MY PSYCHOPATH LOVE

MY PSYCHOPATH LOVE
Ep_28


__ADS_3

Tak terasa sudah 5 bulan bejalan setelah kejadian itu berlalu..setiap hari Mark dan yang lain nya tak gencar untuk mencari keberadaan Nelsy.


Mark sangat merindukan istri nya itu apalagi mengingat usia kandungan Nelsy yang kini sudah masuk 8 bulan..mengingat masa-masa kehamilan Nelsy yang semakin mendekati kelahiran itu Mark begitu sakit jika membayangkan bagaimana Nelsy menjalani kehidupan nya.


"Baby kau dimana sayang.. Aku merindukan mu baby.. berikan lah petunjuk agar aku bisa menemukan mu baby" ujar Mark lirih yang saat ini tengah berada di kamar nya.


Mark memeluk baju Nelsy yang masih tercium aroma tubuh nya..dia benar-benar merindukan istri kecil nya itu..dia merindukan Nelsy dan calon anak nya.


Hal yang sama pun di alami keluarga Nelsy yaitu Bastian, Nichole,dan Arny.


Bahkan Arny sampai sakit-sakitan memikirkan keberadaan anak nya itu..Rey dan yang lain nya masih berusaha mencari keberadaan Nelsy semampu mereka.


Semua daerah mereka susuri hingga daerah terpencil sekalipun.


Hari itu Mark melakukan pencarian sendirian ke suatu daerah yang belum dia kunjungi..entah kenapa perasaan nya menuntun dia agar ke daerah itu.


Mark turun dari mobil dan melihat sebuah swalayan yang tak jauh dari tempat nya berada..dia tak tau kenapa kaki nya seakan ingin memasuki swalayan itu.


Semalam Mark bermimpi bertemu dengan anak nya dan mengatakan bahwa dia merindukan nya..anak itu hanya mengatakan segera lah datang dan jemput kami.


Mark frustasi karena tak tau dimana dan kemana dia harus menjemput mereka sedangkan dia saja belum tau keberadaan nya saat ini.


Namun sekarang dia hanya bisa berharap semoga daerah yang dia kunjungi ada sebuah petunjuk untuk keberadaan istri nya.


Jantung Mark berdegup kencang saat dia semakin dekat dengan swalayan itu..seakan jantung nya telah menemukan keberadaan belahan jiwa nya.


Mark memasuki swalayan itu dan mengedarkan pandangan nya ke setiap arah..dia melihat seorang perempuan hamil besar tengah duduk di kursi meja kasir dengan posisi menyamping.


Sekilas dia hampir tak mengenali wanita itu..namun dia yakin bahwa wanita itu adalah wanita yang dia cari berbulan-bulan ini.


Deg....


Deg....


Deg....


Jantung Mark semakin berdegup saat wanita itu menatap ke arah nya dan terdiam lebih tepat nya terkejut dengan kehadiran nya.

__ADS_1


Mark saat ini tengah berada di depan meja kasir dan tatapan mereka saling bertemu.


Setetes air mata jatuh dari pelupuk mata wanita itu..Mark pun ikut menangis saat wanita itu menangis..wanita itu mengelus perut besar nya dengan isakan yang menyayat hati Mark.


Mark langsung berpindah menuju dimana wanita itu berada..Mark merengkuh tubuh gemetar wanita itu dan dia kecupi ujung kepala nya..dia rengkuh dengan erat tanpa melukai kandungan wanita itu.


"Baby..I miss you so much" ujar Mark pada wanita itu dengan isakan yang terdengar di telinga wanita itu.


Wanita itu yang tak lain adalah Nelsy terkejut saat Mark mengetahui penyamaran nya..segitu hapal nya kah Mark terhadap diri nya.


"Hu..hubby" panggil Nelsy lirih.


"Iya baby ini aku suami mu..I miss you baby..I so miss you so much" ujar Mark meyakinkan Nelsy bahwa dia tidak bermimpi.


"Hiks..hiks..huhuhuhu..hiks" Nelsy tak sanggup berkata-kata hanya bisa terisak memeluk balik Mark.


"It's ok baby..aku bersamamu..kau sudah aman..kita sudah aman baby..i miss you so much" mark mengutarakan semua isi hati nya.


