
"Ah iya kenalkan dia Basya dia lah yang telah merawat kami selama ini nak..setelah kejadian malam itu kami terhanyut di sungai dan di temukan oleh Basya..dia lah yang merawat kami hingga sembuh" jelas wanita itu bersamaan dengan air mata yang mengalir.
Mark tak tega melihat nya dari dulu jika ibu nya menangis Mark selalu tak tega melihat nya..dia memeluk nya dan memberikan kenyamanan serta kehangatan untuk ibu nya.
Dari arah tangga Nelsy dengan pakaian yang sudah rapih segera melangkah dengan baby Grey yang ada dalam dekapan nya..tampak lutut anak itu terdapat kain kasa serta Nelsy dengan mata yang sembab membuat Mark tak tega namun apa lah daya dia juga tak bisa membiarkan ibu nya menangis.
"Baby kau mau kemana?" tanya Mark masih memeluk ibu nya.
Nelsy tak menghiraukan nya..dia melewati mereka tanpa sepatah kata pun kemudian dari arah belakang tampak suster membawa sebuah koper besar dan menyusul Nelsy..hal itu membuat Mark panik..jangan sampai dia di tinggalkan Nelsy.
"Baby..hey tunggu sayang..baby.. Nelsyyyyy" ujar Mark memanggil Nelsy dengan sedikit meninggi kan suara nya.
Nelsy berhenti dan menoleh menatap tajam Mark penuh intimidasi..berani sekali dia meninggikan suara seperti itu.
"Kau membentak ku?" tamat Nelsy dengan kemarahan yang meluap-luap.
"Baby sorry..maaf baby aku hanya kehilangan fokus ku.. Aku menemukan orang tua ku lagi baby..mereka masih hidup.. Aku sangat bahagia____" belum selesai dia berucap Nelsy sudah lebih dulu memotong nya.
"Hingga melupakan keberadaan anak mu dan hampir membuat nya celaka begitu..seperti nya kau butuh waktu untuk memikirkan semua ini Mark..sorry lebih baik kita pisah ranjang dulu..pikirkan dan renungkan apa yang akan terjadi setelah ini..kau saking senangnya bertemu mereka bukan huhh..entah lah aku hanya tak habis pikir dengan diri mu Mark Andrevis Ranvin..kau berubah menjadi bodoh hingga melupakan anak mu sendiri" ujar Nelsy meluapkan kekesalan nya kemudian berjalan meninggalkan Mark yang masih mematung di tempat nya.
Nelsy memasuki mobil dan meninggalkan rumah Mark menuju rumah orangtua nya..tidak..dia akan tinggal di apartemen Nichole karena dia tak mau di temukan Mark..dia mau Mark sadar dengan sikap nya.
"Sus apa kau sudah mengambil rekaman pagi tadi juga kemarin?" tanya Nelsy pada suster baby Grey.
"Sudah nona..aman" jawab si suster mantap.
__ADS_1
"Bagus..aku hanya tak mau suami ku memutuskan hal yang salah..biarkan saja mereka berbuat seenaknya sendiri dengan menguasai suamiku aku akan membiarkan nya hingga semua bukti aku dapatkan" jelas Nelsy meski berat tapi dia yakin jika memang Mark masih mencintai nya dia tak akan terpengaruh apapun dan lebih mempercayai nya.
Sampailah mereka di apartemen Nichole.. Nelsy keluar dari mobil dan berjalan menuju unit dimana Nichole berada..dia sudah menghubungi Nichole sebelum nya.
Dia butuh seseorang untuk bisa mengerti akan diri nya..dia merasa ada sesuatu yang aneh dengan kemunculan yang begitu tiba-tiba dari orangtua Mark..setelah sekian lama nya tidak muncul tapi sekarang mereka muncul dengan masih menggunakan wajah yang sama setelah hampir 15 tahun tak bertemu.
