MY PSYCHOPATH LOVE

MY PSYCHOPATH LOVE
Ep_65


__ADS_3

Mark semakin panik saat mobil Nelsy mengeluarkan asap dari kap mobil bagian belakang Nelsy..dia kalut melihat pemandangan di depan nya.


Mark benar-benar merutuki diri nya sendiri yang begitu bodoh nya hingga lalai dalam menjaga diri nya..efek obat itu sudah tidak dia rasakan saat melihat Nelsy yang mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi.


Jantung nya seakan berhenti saat Nelsy bahkan berbelok tajam di tikungan tanpa perduli keselamatan nya..Mark semakin mendekat hingga jarak mereka sekitar 100 meter.


Di saat Mark tengah berusaha menyusul mobil Nelsy di saat itu juga lah sebuah mobil Van hitam berbelok dengan tiba-tiba di depan mobil Nelsy hingga membuat Nelsy membelokkan mobilnya ke arah lain dan berujung menabrak pembatas jalan di tepi jalan itu.


Cekittttt.....


BRAKKKKKK.....


"NOOOOOO..baby..no" Mark berteriak dan keluar dari mobil berlari menuju mobil Nelsy yang ringsek.


Sungguh kesalahan nya jika Nelsy sampai kenapa-kenapa..dia bersalah pada istri dan anaknya..dia bersalah pada mereka.


Mark melihat Nelsy sudah tak sadarkan diri di dalam kursi kemudi dengan kepala menyandar pada kemudi dan darah yang berceceran di wajah Nelsy.


Sakit...sakit sekali rasanya melihat kekasih hati tak berdaya seperti itu..ingin dia membunuh diri nya sendiri tapi nasi sudah menjadi bubur. yang sudah terjadi tidak bisa kembali normal lagi.


Mark mengambil dongkrak di bagasi mobil nya kemudian berlari dan berusaha memecahkan kaca jendela mobil Nelsy..Mark masih berusaha karena mobil yang Nelsy gunakan tahan banting..dia tidak bisa sembarangan memecahkan kaca nya karena kaca itu begitu tebal dan sedikit membuat Mark kesusahan.


Setelah berhasil memecahkan kaca jendela mobil itu Mark membuka kunci pintu mobil nya dan mengeluarkan Nelsy karena asap sudah mulai memerah tanda mobil itu sebentar lagi meledak.


Mark membawa Nelsy masuk kedalam mobil nya dan mendudukkan nya di kursi samping kemudi lalu melesak meninggalkan tempat kejadian menuju rumah sakit.


Tak lupa dia menghubungi Nichole karena dia malu jika harus menghubungi mertua nya juga pasti mereka akan syok jika mendengar hal ini.

__ADS_1


Sepanjang jalan Mark tak henti nya menangis menyesali perbuatan nya yang sudah salah langkah hingga membuat Nelsy salah paham dengan yang dia lihat.


Jika bisa di ulang maka dia lebih memilih mengikuti sang istri daripada menemani orangtua nya..ah iya dia begitu buta setelah lama tak bertemu dengan mereka..saking bahagia nya dia bertemu mereka hingga melupakan anak istri nya.


'Mati saja kau Mark..bodoh..bodoh.. bodoh' umpat Mark dalam hati pada diri nya sendiri.


Mark sampai di rumah sakit dia segera mengangkat Nelsy dan membaringkan tubuh nya di brankar pasien.. Mark mendorong brankar Nelsy menuju ruang operasi.


Mark duduk di depan ruang operasi seraya menunggu dokter selesai dengan pertolongan pada Nelsy.


Setelah menunggu sekitar 10 menitan Nichole telah sampai di rumah sakit itu dan bergegas menuju ruang operasi dimana adik nya tengah mendapatkan penanganan.


Sungguh bagai kan tersambar petir dia setelah mendengar kabar Nelsy kecelakaan..apa yang terjadi pada adik nya sehingga Nelsy bisa mengalami kecelakaan seperti ini.


