
Grace part......
Flashback....
Saat Grace pingsan Willy dan Vallery sempat memeriksa keadaan Grace dan mereka begitu terkejut saat mengetahui bahwa anak gadis mereka mengalami perubahan pada bagian tubuh nya.
Willy menduga Grace mengalami trauma akan suatu hal yang pastinya membuat mental nya drop dan down..Vallery yang memang sudah melahirkan dua kali seperti menyadari sesuatu yang salah dengan tubuh putri nya.
Vallery melakukan suatu tes untuk mengetahui dugaan nya benar atau salah hingga dia terperangah kala mengetahui kebenaran nya.
Willy pun mulai mengecek tas dan kamar Grace untuk mencari sesuatu yang menguatkan dugaan mereka.
Setelah mencari kesana kemari akhirnya mereka menemukan botol obat anti depresi..mereka tak menyangka anak yang selalu mereka jaga malah mengalami hal buruk.
Parah nya lagi mereka tak tau karena Grace sangat terlihat baik di depan mereka namun kala di belakang mereka dia bagaikan orang yang kehilangan arah.
Obat anti depresi atau obat penenang selalu Grace konsumsi untuk menenangkan diri nya agar tak ketahuan oleh keluarga nya.
Willy memutus untuk membawa Grace ke rumah sakit untuk memastikan yang dia pikirkan benar adanya..Willy pun tak lupa mencari tau di rumah sakit yang ada di negara X jika sang anak melakukan hal gila lain.
Setelah jelas semua nya kini Grace hanya bisa pasrah dengan kondisi nya tanpa obat apapun..Grace berusaha melawan bayang-bayang malam naas itu tanpa bantuan obat hingga membuat nya benar-benar tersiksa.
Grace juga sudah menceritakan semua nya yang dia alami pada kedua orangtua nya..kecewa pasti tapi ini bukan serta merta kesalahan anak mereka dan orang itu ini murni karena pengaruh obat laknat yang sama-sama mereka konsumsi tanpa sengaja.
Willy sempat menampar Grace karena kecewa yang dia rasakan namun tak sampai sejauh itu dia menyakiti putri nya.. bagaimana pun juga putri nya tengah mengalami hal buruk dia harus bisa mengontrol emosi nya.
Willy memutuskan untuk kembali ke negara X lebih cepat dari jadwal nya..dia hanya mengatakan pada Rey ada urusan penting yang harus dia selesaikan dan Rey memahami nya hingga tak banyak tanya.
Sesampai nya Willy dan keluarga nya di negara X Willy meminta Grace jujur sejujur jujur nya pada mereka dan tak menyembunyikan apapun lagi.
__ADS_1
Dan kebenaran yang mereka terima begitu pahit dan menyesakkan dada ternyata mereka hampir memiliki cucu namun seperti nya tuhan belum mengijinkan nya karena tuhan kembali mengambil nya dari mereka.
Grace keguguran saat usia kandungan nya menginjak 4 minggu dan saat Grace hendak memberitahu pada orang itu ternyata Grace harus menelan kekecewaan yang begitu dalam..bayangkan di saat Grace berjuang mempertahankan janin yang tengah dia kandung dengan sekuat tenaga tapi ayah si janin malah asik-asikan bercumbu dengan kekasih nya.
Memang belum ada perasaan apapun namun hormon nya mempengaruhi mood dan perasaan nya hingga membuat diri nya begitu terpuruk dan akhirnya mengalami keguguran seperti ini.
Tak semudah itu bisa bangkit dan terlihat baik-baik saja di depan semua orang apalagi di depan orang itu ,sungguh Grace bukan lah wanita kuat yang mampu mengemban beban berat di kedua pundak nya.
Dia juga wanita yang ingin di cintai dan di perhatikan layak nya wanita pada umum nya.
Setelah kehilangan janin nya Grace berusaha tegar dan kuat memang dari cover nya grace tampak baik-baik saja tapi jiwa dan mental nya yang bermasalah.
Dia terpuruk,hancur,bahkan tak bersisa lagi..anak yang dia pertahankan harus gugur karena melihat pemandangan menjijikkan di depan mata nya..ingin sekali dia membunuh pria itu namun dia masih sadar bahwa dia tak bisa karena dia bukan pembunuh yang dengan mudah nya mengambil nyawa orang lain.
Grace masih melakukan pengobatan dan penyembuhan..kini Grace yang mereka kenal bukan lah Grace yang dulu..kini Grace lebih banyak diam kadang emosi kadang dia menangis sendiri kadang dia juga murung di kamar seharian.
Kondisi Grace membuat keluarga nya khawatir dan sedih apalagi Gerald dia ingin sekali mendatangi pria itu dan menghajar nya hingga sekarat.
"Sebaik nya kita jauhkan Kaka dari bajingan itu dad..aku ingin sekali menghabisi nya saat ini juga" ujar Gerald yang masih geram dengan pria brengsek itu.
"Baik lah besok kita berangkat ke negara B untuk waktu yang lama sampai kakak mu membaik" Willy memutuskan untuk membawa Grace dan keluarga kecil nya berlibur dengan jangka panjang di negara B tempat dia menimba ilmu.
Vallery hendak membawakan makanan ke kamar Grace bagaimana pun juga dia tak mau anak nya sakit lagi dia harus memaksa Grace makan meski sesuap dua suap setidak nya ada makanan yang masuk.
Tok....
Tok....
Tok....
__ADS_1
"Grace.. sayang buka pintu nya nak mommy bawa makanan untuk mu" panggil Vallery di depan pintu kamar Grace.
Lama tak ada jawaban Vallery memilih untuk membuka nya takut Grace berbuat yang tidak mereka inginkan karena mental nya masih belum membaik.
Ceklek.....
Vallery melihat ranjang Grace kosong.. mungkin di kamar mandi tunggu sebentar saja lah.
Vallery mendekati kamar mandi dan memanggil Grace dari luar pintu..hening..tak ada suara air atau apa pun yang terdengar.
"Sayang.. Grace..buka pintu nya nak..Grace.. Grace.. sayang buka nak" Vallery semakin khawatir dia memanggil suami nya dan anak lelaki nya.
"Daddyyyyy... Geraldddddd" teriak Vallery dari ambang pintu kamar Grace.
Gerald dan Willy langsung berlari ke atas menuju kamar Grace untuk melihat apa ada sesuatu yang terjadi.
Sesampai nya di kamar Grace mereka masuk dengan tergesa-gesa dan melihat Vallery tengah kenangis di depan pintu kamar mandi yang masih tertutup.
"Ada apa sayang?" tanya Willy sembari mengatur nafasnya.
"Ada apa mom?" tanya Gerald yang juga sama dengan Willy.
"Hiks.. Grace tidak keluar dari kamar mandi sejak tadi..tolong dobrak pintu nya hiks..mommy takut Grace kenapa-kenapa hiks" tangis Vallery semakin keras juga badan nya semakin gemetaran.
Gerald langsung mendobrak pintu kamar mandi milik Grace..saat pintu sudah terbuka Gerald masuk dan menemukan Grace tengah terbaring tak sadarkan diri dengan wajah yang sangat pucat.
"GRACEEEE SIALANNNN" teriak Gerald mendekati Grace dan mengangkat nya kemudian mereka bawa Grace ke rumah sakit.
Vallery sudah tak sadarkan diri sesaat setelah melihat tangan putri nya yang tergenang darah.
__ADS_1
Ibu mana yang kuat melihat anak nya seperti itu..tidak ada..kalau pun ada berarti dia sudah tidak memiliki hati nurani lagi.