lakukan" ujar Russell orang yang di datangi Reisvan.


"Aku butuh anak buah mu untuk menghabisi seorang psychopath gila yang sudah berani membuat adikku kehilangan semua jari tangan nya" ujar Reisvan menjelaskan garis besar nya.


"Apaaa..siapa dia katakan" ujar Russell terkejut mendengar pernyataan sahabat nya.


"Dia Mark Andrevis Ranvin.. Aku rasa kau juga mengenal nya bukan?" ujar Reisvan menyebutkan nama pelaku nya dengan senyum kecil di wajah nya.


"Apaaaa..sialan..jadi si iblis itu yang telah membuat adik mu kehilangan semua jari nya..biadab" ujar nya geram mendengar nama si pelaku yang ternyata orang yang sama.


"Ya kau benar..dia yang sudah berani membuat adikku begini..aku harap kau bisa membantu ku Russell" ujar Reisvan berharap.

__ADS_1


"Kau tenang saja..aku akan membantu mu..aku masih menyimpan dendam pada bedebah itu" ujar Russel menyala-nyala kala menyebutkan nama si biadab itu.


"Aku percaya padamu..ku harap kau bisa mendapatkan nyawa nya" ujar Reisvan.


#


#


Sementara itu setelah berolahraga atau melakukan malam pertama yang eh salah pagi pertama nya sebagai suami istri Mark dan Nelsy kelelahan hingga terlelap kembali.


Mari baru bangun setelah mendengar suara ponsel nya yang terus mengusik indera pendengaran nya.


"Ck mengganggu saja" Mark berdecak kesal karena tidur nya di ganggu.


Dia melihat Nelsy yang masih terlelap di pelukan nya..dia senang bisa merasakan hal ini dia tidak lagi bekerja keras sendirian.


"I love you baby..cups"


Mark turun dari ranjang dan mengambil ponsel nya untuk melihat siapa pelaku yang sudah mengganggu nya.


"Ck..dasar kakak ipar laknat..tidak bisakah dia membiarkan ku dan istri ku tenang barang sebentar saja..ah istri ck aku sudah menjadi suami.. hahhaha astaga aku senang sekali" uajr Mark melayang memikirkan status nya sebagai seorang suami.


Setelah membalas pesan dari kakak ipar nya Mark memilih mandi karena badan nya lengket akibat percintaan mereka tadi.


Ck mengingat percintaan tadi dia jadi terbayang-bayang wajah Nelsy yang.. awww.. sudah lah jangan di bahas.


Selesai dengan mandi nya dia melihat Nelsy sudah bangun namun masih dalam selimut


Mata Nelsy mengerjap kala melihat diri nya keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk untuk melilit pinggang nya.


"Hay baby..kau sudah bangun..mau mandi?" ujar Mark mendekat dan mencium kening Nelsy.


"Aku mau mandi tapi...." ujar Nelsy menjeda ucapan nya.


"Mandikan?" tebak Mark seakan tau isi otak istri nya.


"Hehe..aku ingin di maja-manja" ujar Nelsy.


"Baiklah..sebentar aku pakai celana dulu atau kau mau kita mandi bersama hm?" goda Mark membuat Nelsy merona.


"Ishhh cepat lah pakai celana mu sebelum aku menguliti nya" ujar Nelsy mengancam dengan wajah nya yang merona.


"Hahahaha..astaga baby kau menggemaskan sekali sih aku kan jadi ingin melahap mu lagi"

__ADS_1


...****************...


Maaf gaes Hari ini aku up 1 bab dulu ada kerjaan di real life maafkan πŸ™.


__ADS_2