MY PSYCHOPATH LOVE

MY PSYCHOPATH LOVE
Ep_52


__ADS_3

Keesokan harinya Mark sudah bersiap dengan pakaian santai nya..dia hanya akan menemani Nelsy ke rumah Rey juga akan mengungkap kebenaran yang akan membuat Herki terjatuh dari alam halu nya.



Daddy Mark..hot Daddy of the year 😘.


"Baby apa kau sudah siap?" tanya Mark dengan menelisik penampilan menggairahkan istri kecil nya.



Mommy Nelsy..the hot Mommy of the year 😘.


"Sudah by..bisa tolong gendong baby Grey dulu..seperti nya dia tidak betah terus berbaring" ujar Nelsy meminta tolong.


"Boleh.. Aku bawa ke bawah dulu ya..kau bersiap lah" titah Mark sambil membawa baby Grey turun.


Nelsy mengangguk dan tersenyum melihat betapa Mark sangat telaten bahkan tak mengeluh sedikitpun dengan kerewelan baby Grey..dia saja kadang suka naik turun emosi nya dan harus di redam dulu agar tak membludak.


"The best Daddy ever" ujar nya tersenyum lalu melanjutkan lagi kegiatan nya.


Di ruang keluarga tampak Mark tengah menggoda sang anak..dia sesekali ci luk ba dan menggelitik perut gempal anak nya.



"Hey kau mau kemana jagoan..mau ke rumah opa Rey ya..hahaha lucu sekali sih kamu"


Mark sangat telaten dalam mengurus dan menghadapi anak nya..dia sudah banyak belajar dari google kiat sukses menjadi ayah yang baik.


Mark hanya tak mau kalah dengan mertua nya yang bahkan bisa mengurus dua anak tanpa baby sitter jika tidak sibuk.


Dia kan tidak bekerja karena pekerjaan nya sudah di handle Martin dia hanya pengangguran kaya yang tidak akan pernah miskin dengan catatan tidak boros dan bisa memanfaatkan uang,meski tujuh turunan sekalipun harta Mark tidak akan habis.


Di saat Mark dan baby Grey tengah bermain di saat itu juga seorang pelayan menghampiri nya dan mengatakan bahwa ada tamu yang menunggu nya.

__ADS_1


Mark mengangguk dan menuju ruang tamu untuk melihat tamu nya..dia yakin tamu yang pelayan itu maksud adalah Herki yang seperti nya sudah tidak sabar untuk segera mendapatkan hadiah nya.


"Selamat pagi Mark..oh astaga apa dia anak mu..Hay tampan ini opa" sapa Herki menatap Mark dengan binar bahagia dan menatap wajah mungil versi Mark yang ada di gendong Mark.


Herki mendekati Mark dengan maksud ingin menggendong baby Grey namun dengan sigap suara dingin Mark menghentikan langkah nya.


"Jangan pernah kau sentuh anak ku atau tangan mu akan putus saat itu juga" ujar Mark memberikan ultimatum kepada Herki.


Herki kembali duduk dengan perasaan kesal namun juga takut karena sorot mata Mark tak bisa di tebak.


'Sialan harus nya aku menghabisi nya saat itu..lihat saja kau akan aku keruk hartamu sampai habis' batin nya menatap Mark dan baby Grey.


Baby Grey tak henti-henti nya mengoceh entah apa karena hanya dia yang tau.. sedangkan Mark dia hanya terkekeh melihat mulut kecil anak nya yang kadang terbuka kadang tertutup lagi.


Ingin dia cubit dan gigit tapi dia lebih takut di cubit dan di gigit Nelsy..sakit nya tiada dua.


Nelsy datang dengan penampilan nya yang woah..Mata Herki seketika terbuka lebar melihat daun muda yang sangat segar di depan mata nya.


Sorot mata nya menelisik tubuh Nelsy yang terlibat sekseh di mata nya juga seperti nya berisi dan empuk jika di tunggangi.