"I miss you too by hiks..hiks" balas Nelsy yang juga sangat merindukan Mark.


"Stevani" panggil seseorang itu yang langsung menyadarkan kedua insan yang tengah di landa kerinduan.


Nelsy melepaskan pelukan nya dan menatap Prisilla dengan tatapan bahagia..dia lupa kalau di sana juga ada Prisilla.


"Stevani.. maksud nya?" ujar Mark membeo dan bertanya menatap Nelsy penuh tanya.


"Aku di sini di kenal dengan nama Stevani bukan Nelsy..maaf hubby" ujar Nelsy menjelaskan.


"Oh..it's ok baby..Kita pulang ya" ujar Mark meminta Nelsy untuk pulang.


Nelsy tampak diam dan memikirkan kembali ajakan Mark..dia memang merindukan keluarga nya tapi dia masih belum bisa memastikan apakah mereka sudah aman atau belum.


Nelsy menatap Mark dalam..dia menyelami tatapan kerinduan di mata suami nya ini..dia juga ingin pulang tapi tidak untuk saat ini.


"Bisakah kita di sini dulu hubby?" pinta Nelsy lirih.


"Why baby?" tanya Mark penasaran.

__ADS_1


"Aku..aku masih takut by..aku juga masih nyaman di sini" jawab Nelsy jujur.


Mark mencoba melihat kedalam mata Nelsy untuk mencari sesuatu yang dia rasa tidak beres tapi tak menemukan nya.


"Baik lah..kita di sini sampai kau mau melahirkan bagaimana?" Mark menyetujui namun memberi syarat.


"Baiklah" Nelsy cukup senang karena Mark masih memikirkan keinginan nya daripada ego nya sendiri.


Nelsy menatap Prisilla yang masih terdiam menyaksikan pembicara nya dengan Mark..kening Prisilla semakin berkerut lagi saat Nelsy mengatakan bahwa dia sangat merindukan sosok pria yang ada di depan nya.


"Ekhemm maaf Prisilla kenalkan dia suamiku Mark dan Mark kenalkan dia Prisilla temanku yang menemaniku selama di sini" ujar Nelsy saling mengenalkan.


"S..suami..mu?" tanya Prisilla sekali lagi dengan raut wajah terkejut.


"Iya Prisilla..bukan nya aku pernah mengatakan akan pulang saat suamiku sendiri yang menjemput ku?" ujar Nelsy meyakinkan Prisilla.


"Iya aku ingat bukan nya suami mu itu___tapi aku rasa dia sangat kaya Stevani dan dia juga tak terlihat seperti orang miskin seperti yang kau ceritakan dulu" ucap Prisilla sedikit mengingat kembali cerita Nelsy waktu itu.


"Hahaha maaf aku menipu mu karena aku sedang dalam pelarian waktu itu..ada keadaan yang tak bisa ku jelaskan padamu" ujar Nelsy menjelaskan sedikit.


"Oh..ok jadi apa kau mau kembali dengan suami mu itu Stevani?" tanya Prisilla masih memanggil Nelsy dengan sebutan Stevani.


"Hahaha iya Prisilla tapi nanti di saat aku hendak melahirkan dan ya aku bukan Stevani tapi Nelsy..maaf untuk semua nya" sesal Nelsy.


*


*


"Baby jadi kau tinggal di sini selama ini..sorry baby aku terlambat menemukan mu" ujar Mark saat mereka telah sampai di depan rumah kontrakan yang Nelsy sewa.


"Hey ini bukan kesalahan mu..ini keadaan hubby..Ayo masuk" ujar Nelsy membantah dan mengajak Mark masuk kedalam rumah sewa itu.


Mark mengikuti Nelsy kedalam rumah dia melihat isi rumah itu tak begitu buruk namun juga tak pantas di huni oleh istri nya tapi meski begitu tempat ini lah yang menjadi saksi Nelsy menjalani kehamilan nya saat tak ada diri nya di sisi nya.


"Apa kau yakin mau tinggal di sini dengan ku hingga anak kita lahir?" tanya Nelsy memastikan.


"Kau meragukan ku baby.. Aku akan buktikan bahwa aku bisa tinggal di sini asal bersama mu" jawab Mark.

__ADS_1


__ADS_2