Banyak pertanyaan yang bersarang di otak nya namun dia tahan sampai kondisi Nelsy membaik..baby Grey dia titip kan di rumah orangtua nya karena tidak mungkin bagi nya meninggalkan baby Grey sendirian dengan pengasuh nya saja.


Sampai lah Nichole di tempat dimana Nelsy mendapat penanganan..dia melihat Mark yang sedang duduk di kursi depan ruang operasi..dia menghampiri Mark dan langsung mencengkram erat leher baju Mark.


Mark terdiam tak tau harus bagaimana..dia tidak bisa membayangkan jika dia di pisah kan dari istri dan anak nya..tidak dia tidak mau.


"Nanti saja..pleaseee" ujar Mark butuh waktu untuk bisa menceritakan semua nya.


#


#


"Bangun kau..dasar bodoh..apa saja yang kau lakukan hah..tidak berguna hanya menggoda nya saja kau tidak berhasil..ck percuma aku mengajak mu ke sini sia-sia..keluar kau dari sini dasar tidak berguna" teriak seorang wanita yang sudah tak lagi muda yang tengah memaki gadis muda yang gagal dalam misi nya.

__ADS_1


"Bibi maaf..uhukkk..uhukkk..dia seperti iblis..aku bahkan tidak di beri kesempatan untuk melakukan apapun..dia mencekik ku saat aku mulai mendekati nya..bahkan aku hampir mati" jawab si gadis itu dengan kesal.


"Kau yang tidak becus..aku tidak mau tau kau harus bersama dengan Mark..aku tidak akan membiarkan Mark bersanding dengan wanita itu meski mereka sudah memiliki anak sekali pun aku tidak akan sudi" kata si wanita itu dengan api ketidak ikhlasan.


Kini mereka hanya tinggal menunggu Mark kembali dan mereka akan menuntut pertanggung jawaban dari Mark..mereka harus bisa menjerat Mark agar tujuan mereka tercapai.


#


#


"Bas perasaan ku tidak enak..kenapa aku jadi kepikiran Nelsy ya" uajr Arny mengutarakan perasaan tidak enak nya.


"Tenang lah Nelsy kan sedang di rumah Mark..dia akan baik-baik saja bersama dengan suami nya" Bastian hanya mampu menenangkan sang istri yang benar di landa perasaan tidak tenang.


Tiba-tiba terdengar suara tangisan baby Grey yang memekik di telinga mereka..Arny dan Bastian langsung menuju kamar cucu mereka..tampak lah baby Grey tengah menangis entah kenapa.


Si suster tengah memanaskan asi nya agar baby Grey bisa lebih tenang namun sampai asi siap pun baby Grey tidak mau tenang malah semakin kencang tangis nya.


Mereka kebingungan karena baru pertama kali nya baby Grey seperti ini..biasa nya tidak pernah seperti ini..ada apa sebenar nya.


Sementara itu di rumah sakit tampak Nichole dan Mark masih duduk dengan ketegangan yang begitu terasa.


Dokter keluar dari ruang operasi dengan menghela nafas nya berat..setelah membuka masker penutup mulut dan hidung nya kini si dokter menghampiri keluarga pasien nya.


"Keluarga pasien?" tanya si dokter.


"Saya suami nya dok.. bagaimana keadaan nya?" tanya Mark tidak sabar.

__ADS_1


"Huhhh.. kondisi nya tidak terlalu baik tuan..bagian paling parah terdapat di kaki pasien..kaki kanan pasien patah dan tempurung kaki kiri pasien retak hingga menyebabkan pasien cacat atau lebih tepat nya lumpuh semi permanen..tadi sempat mengalami kebocoran pada kepala pasien namun kami berhasil menangani nya..pasien kini masih kritis berdoa saja semoga pasien segera sadar..kalau begitu saya permisi dulu tuan-tuan sekalian" jelas si dokter mengenai keadaan Nelsy.


Mark dan Nichole hanya bisa mengangguk dan menatap ruangan dimana Nelsy masih mendapatkan penanganan.


__ADS_2