
"Kenapa bisa seperti ini Mark..ada apa sebenarnya?" tanya Bastian yang baru datang setelah tau Nelsy sadar.
"Kami sempat berdebat kecil dad..karena aku tak mau membuat Nelsy takut akan kemarahan ku akhir nya aku ke kamar mandi untuk melampiaskan kemarahan ku tapi seperti nya Nelsy mendengar ku yang sedang marah dan mungkin dia mau menyusul ku tapi seperti nya dia sadar kaki nya tidak bisa di gerakan dan sakit hingga dia berteriak kesakitan.. Aku takut dia semakin parah dad" jelas Mark tanpa di tutup-tutupi.
"Huftt..jaga lah emosi mu Mark...dia masih trauma dengan kejadian itu..harus nya kau paham dengan keadaan nya bukan memaksa nya untuk menerima maafmu segera..jika kau yang ada di posisi Nelsy bagaimana tanggapan mu bukan kah akan sama reaksi yang kau berikan..pasangan mana yang tak sakit melihat pasangan kita menindih tubuh lain selain tubuh nya..jika itu kau mungkin saja kau sudah menghajar nya bahkan membunuh nya..lebih pahami dia Mark karena saat ini lah saat dimana kau buktikan ketulusan cinta mu pada anakku jika anakku sakit lagi karena mu maka aku orang pertama yang akan memisahkan kau dari Nelsy dan baby Grey..kau pahami itu" Bastian sedikit memberikan pencerahan dan pengertian agar Mark bisa lebih memahami keadaan Nelsy.
Mark pun terdiam dan memikirkan kembali ucapan sang mertua..benar Nelsy pasti butuh waktu untuk membuat kepercayaan nya kembali..benar juga jika dia yang melihat Nelsy tengah di tindih tubuh lain selain tubuh nya mungkin dia akan menyiksa kedua nya hingga mati.
Kenapa dia tak sampai ke sana dan malah langsung memaksa dan menuntut Nelsy untuk memaafkan nya..oh tuhan kenapa dia jadi semakin bodoh..pertama kedatangan orangtua palsu yang membuat dia mengabaikan Nelsy dan anak nya..kedua dia membiarkan jallang itu masuk kedalam kamar mandi di saat dia sedang pollos tak memakai apapun..ketiga dia tak langsung mengusir atau mengunci pintu kamar nya hingga menimbulkan kesempatan emas untuk jallang itu beraksi dan dia masuk dalam perangkap nya.
Mark kini semakin bertambah marah karena mengingat hal itu..lihat saja jallang itu dan kedua penipu yang sudah membuat nya lalai dan abai pada Nelsy dan baby Grey akan dia berikan balasan yang lebih dari Nelsy terima.
"Nichole apa kau sudah mengamankan ketiga bajingan itu?" tanah Mark dengan suara dingin nya menahan amarah.
"Sudah di markas kematian..kau bisa ke sana ayo" jawab Nichole berbinar seakan mendapatkan hadiah.
"Baiklah..dad,mom aku titip Nelsy untuk menghabisi mereka" kata Mark berpamitan dengan kedua mertua nya.
"Hati-hati..Nelsy akan aman bersama kami" balas Bastian.
Mark dan Nichole menuju markas kematian untuk melakukan prosesi eksekusi pada ketiga bajingan itu..baby Grey di rumah Rey karena tidak mungkin di tinggal berdua dengan suster nya.
Pencarian bukti keterlibatan seseorang pun masih berlanjut hingga kini dia sedikit menemukan titik terang untuk segera mengetahui si pelaku yang telah membuat Nelsy masuk rumah sakit hingga lumpuh meski semi permanen.
__ADS_1
Meski begitu tetap saja orang itu lah yang membuat Nelsy sakit dan celaka maka Mark tidak akan membiarkan orang itu tenang jika dia sudah marah..mengusik wanita nya sama saja mengusik diri nya.
