
Tak terasa kehamilan Nelsy sudah memasuki bulan ke 3 itu arti nya Mark harus benar-benar menjaga nya dengan penuh cinta.
Mark tak meninggalkan Nelsy barang sebentar saja meski ke toilet dia tetap akan ikut karena takut jika Nelsy terpeleset atau apalah di kamar mandi.
Suami posesif.
Bahkan sebelum ke kamar mandi Mark sudah mengeringkan lantai kamar mandi nya dulu agar Nelsy tidak sampai terpeleset karena lantai nya basah atau licin akibat sabun mungkin.
Mark begitu menjaga kehamilan Nelsy..hari ini Mark akan pergi ke negara X untuk mengurus sesuatu yang pasti nya untuk masa depan Nelsy juga keluarga kecil nya.
Selama berumah tangga Mark benar-benar berperan sebagai suami yang sayang istri bukan takut istri..dia akan menuruti semua keinginan Nelsy tapi masih di batas wajar ya.
Bahkan ngidam Nelsy selalu Mark turuti..Mark tidak membiarkan anak nya ngiler..dia masih teringat kata-kata Nelsy.
"Baby aku berangkat dulu ya..kau dengan Daddy dan keluarga mu dulu ya ingat jangan kemanapun jika tidak dengan seseorang yang ada di keluarga mu..baby Daddy berangkat dulu ya sayang..Daddy nggak akan lama ko..cups..Jangan nakal" ujar Mark memberi petuah dan sedikit wejangan agar Nelsy tak seenak nya sendiri.
"Iya hubby.. hati-hati jangan lama-lama di sana" karena Nelsy menurut.
"Pasti baby..aku hanya 2 saja di sana..mom,dad, Nichole titip Nelsy..aku berangkat baby..cups" pamit Mark pada semua nya setelah memberikan kecupan bahkan llumatan dalam pada bibir Nelsy.
Mark memasuki mobil nya dan menuju bandara pribadi keluarga Wilson untuk menaiki pesawat nya.. helikopter nya dia tinggal karena akan lebih nyaman memakai pesawat saja.
Mark berangkat di dampingi oleh anak buah Gian atas suruhan Bastian..dia tidak mau sampai Mark kenapa-kenapa..hanya berjaga-jaga jika terjadi sesuatu yang tak di inginkan.
Mark tidak masalah itu malah semakin menambah keamanan nya selama dalam perjalanan.
Pesawat Mark sudah lepas landas mengudara..Mark hanya berharap semoga Nelsy dan calon anak nya baik-baik saja selama dia tidak ada.
Di saat Mark sudah terbang menuju negara X di saat itu juga para musuh nya sudah bersiap melakukan rencana nya untuk membuat Mark hancur.
Ya hari ini dimana Mark akan kembali ke negara X mereka justru memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan kartu as Mark.
Mereka sudah tau hubungan Nelsy dan Mark..mereka akan menggunakan Nelsy untuk membuat Mark hancur sehancur-hancur nya.
__ADS_1
#
#
"Sebaik nya kita sarapan dulu..kau juga Nelsy ingat ada baby" saran Bastian menyuruh keluarga nya sarapan dulu.
"Iya dad" Nelsy patuh namun saat dia hendak menyentuh makanan nya jastru perut nya bergejolak.
Tak tahan lagi akhirnya Nelsy memilih ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya..sementara Nelsy ke kamar mandi yang ada di kamar nya Bastian dan yang lainnya memilih sarapan.
Nelsy sudah ijin hanya makan buah saja karena dia benar-benar tidak kuat dengan bau masakan nya.
Setelah berada di kamar Nelsy memakan buah-buahan yang sudah Mark siapkan sebelum berangkat ke negara X.
"Kami merindukanmu Daddy..hiks" ujar Nelsy menangis sambil memakan potongan buah apel.
Di ruang makan tampak mereka telah selesai dengan sarapan nya..tidak ada pelayan karena pelayan sudah berada di paviliun belakang rumah Bastian.
Hanya ada anggota keluarga nya saja yang berada di rumah utama..penjaga berada di depan untuk berjaga-jaga takut terjadi sesuatu.
Bastian panik begitu juga dengan Nichole namun tak lama setelah Arny pingsan di susul Bastian dan Nichole yang juga sama kondisi nya.
Mulut mereka berbusa wajah mereka pucat..tampak dari dapur seorang pelayan tersenyum melihat keadaan mereka.
"Rencana berhasil" ujar nya menekan tombol di earphone yang di pasang di telinga nya namun tertutup oleh rambut.
"Baik tuan"
Pelayan itu meninggalkan rumah itu dengan berdalih membeli keperluan wanita di minimarket yang tak jauh dari rumah.
Tanpa curiga penjaga keamanan memberikan ijin untuk pelayan itu ke minimarket.
Pelayan itu tersenyum penuh kemenangan setelah mendapat ijin dari penjaga gerbang itu..dia langsung bergegas menuju minimarket untuk mengganti pakaian nya.
__ADS_1
Sementara itu tampak dari dalam rumah terdengar suara jeritan dan teriakan dari Nelsy..sontak teriakan itu membuat penjaga gerbang langsung berlari tergopoh-gopoh untuk melihat keadaan.
"Astaga nona..ya tuhan ada apa ini?" tanya penjaga gerbang itu khawatir.
"Pak tolong bawa mereka ke rumah sakit hiks..mommy, Daddy,kakak..hiks" uajr Nelsy sambil menangis.
"Baik non..sebaik nya anda di rumah saja karena kehamilan anda" ujar penjaga gerbang itu meminta Nelsy agar di rumah saja demi kehamilan nya agar tetap aman.
"Baiklah" Nelsy menurut dia melihat keluarga nya di gotong menuju rumah sakit.
Nelsy hanya bisa menangisi keluarga nya..dia takut sangat takut jika mereka kenapa-kenapa.
"Mark..hiks..aku takut huhuhu" batin Nelsy merindukan Mark.
*
*
Setelah kepergian penjaga itu tampak rumah sepi hanya ada beberapa pengawal saja untuk menjaga dan berhati-hati terhadap sesuatu.
Tak lama setelah kepergian mereka kini tampak 3 mobil Van berhenti di depan rumah Bastian..tampak penghuni nya keluar dan langsung memborbardir pengawal hingga berlinangan darah di sepanjang halaman rumah.
Nelsy yang mendengar suara tembakan terkejut..dia mengintip dari balik jendela ya tuhan ada apa lagi ini.
Salah satu pengawal menghampiri Nelsy dan menyuruh Nelsy untuk meninggalkan rumah karena mereka hanya mengincar nya.
Nelsy tentu saja terkejut..dia memikirkan kondisi anak nya.. akhir nya di bantu pengawal itu Nelsy melarikan diri dari rumah lewat jalan rahasia.
Rumah Bastian di ledakkan karena tidak menemukan yang mereka cari..jumlah pengawal Bastian terlalu sedikit hingga akhir nya mereka tewas semua.
Para pelayan pun tak luput dari tembakan dan peledakan rumah itu..sungguh benar-benar tidak mempunyai hati.
Setelah tak menemukan yang mereka cari mereka menuju rumah sakit untuk menghabisi ketiga keluarga Nelsy namun sayang ternyata mereka sudah di pindahkan entah ke rumah sakit mana hanya pengawal Mark yang tau.
__ADS_1
Para pengawal itu rela berkorban nyawa demi melindungi tuan nya..banyak pengawal Mark yang meninggal akibat tembakan dan tusukan pisau dari para penjahat itu.
"Cari dimana pun mereka berada..habisi jika sudah ketemu" teriak salah seorang dari penjahat itu.