
Malam pun tiba setelah makan malam kini Nelsy dan Mark hendak pamit menuju rumah mereka sendiri.
Demi menjauhkan hal-hal yang tak baik di samping itu juga menjauhkan Nelsy dari orang-orang jahat yang mungkin masih ada di luaran sana.
"Mom,dad kita pulang dulu.. besok-besok kita ke sini lagi" pamit Nelsy memeluk ibu dan ayah nya.
"Kenapa nggak nginap aja sih sayang..Mark bujuk Nelsy dong" uajr Arny tak rela di tinggal Nelsy lagi dan meminta Mark untuk membujuk Nelsy.
"Sorry mom aku tak berani" jawaban Mark membuat Arny mencebik kesal dan hanya bisa pasrah karena keinginan bumil tidak bisa di cegah.
"Kalian hati-hati..Mark jaga Nelsy dan calon cucu ku" pesan Bastian penuh ancaman pada Mark.
"Tenang dad..mereka akan aman bersama ku" jawaban Mark membuat Bastian mencebik kesal karena merasa geli.
Dan mereka pun pamit pulang..sementara itu Rika tampak menatap Mark dengan tatapan mendamba..dia tidak rela harus di tinggal pergi.
'Sebentar lagi kau akan menjadi milikku Mark..aku akan merebut mu dari gadis bodoh itu' batin nya diam-diam menginginkan Mark.
Rika kembali ke kamar nya dan mulai mengatur rencana untuk mendapatkan hati Mark.
Dia akan berperan layak nya sepupu yang ingin dekat dengan sepupu nya Nelsy..dia akan melakukan pendekatan perlahan agar tak terlalu kentara.
Langkah pertama dia harus mendapatkan alamat rumah Mark dan Nelsy..langkah itu harus dia lakukan dan hanya bibi nya yang bisa mengatakan nya karena hanya bibi nya yang bisa dia ajak bicara.
"Aku akan mencari tau alamat rumah kalian..sabar Rika kau pasti bisa mendapatkan nya kau lebih cantik dan lebih seksi dari sepupu mu itu..kau lebih dari segala nya di bandingkan dia" ujar nya bergumam menatap pantulan diri nya di cermin.
Rikasya masuk kedalaman kamar mandi dan melepaskan semua kain yang menempel di tubuh nya..perlahan dia ambil sebuah alat yang membantu nya untuk memuaskan haseerat nya yang kian menggebu sejak melihat Mark.
Sebuah dill do menyerupai pen iss dia ambil dan dia nyalakan kemudian dia dekatkan pada lembah inkubator milik nya.
"Aahh Mark emhh" desyahan mulai keluar dari mulut nya dan dia mulai membayangkan tengah bercinta dengan Mark suami Nelsy.
__ADS_1
"Ouhhh Mark..aah kau uhh" Rika terus meracau saat alat itu semakin menggaruk inkubator milik nya.
Kayak nya udah gatel banget ya neng.
Skip.......
"Baby tidur lah kau pasti lelah kan..mau di pijit?" ujar Mark menyuruh Nelsy tidur dan menawarkan jasa pijit.
"No by..temani aku saja" jawaban Nelsy membuat Mark tersenyum senang dan langsung merengkuh Nelsy dengan penuh kehangatan.
Mereka tidur menjemput mimpi bersama dengan saling memeluk berbagi kehangatan tubuh satu sama lain.
Pagi pun tiba..Mark dan Nelsy sudah bangun sejak pukul 8 pagi tadi..mereka jalan pagi sebentar tentu atas saran dokter juga yang mengatakan mendekati persalinan harus banyak gerak agar membantu si janin nya.
Meski pun Mark tak paham dengan ucapan si dokter tapi dia tetap melakukan saran dari si dokter..dia selalu mendampingi Nelsy kemanapun.
Suami siaga dia.
Tanpa mereka sadari saat mereka di kamar untuk mandi tampak di ruang tamu sudah duduk dengan manis seseorang yang datang dengan alasan mengantarkan sarapan tengah menanti kedatangan Mark.
Selang beberapa menit kemudian Mark turun untuk menyiapkan makanan untuk Nelsy..dia tak mau pelayan yang menyiapkan makanan Nelsy bukan apa itu karena dia hanya akan percaya jika makanan itu buatan nya dan terjamin aman.
Saat turun Mark melihat Rika yang tengah duduk di ruang tamu..cih mau apa dia ke mari.
"Mark..selamat pagi" sapa Rika pada Mark dengan gaya elegan.
Mark tak menjawab dia hanya melengos tak menganggap nya ada..dia tak mau mood nya hancur dan akan mempengaruhi rasa makanan Nelsy.
Rika bangkit dan berjalan menuju dapur mengikuti Mark..dia tatap seluruh tubuh Mark dari belakang..tampak seksih dan seperti nya itu nya besar dan panjang..dia pasti akan puas.
"Mark kau mau membuat apa..tadi bibi menitip makanan untuk Nelsy katanya ini makanan kesukaan Nelsy..apa Nelsy belum bangun..ck seharus nya istri lah yang melayani suami nya bukan malah sebalik nya" ujar Rika bermaksud menjelekkan Nelsy secara halus.
__ADS_1
Mark yang memang tak suka ada yang menjelekkan Nelsy langsung berhenti dan menatap tajam Rika dengan menodongkan pisau dapur di wajah Rika.
"Jika kau masih bicara lagi maka pisau ini akan merobek mulut mu bitchh" ujar Mark dingin.
Rika terkejut melihat aksi Mark yang tak dia ketahui..baiklah seperti nya dia terlalu cepat mengambil langkah.
"Oke baik lah maaf jika perkataan ku kurang nyaman" ujar nya mundur karena dia tak mau menjadi sasaran pisau itu.
Mark berbalik dan mulai mengambil beberapa bahan untuk dia masak..dia tak mempedulikan keberadaan Rika yang masih menatap nya di depan dapur.
Dia hanya fokus pada makanan yang tengah dia buat..dia mau setelah Nelsy turun makanan nya sudah siap.
Anggap dia hantu saja Mark yang ada tapi tak terlihat.
Tak berapa lama kemudian makanan telah siap..Mark membuat nasi goreng spesial untuk sarapan mereka..dia hidangkan makanan itu di atas piring dan dia letakkan di atas meja kemudian dia tinggal sebentar untuk memanggil Nelsy.
Rika tampak menatap nasi goreng itu..dia tidak rela Nelsy mendapat perhatian lebih sedangkan dia..dia di acuhkan.
Dengan licik Rika mengambil garam dan dia tuangkan pada nasi goreng di piring yang dia yakini adalah piring untuk Nelsy.
Dia tersenyum melihat nasi goreng itu dan mulai meninggalkan dapur untuk duduk di ruang tamu lagi.
"Selamat menikmati sarapan mu sepupu ku" ujar nya berlalu menuju ruang tamu.
*
*
"Baby sarapan sudah siap..ayo makan dulu kasihan baby loh" ujar Mark mengajak Nelsy sarapan.
"Kau masak apa by?" tanya Nelsy sambil menggandeng tangan Mark meninggalkan kamar mereka.
__ADS_1
"Aku masak nasi goreng baby..seperti nya aku sedang ingin makan nasi goreng hingga aku membuat nya sendiri" ujar Mark mengutarakan isi otak nya.
"Apa kau mengidam..haha astaga aku tak mengidam tapi seperti nya baby mau Daddy nya yang merasakan kenikmatan mengidam" ujar Nelsy tertawa saat sudah sampai di lantai bawah.