Mark bukan lah tipe pria penyabar hanya bersama Nelsy dan anak nya lah dia akan memiliki sifat penyabar itu..selebih nya dia tidak memiliki belas kasih..kejam,memang kejam balasan yang harus mereka terima karena sepadan dengan penderitaan orang-orang terkasih nya.
Sampai lah mereka di markas kematian..Mark dan Nichole turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam markas itu dan di sambut beberapa anak buah Gian yang sudah di beritahu mengenai kedatangan mereka.
"Selamat malam tuan" ujar mereka serempak.
"Hm..aman?" balas kedua nya.
"Aman tuan..anda bisa langsung mengeksekusi nya..mari saya antar" ujar salah satu anak buah Gian yang paling di percaya.
Mereka menuju ruangan dimana ketiga bajingan itu berada.. para anak buah Gian di bebaskan untuk melakukan apapun pada ketiga tawanan nya namun jangan sampai mati karena Mark sendiri yang akan menghabisi mereka.
"Selamat datang tuan" sapa para penjaga tawanan.
"Baik tuan"
Anak buah Gian bergegas menuju kandang Wolfy dan Tiger untuk menjemput kucing dan anjing versi dewasa itu dan membawa nya pada tuan mereka untuk temu kangen.
Kenalin ini nama nya Wolfy anak Wolfy terdahulu bisa di sebut dia itu the Wolfy reborn.
__ADS_1
"Wolfy ayo keluar ada Daddy mu" ujar si penjaga pada Wolfy dan benar saja Wolfy langsung berdiri berjalan keluar dengan anggun cih.
Setelah Wolfy keluar kini saat nya Tiger untuk di jemput..anak buah Gian membuka kandang Tiger dan memanggil tiger yang masih asik duduk.
"Tiger come Daddy coming" ujar si penjaga pada Tiger dan seperti Wolfy sebelum nya Tiger pun sama langsung berdiri dan berjalan menuju keluar kandang.
Kenalin guys Tiger new reborn anak dari Tiger terdahulu yang selingkuh sama macam putih dan jadi lah si anak kaya gitu..gumush aku tuh.
Mereka menuju ruangan dimana Nichole dan Mark berada.. Wolfy dan Tiger hanya saling tatap dan berjalan layak nya model profesional..cih dasar lu pada sok keartisan.
"Tuan ini Wolfy dan Tiger" panggil si anak buah Gian menyerahkan dua hewan buas itu pada Nichole.
Nichole melihat kedatangan dua hewan kesayangan nya dan berjongkok untuk menyambut kedatangan mereka dan masuk dalam dekapan nya.
Mark hanya melihat saja tanpa ikut campur..dia juga sudah akrab dengan para hewan di keluarga Wilson..dia sendiri punya seekor macan kumbang,singa,dan beruang..jangan lupakan buaya di tempat penyiksaan milik nya ya.
"Oh boy's daddy merindukan kalian" kata Nichole sembari mengusap kepala dua hewan buas itu penuh sayang.
Nichole mengelus-elus bulu-bulu mereka dan membuat mereka merasa nyaman..Mark juga ikut mengelus nya dan membuat Wolfy berpindah pada Mark untuk di sayang-sayang kayak nya kekasih.
"Kau merindukanku..baiklah aku akan memuaskan rindu mu" ujar Mark mengusap-usap kepala dan leher Wolfy.
__ADS_1
Setelah puas temu kangen kini mereka kembali pada tujuan awal mereka yaitu mengeksekusi para tawanan nya..Mark memilih mengeksekusi si jallang yang sudah membuat dia dan Nelsy berselisih paham..sedangkan Nichole dia memilih si wanita tua yang membuat Mark mengabaikan keponakan dan aduk nya.
Untuk di pria tua itu Mark serahkan pada anak buah Gian untuk di eksekusi atau di penjara di kantor polisi saja karena si pria tua itu tidak terlalu ikut andil tidak seperti si wanita dan di jallang itu.