
"Ada yang ingin kau ceritakan pada mommy dan Daddy nak?" tanya Arny pada Nichole yang saat ini sudah duduk di samping mereka.
Hufftt...
Nichole menghela nafas nya panjang..dia terdiam sejenak untuk mengumpulkan keberanian agar dia bisa menceritakan hal ini pada kedua orangtua nya.
"Dia Sashya mom,dad..aku bertemu dia saat berada di negara M waktu pulang dari rumah sakit di hari Nelsy dan Mark menikah tanpa aku tau..saat aku berada di tempat parkir tiba-tiba dia berlari menuju ke arah ku dengan wajah ketakutan dan tubuh yang penuh luka..dia masuk kedalam mobil ku tanpa permisi di saat aku hendak mengusir nya tiba-tiba ada seorang pria yang seperti nya sedang mencari nya untuk di bawa ke suatu tempat atau mungkin di siksa..pria itu bertanya kepada ku apakah aku melihat seorang wanita lari ke arah tempat parkir dan aku seperti mencium sesuatu yang tidak baik hingga aku mengelak...
Setelah nya aku memilih meninggalkan rumah sakit dan hendak menurunkan nya di halte dekat rumah sakit yang pasti nya aman dari jangkauan nya..aku membuka pintu kursi penumpang dan menemukan gadis itu sudah tak sadarkan diri.. Aku memeriksa keadaan nya dan menemukan banyak luka di kaki dan tangan nya.. Aku yang memiliki adik seorang wanita dan ibu pasti tidak tega melihat nya enak aku berpikir bagaimana jika itu terjadi pada kalian pasti aku akan marah.. akhir nya aku membawa nya ke apartemen ku di sana dan meminta Alice menjaga nya kebetulan Alice kan juga seorang dokter jadi aku tidak perlu khawatir..saat aku tau bahwa dia wanita baik-baik aku memilih untuk menyembunyikan nya di apartemen agar tak ada yang mengetahui keberadaan nya..Alice selalu melaporkan perkembangan kondisi nya pada ku hingga aku tau ternyata mental nya mengalami gangguan karena tekanan dan desakan juga ketakutan yang setia saat menghantui nya..aku dan Alice memutuskan untuk merawat nya hingga sembuh dan beberapa bulan berlalu akhirnya dia bisa benar-benar sembuh....
Sejak saat itu aku tak lagi menampakkan diri di hadapan nya dan mungkin dia juga sudah lupa dengan ku..lalu saat kita kembali ke negara X aku pun tak luput memantau nya meski dari jauh..Alice juga selalu menemani nya dan bahkan mereka sudah seperti kakak dan adik hingga Alice mengajak nya ke sini untuk bersembunyi dari seseorang yang mengancam keselamatan nya.. Aku tak tau kenapa bisa sampai mereka mengalami hal ini bahkan Sashya mengorbankan diri nya untuk menyelamatkan Alice..aku akan mencari tau nya nanti jika sudah mengetahui keadaan Sashya..maaf mom,dad aku baru memberitahu kalian sekarang..aku butuh waktu untuk bisa menceritakan hal ini pada kalian" jelas Nichole menceritakan pertemuan nya dengan Sashya dari awal.
Bastian dan Arny terdiam..mereka sedang mencerna perkataan Nichole..tindakan Nichole bisa di bilang benar dan tepat namun tidak sepenuh nya..Merkea mengerti kondisi Nichole saat itu hingga memutuskan untuk menyembunyikan hal ini pada mereka.
Di sini Nichole hanya berniat membantu awal nya hingga lama berjalan tumbuh lah perasaan lain dalam hati nya..mereka belum pernah melihat Nichole yang seperti ini sebelum nya..mereka tau bahwa putra nya ini sedang jatuh cinta pada gadis yang bernama Sashya.
Mereka juga pernah muda dan mengalami hal serupa dengan putra nya jadi mereka memaklumi tindakan dan kekhawatiran Nichole..tidak ada yang salah dari perasaan nya.
"Sudah tidak apa-apa..lain kali jika ada sesuatu yang seperti ini beritahu kami agar kami bisa membantu mu dan kau tak terbebani dengan hal seperti ini lagi..kami akan selalu ada untuk kalian" pesan Arny mengingatkan agar selalu berbagi dengan orang sekitar.
__ADS_1
"Iya mom terimakasih..dan maafkan Nichole" balas Nichole dapat bernafas lega setidak nya orangtua nya tidak berfikir macam-macam.
Seperti nya pelajaran dari kejadian Rikasya sudah cukup membuat Arny dan Bastian berpikir lebih jauh lagi..ada untung nya juga di balik musibah tersimpan sebuah anugrah.
Pintu ruang operasi terbuka dan keluarlah seorang perawat menghampiri mereka dan bertanya dengan sedikit tergesa.
"Maaf keluarga pasien?" tanya si suster.
"Kami sus..apa yang terjadi apa dia baik-baik saja?" ujar Nichole menyahut dengan cepat.
"Pasien sedang membutuhkan darah saat ini dan kebetulan darah yang sama di sini sedang kosong..apa di antara kalian ada yang memiliki golongan darah yang sama dengan pasien?" jelas si suster.
"Apa golongan darah nya sus?" tanya Nichole cepat.
Nichole mengumpat karena darah nya tidak sama dengan Sashya..di saat dia tengah gundah gulana memikirkan nya Aldebar datang dan menyelamatkan mereka.
"Ambil darah saya sus.. darah saya B negative" ujar Aldebar datang dari lain arah.
"Baik silahkan ikut saya untuk memeriksa dan melakukan prosedur nya" ajak si suster menuju ke ruangan pemeriksaan.
__ADS_1
Aldebar mengangguk dan pamit pada Nichole, Bastian dan Arny..dia mengikuti suster untuk memeriksa golongan darah nya benar atau tidak..setelah di periksa ternyata benar sama dan segera di lakukan pendonoran karena Sashya membutuhkan darah itu secepat nya.
Skip......
"Kau harus baik-baik saja Sya..kau harus baik-baik saja" gumam Nichole tak henti-henti nya.
"Tenang lah Nich dia akan baik-baik saja" ujar Arny berusaha menenangkan putra nya.
"Tapi aku takut jika darah Al tidak cocok lalu bagaimana dengan Sashya mom?" ketakutan dan kegelisahan Nichole benar-benar tergambar jelas di wajah nya.
"Tenang lah boy..dia akan baik-baik saja..berdoa saja semoga Al memang memiliki darah yang sama dengan Sashya" Bastian pun turut menenangkan putra nya.
Nichole duduk karena ibu nya menarik nya agar duduk dan tak mondar-mandir tidak jelas di depan ruang operasi.
Beberapa saat kemudian si suster di susul oleh Aldebar mendekati mereka..si suster langsung pamit menyerahkan darah yang Aldebar donorkan tadi..Al duduk di samping Arny.
"Tenang lah dia akan baik-baik saja" ujar nya menata Nichole dengan wajah sedikit pucat.
"Darah kalian sama?" tanah Nichole tak bisa membendung rasa penasaran nya.
__ADS_1
"Iya.. Aku sudah memberikan 2 kantong darah ku untuk nya..anggap sebagai rasa terima kasihku karena sudah menyelamatkan Alice ku" jawab Aldebar mengangguk dan menjelaskan dengan suara lemah.
"Thank you Al..kau penyelamat kami" balas Nichole memeluk Aldebar.