"By..apa sudah siap?" tanya Nelsy menatap Mark dan baby Grey.


"Sudah..oh baby kenalkan dia paman mu ayah Rikasya dan suami Garty sepupu dari ibu mu" ujar Mark mengenalkan Herki pada Nelsy tanpa ekspresi.


Nelsy hanya menatap datar pada pria sepantaran ayah nya dengan tatapan tak suka bahkan memusuhi.


Padahal dia baru pertama kali melihat nya tapi wajah pria itu seperti mengundang permusuhan terhadap Nelsy..jiwa bar-bar nya seketika ingin menghajar pria tua itu sampai koma.


"Ada perlu apa dia kesini by?" tanya Nelsy tak suka dengan kehadiran pria itu dan bertanya pada suami nya.


"Sudah nanti kau akan tau..ayo pergi..kau ikuti mobil kami" ajak Mark dengan lembut mengusap rambut Nelsy dan berubah dingin saat menatap si Herki.


"Baiklah" jawab Herki berusaha untuk tetap santai meski hati nya terbakar amarah.

__ADS_1


Mark, Nelsy dan baby Grey masuk kedalam mobil sementara Herki dia mengikuti mobil Mark dari belakang menggunakan mobil sewaan nya.


Demi ikut bersama Mark dia rela merogoh kocek nya untuk merental mobil hanya untuk kesana kemari juga hemat ongkos taxi.


Di dalam mobil Mark, tampak Nelsy tengah cemberut karena kesal sejak kehadiran si Herki yang membuat mood nya anjlok ingin menghajar nya.


Mark hanya tersenyum melihat kekesalan Nelsy..dia tidak mau berkata-kata karena bisa terkena imbas nya dia.


Nelsy kemudian meraih baby Grey dan dia ciumi pipi nya bertubi-tubi dan itu sukses membuat baby Grey menangis karena merasa tak nyaman dengan kelakuan mommy nya.


Oekk...


Oekk...


Oekk...


Mark hanya menggelengkan kepala nya melihat kelakuan Nelsy yang memang kadang suka sekali mengganggu baby Grey padahal jika diri nya yang mengganggu pasti sudah kena cubit atau pukul oleh Nelsy.


"Baby sudah kasihan jagoan..astaga" ujar Mark mengambil alih baby Grey yang sudah menangis karena ulah Nelsy.


Sedangkan Nelsy dia hanya tertawa melihat jagoan kecil nya menangis karena dia ganggu..lucu sekali sih.


"Maaf by..habis nya dia sangat menggemaskan..lihat lah pipi nya ya ampun.. Aku ingin menggigit nya by bolehkah?" ujar Nelsy memuji baby Grey namun juga ingin menggigit nya.


Mark melotot melihat Nelsy dengan nyalang..tatapan nya hanya mengisyaratkan bahwa..awas saja jika kau berani melakukan itu maka kau yang lebih dulu aku gigit baby.


Nelsy hanya nyengir kemudian meraih baby Grey untuk dia susui..kasihan jagoan nya menangis ck dasar kau Nelsy.


Selama dalam perjalanan Mark dan Nelsy hanya membahas mengenai tumbuh kembang baby Grey..mereka saling bertukar informasi mengenai kondisi baby Grey yang sudah sangat pesat kemajuan nya.


Baik Mark maupun Nelsy merek sama-sama sepakat akan berhenti asi ketika usia baby Grey memasuki satu tahun setengah atau sekena nya saja karena jujur mereka tak tega jika harus membiarkan baby Grey meminum sufor saja.


"Jadi bagaimana by apa sepakat atau biarkan saja baby Grey berhenti sendiri?" tanya Nelsy meminta pendapat akhir pembahasan mereka.

__ADS_1


"Huhh biarkan saja baby Grey berhenti sendiri baby..aku tidak tega jika harus memberi nya sufor rasa nya aku terlalu egois menjadi orang tua" jelas Mark mengungkap ketidak nyamanan nya.


__ADS_2