Nelsy sedikit tau mengenai orangtua Mark..dia akan menunggu sikap suami nya apakah suami nya bisa menyadari keganjilan dari kemunculan mereka atau akan mengikuti ucapan mereka..jika iya maka Nelsy iklas melepaskan Mark meski berat tapi dia tak mau bersama orang yang tak memiliki pendirian.
Ting...
Tong...
Nelsy menekan bel pintu apartemen Nichole..tak berapa lama kemudian Nichole membukakan pintu dan menyambut kedatangan Nelsy beserta baby Grey dan si suster.
Apartemen Nichole memilki 3 kamar..1 kamar Nichole,satu lagi kamar tamu,dan satu lagi kamar bibi atau art..suster membereskan barang-barang baby Grey lalu setelah nya dia memanaskan asi dan menyeterilkan peralatan baby Grey.
Sementara Nelsy dia tengah berada di kamar tamu karena baby Grey sudah tidur..di kamar tamu juga ada box bayi dan itu baru Nichole beli saat seminggu yang lalu takut-takut jika Nelsy menginap.
"Ada apa hm..apa kau bertengkar dengan nya?" tanya Nichole seakan tau ada yang tidak beres.
"Hiks..hiks.. Aku kecewa dengan nya ka hiks..dia..dia melupakan keberadaan kami setelah bertemu orangtuanya lagi hiks..bahkan tadi pagi dia membiarkan baby Grey merangkak menuju pot bunga mawar dan hampir saja baby Grey meraih tangkai mawar itu jika aku tidak segera datang..hiks aku kecewa dengan nya ka.. Aku benar-benar kecewa huhuhuhu" jelas Nelsy.
"Bahkan dia tak melihat keadaan kami dan memilih untuk menemani orangtua nya..apa segitu tidak penting nya kami bagi nya setelah menemukan apa yang selama ini dia tidak temukan bahkan dia anggap tiada.. Aku bukan tidak senang dengan kehadiran mereka tapi aku hanya merasa ganjil dengan kemunculan mereka yang tiba-tiba seperti ini..jika memang kami masih berjodoh aku akan menunggu nya tapi jika memang kami cukup sampai di sini maka aku rela dan akan mengiklaskan nya..aku tau ini akan berat tapi aku akan mencoba nya demi anak ku" tambah Nelsy masih dalam pelukan Nichole.
Nichole tampak menahan amarah nya setelah mendengar cerita dari Nelsy..dia akan menyelidiki masalah ini..dia tak mau adik nya sedih karena pria bajingan tak punya pendirian seperti Mark itu.
__ADS_1
Lihat saja jika sampai dia menyakiti Nelsy maka tangan nya sendiri yang akan memisahkan mereka..dia janji akan melindungi adik nya dan keponakan nya.
#
#
"Kenapa tidak di angkat baby..sorry baby maafkan aku..angkatlah baby" Mark saat ini tengah khawatir karena Nelsy tak mengangkat panggilan dari nya.
Dari luar kamar nya tampak berdiri seorang wanita yang di bawa orangtua Mark tengah menatap Mark dengan tatapan mata tak terbaca.
Tok...tok..tok...
"Mark..boleh aku masuk?" tanya Basya dari luar pintu kamar Mark.
"Jangan pernah kau injakan kaki mu ke sini atau kau akan menyesal" ancam Mark dengan suara dingin nya menatap tajam Basya yang sedikit ketakutan.
"O..oh maaf" kata Basya tak jadi masuk.
"Ada apa?" tanya Mark masih dengan sikap dingin nya.
"Emm aku hanya khawatir dengan mu..apa kau sudah sarapan..aku di suruh bibi untuk memanggil mu ke meja makan" jelas Basya.
"Aku makan di luar pergilah" jawab Mark singkat.
"Mark..kau tak mau menemani mommy nak..sebentar saja temani mommy..mommy begitu merindukan mu nak.. istri dan anak mu pasti akan aman bersama mertua mu..mommy mohon nak" pinta si wanita itu dengan wajah penuh harap.
__ADS_1