MY PSYCHOPATH LOVE

MY PSYCHOPATH LOVE
Ep_22


__ADS_3

"Ishhh cepat lah pakai celana mu sebelum aku menguliti nya" ujar Nelsy mengancam dengan wajah nya yang merona.


"Hahahaha..astaga baby kau menggemaskan sekali sih aku kan jadi ingin melahap mu lagi" Mark menggoda Nelsy yang tengah tersipu.


"Ck..sudah lah sana pakai celana mu dan antar aku ke kamar mandi aku sudah gerah" titah Nelsy ketus menghilangkan kegugupan nya.


Mark pun hanya terkekeh dan memakai celana nya..setelah nya Mark mengangkat Nelsy dan membawa nya ke kamar mandi.


Mark memandikan Nelsy dengan hati-hati..dia tak mau melukai atau menyakiti Nelsy..setelah selesai Mark memakaikan handuk dan menggendong Nelsy lagi ke kamar mereka dan mendudukkan nya di ranjang.


Sementara Nelsy duduk Mark mengambilkan pakaian untuk Nelsy..Mark sudah menyiapkan semua kebutuhan Nelsy sebelum membeli rumah itu.


Benar-benar suami idaman.


"Baby kau mau makan apa hm?" tanya Mark setelah selesai memakaikan dress hamil pada Nelsy.


"Aku ingin kau memasak untuk ku..ini baby yang minta" ujar Nelsy mengutarakan keinginan nya.


"Masakan ku..tapi aku tidak bisa memasak baby.. bagaimana kalau kita beli saja hm?" jelas Mark yang memang tak bisa memasak.


"Tapi aku hanya ingin makan masakan mu" ujar Nelsy lirih sambil menunduk.


Mark tentu saja tidak tega melihat Nelsy seperti itu..ok baiklah Mark mengalah saja demi bumil mu..apapun rasa nya yang penting buatan mu.


"Baiklah baby..aku akan memasak tapi jangan sedih lagi hm?" ujar Mark menyerah dan menuruti keinginan bumil.


"Oke" jawab Nelsy berbinar.


Mark tersenyum dan membawa Nelsy ke dapur kemudian dia mendudukkan Nelsy di kursi meja minibar dekat dapur.


Dia tak mau Nelsy menginjak dapur karena bagi nya dapur adalah medan perang bagi bumil.


Seperti nya para pria di keluarga Wilson sangat takut pada dapur jika istri nya tengah hamil..benar begitu pemirsa.


Mark mulai membuat makanan yang dia tau..jujur dia bukan tipe pria yang bisa memasak..dia hanya bisa menyiksa dan memutilasi korban nya.


Setelah beberapa menit berlalu kini Mark telah selesai memasak..jangan tanya kan bagaimana keadaan dapur ya karena yang pasti dapur itu sangat mengenaskan di tangan Mark.

__ADS_1


RIP for Dapur.


"Baby ini sudah selesai..jangan kecewa jika rasa nya tidak enak" Mark menyerahkan sepiring nasi goreng pada Nelsy.


"Terima kasih Daddy" ujar Nelsy berterimakasih kepada Mark.


"Sama-sama baby..makan lah" jawab Mark mengelus surai Nelsy.


Nelsy pun memakan makanan yang Mark buat..dia tak bereaksi apapun dia makan dengan lahap tanda bahwa dia menyukai masakan Mark.


Mark tentu saja heran..dia penasaran dengan rasa nya tapi Nelsy bahkan tak menunjukkan tanda-tanda ingin mengomentari rasa makanan nya.


Hanya saja dari sikap Nelsy seperti nya dia menyukai nya apa itu arti nya dia berhasil.


Mark ikut mencicipi makanan yang dia buat..suapan pertama sudah dia semburkan lagi dan dia mengambil minuman dan minum dengan cepat untuk menetralisir rasa asin nya.


"Baby apa kau tak keasinan dengan makanan ini?" tanya Mark masih melet-melet membuang rasa asin nya.


"Tidak..ini enak hubby..kau payah..seperti nya lidah mu yang bermasalah" ujar Nelsy menjawab pertanyaan Mark.


