
Nichole part......
Pagi hari itu ketika Nelsy dan Mark meninggalkan nya di rumah sakit Nichole juga meninggalkan rumah sakit namun sayang saat dia hendak menuju parkiran tampak seorang wanita tengah berlari dengan baju yang sudah compang camping.
Wanita itu dengan berani nya masuk kedalam mobil Nichole dan dia bersembunyi di jok belakang agar tak ketahuan oleh seseorang yang tengah mengejar nya.
Nichole tampak hendak menegurnya namun dia urung kan niat nya saat melihat seorang pria yang terlihat sedang marah mencari kasana kemari.
"Tuan permisi maaf apa anda melihat seorang wanita yang berlari ke sini dengan pakaian yang sobek-sobek?" tanya pria itu
"Tidak" setelah mengatakan nya Nichole masuk kedalam mobil dan melajukan mobil nya dengan segera.
Pria tadi mengumpat saat mendengar jawaban Nichole tapi di lihat dari reaksi nya seperti nya memang dia tidak tau.
Pria itu melanjutkan lagi langkah nya mencari wanita itu dengan amarah yang memuncak.
Di rasa sudah jauh Nichole menghentikan mobil nya tepat di halte bus yang lumayan jauh dari rumah sakit dan dia yakini tak akan bisa di ketahui oleh pria tadi.
Nichole turun dan membuka pintu mobil bagian belakang nya dan menemukan wanita itu telah tak sadarkan diri dengan penampilan nya yang...ughh sudah lah kasihan sekali.
"Hey..bangun..hey apa kau benar-benar pingsan" ujar Nichole menggoyang kan kaki wanita itu yang penuh luka.
"Astaga kenapa bisa kau memiliki luka sebanyak ini di kaki mu" batin Nichole menatap serius luka-luka di kaki wanita itu.
Ada luka baru dan luka lama..seperti nya luka itu tidak pernah di obati dan di biarkan saja hingga mengering dan sembuh sendiri.
Dia jadi kasihan melihat kondisi wanita itu dan membawa nya ke apartemen nya yang kebetulan tak jauh dari rumah orangtua nya.
Saat sudah sampai di apartemen nya Nichole membawa wanita itu kedalam apartemen nya.
Dia membaringkan wanita itu di kamar satu nya..setelah nya dia menghubungi dokter keluarga nya untuk memeriksa kondisi wanita itu.
__ADS_1
Nichole juga tampak menggantikan pakaian wanita itu dan tercengang melihat betapa banyak nya bekas luka di tubuh wanita itu..hati nya terenyuh melihat betapa banyak nya bekas luka dan memar di tubuh seorang wanita.
"Ya tuhan..siapa yang melakukan hal ini pada mu..astaga biadab sekali manusia itu" ujar Nichole geram.
Dia juga memiliki adik seorang wanita juga dan dia membayangkan jika itu menimpa adik nya..astaga masih ada saja manusia biadab di dunia ini.
Selesai menggantikan pakaian wanita itu kini Nichole meninggalkan kamar itu dan menuju ruang tamu..dia duduk sambil menunggu dokter keluarga nya datang.
Tak berselang lama kemudian dokter tiba dan langsung Nichole suruh untuk memeriksa kondisi wanita itu.
Setelah selesai dokter pun menjelaskan bahwa wanita itu dalam keadaan baik-baik saja hanya saja mental nya yang tak baik-baik saja.. kemungkinan wanita itu mendapatkan tekanan yang besar dari seseorang hingga membuat nya begitu ketakutan.
Nichole berterimakasih dan mengantar si dokter ke luar dari apartemen nya..dia kembali ke kamar wanita itu dan menatap si wanita dengan tatapan tak terbaca.
#
#
"Kau temani dia di sini aku tak bisa karena bisa saja aku langsung di nikahkan oleh orangtua ku jika mereka tau aku membawa seorang wanita ke apartemen" ujar Nichole meminta bantuan pada Alice anak Deril yang bekerja sebagai dokter.
"Ck kau itu bisa tidak membantuku sebentar saja..aku akan bilang pada tunangan mu nanti" ujar Nichole mencoba membujuk Alice.
"Sialan kau..huhh baiklah hanya sampai dia merasa aman" ujar Alice menyetujui.
"Kau itu dokter dan kau lebih tau mengenai keadaan nya..baiklah aku pulang dulu" pamit Nichole setelah mengacak rambut Alice dan membuat Alice kesal bukan main.
Nichole memilih pulang karena hari sudah semakin siang dia tidak tau bahwa ponsel nya mati karena kehabisan baterai.
Sesampai nya di rumah dia menuju kamar nya dan membersihkan diri..dia tak mau sampai orangtua nya tau diri nya dalam keadaan kucel.
Setelah segar kembali Nichole mencari keberadaan adik nya karena dia khawatir jika adik nya itu membutuhkan sesuatu.
__ADS_1
"Nelsy.. Nelsy where are you" panggil Nichole saat masuk kedalam kamar Nelsy dan tak menemukan keberadaan Nelsy.
Dia heran seharus nya Nelsy sudah sampai di rumah sejak tadi pagi tapi ini sudah siang dan kemana Nelsy dan kenapa sampai sekarang belum juga kembali.
Apa di bawa orangtua nya..hmmm mungkin saja itu jadi biarkan saja.
Nichole memilih memantau perkembangan kondisi wanita yang dia bawa ke apartemen nya melalui kamera pengawas di apartemen nya terutama di kamar yang dimana Wanita itu berada.
Nichole juga berkirim pesan dengan Alice dan menanyakan kabar wanita itu serta menyuruh Alice untuk mencarikan obat terbaik untuk menghilangkan bekas luka di tubuh wanita itu.
Jujur dia sebagai laki-laki merasa kasihan melihat kondisi nya yang seperti itu..andai itu terjadi pada Nelsy dia pun akan sangat marah bahkan mungkin menghabisi orang nya.
Setelah puas berkirim pesan dan memantau kondisi wanita itu kini Nichole menghubungi ponsel Nelsy namun tak ada jawaban.
Dia mencoba menghubungi orangtua nya namun sama saja tak ada jawaban dan terakhir dia menghubungi si brengsek Mark namun hanya di balas singkat dan dia begitu kesal.
"Sialan si brengsek itu..awas saja nanti kau" ujar Nichole kesal melihat balasan dari Mark.
Nichole mengembalikan ponsel nya dan dia duduk di ranjang nya.. setengah jam kemudian ponsel nya sudah penuh dan dia bawa ke ruang keluarga untuk menemui orang tua nya karena dia mendengar suara sang mommy.
Setelah tau kebenaran nya Nichole tentu saja kesal dan jengkel namun ini juga salah nya yang tak tau ponsel nya mati.
Nasi sudah menjadi bubur mau di rubah jadi nasi lagi mana bisa.
Nichole kembali ke kamar setelah selesai mengobrol dengan sang Daddy karena dia merencanakan sesuatu untuk membalas Mark adik ipar nya itu.
Cih..adik ipar..kenapa dia geli mendengar sebutan itu.
Kalau di lihat dari usia nya Mark, seperti nya seusia dengan Gio..astaga itu arti nya lebih tepat dia yang adik ipar nya dari pada diri nya yang sebagai kakak ipar nya.
Geli sekali dia membayangkan di panggil kakak ipar oleh Mark.
__ADS_1
Oh tuhan takdir apalagi yang tengah mempermainkan nya.
"Menyebalkan sekali sih takdir ku" ujar Nichole menggerutu kesal.