*


*


"Kita bisa melakukan rencana kita besok Reisvan..kau bersiap lah kita akan menyerang nya di saat dia lengah dan tentu bukan dia yang harus kita incar melainkan orang terdekat nya atau mungkin kekasih nya" jelas Russell mengenai rencana nya.


"Baiklah aku percaya padamu sobat" ujar Reisvan mempercayai sahabat nya itu.


Mereka sudah mempersiapkan segala sesuatu nya..rencana mereka adalah menyelidiki siapa saja orang terdekat Mark agar rencana mereka lebih mudah dalam membuat Mark hancur.


Lihat saja hasil nya apakah kubu Reisvan dan Russell yang akan menang atau kah kubu Mark yang akan menang..hanya mereka yang patut menjadi pemenang yang akan berhasil dalam mempertahankan diri.


*


*


"Dad sebenar nya Nelsy kemana..si brengsek itu tadi pagi membawa Nelsy aku kira dia membawa nya pulang tapi ternyata sampai saat ini Nelsy belum juga pulang..ck aku menyesal mempercayai nya" ujar Nichole kesal karena Nelsy belum juga di kembalikan oleh Mark.

__ADS_1


"Sudah lah boy..dia sudah pulang" ujar Arny menjelaskan.


"Pulang..kemana mom..Nelsy bahkan tak ada di rumah sejak pagi tadi" ujar Nichole heran.


"Dia sudah di rumah suami nya Mark" jelas Bastian sedikit malas.


"Apaaaa?" Nichole tentu saja terkejut mendengar kata-kata Daddy nya.


Suami..astaga apakah orang tua nya sedang bercanda..apakah ini April mop..gila..ini gila..hahaha dia sedang di kerjai seperti nya.


"Kalian bercanda kan?" tanya Nichole dengan tatapan menyelidik.


"Ini serius..mereka sudah menikah tadi pagi setelah pulang dari rumah sakit..kau saja yang di hubungi tidak bisa jadi tidak tau apa yang terjadi..kemana saja kau tadi hah?" ujar Arny menjelaskan bahwa Nelsy sudah menikah tadi pagi dan menanyakan keberadaan Nichole sejak pagi tadi sepulang dari rumah sakit.


"Aku..em..aku ada urusan sebentar tadi mom..tapi kan kalian bisa mengirimkan pesan pada ku" ujar Nichole berkilah.


"Lihat saja ponsel mu" uajr Bastian mendengus.


Nichole benar-benar melihat ponsel nya dan menemukan banyak nya pesan singkat yang Daddy dan mommy nya kirimkan..astaga sialan dia yang salah.


"Sorry mom..aku ada insiden kecil tadi" ujar Nichole meminta maaf.


"Cih insiden apa yang membuat mu sibuk hah.. pacaran,memang kau punya pacar..sudah lah kau terima saja pernikahan adik mu oh ya rumah mereka hanya 200 meter dari rumah kita" ujar Arny menatap Nichole dengan tatapan mengejek.


"200 meter dari rumah ini..di mana?" tanya Nichole penasaran.


"Besok saja..jangan ganggu pengantin baru awas kau berusaha mencari tahu..dan kau pak tua awas jika kau mencari masalah.. tidurlah di luar selama 1 tahun dan no jatah selama 1 tahun juga" ancaman Arny membuat Bastian dan Nichole merinding.


Arny meninggalkan ruang keluarga dan menuju kamar nya..dia lelah setelah seharian mengurus pernikahan Nelsy dan Mark.


Setidak nya dia sudah lega anak nya berada di tangan pria yang benar-benar menyayangi anak nya.


"Semoga kebahagiaan selalu mengiringi kalian anak-anak ku" batin Arny berharap yang terbaik untuk anak-anak nya.


Sementara di ruang keluarga tampak Nichole dan Bastian tengah membicarakan entah tentang apa karena hanya mereka yang tau.


"Aku akan melakukan yang terbaik dad..aku tak ingin Nelsy sedih lagi" ujar Nichole bertekad.

__ADS_1


__ADS_2