MY PSYCHOPATH LOVE

MY PSYCHOPATH LOVE
Ep_51


__ADS_3

"Siapa kau?" tanya Mark dengan sorot mata tajam nya menatap pria paruh baya di hadapan nya.


Setelah mengetahui ada tamu yang tidak sopan di rumah nya Mark kesal karena baru kali ini dia mendapati tamu tidak tau sopan santun apalagi tamu itu adalah orang yang sudah tua seperti mertua nya.


Mark dan pria paruh baya sepantaran mertua nya itu duduk saling berhadapan..Mark tak membawa Nelsy karena dia tak mau orang lain melihat kecantikan alami istri nya.


Biarkan dia yang menghadapi orang tak tau sopan santun itu sendiri..jika dia akan marah tidak perlu takut Nelsy tau karena Nelsy tidak akan turun dan hanya akan mengurus anak mereka saja.


"Apa benar kau Mark Andrevis Ranvin?" tanya si pria sepantaran Bastian itu dengan tatapan menyelidik.


Mark semakin menajamkan tatapan nya kala pria itu bertanya siapa dirinya..seperti nya umpan yang dia pasang telah berhasil mendapatkan ikan.


Mark tersenyum smirk saat menyadari siapa pria di hadapan nya ini..benar dugaan nya jika pria ini adalah orang yang sudah menyuruh para bedebah itu membawa sang mertua.


"Ya itu aku" jawab Mark jujur tanpa bermaksud menutup-nutupi kebenaran nya.


"Hahaha syukur lah aku tak salah rumah.. bagaimana kabar mu nak..apa kau tak mau menyambut paman mu.. perkenalkan aku adalah Herki suami dari Garty sepupu ibu mertua mu Arny ..kita adalah keluarga" ujar si pria tua yang mengaku sebagai paman nya.


Menggelikan sekali sih.


Mark hanya diam tanpa ekspresi..dia tidak memperdulikan ucapan pria itu..dia hanya fokus untuk menguliti pria di hadapan nya dengan segudang kelicikan di otak tua nya.


"Benarkah kita keluarga..lalu kenapa kau menyuruh orang untuk menculik mertuaku?" tanya Mark dengan masih tanpa ekspresi.


"Hahaha itu hanya bercanda nak.. paman tidak sejahat itu untuk menculik nya..hahaha jangan anggap serius kejadian kemarin" ujar si Herki menganggap kejadian kemarin adalah sebuah candaan.

__ADS_1


Konyol sekali otak tua nya itu.


Mark semakin tajam dan dingin dalam menatap wajah tua si bajingan satu ini..ingin dia habisi sekarang juga tapi dia tak mau mengotori rumah nya dengan darah kadaluarsa pria itu.


"Jadi kau menganggap kejadian kemarin adalah candaan semata..benar begitu?" tanya Mark dengan suara dingin dan datar nya sambil menusukkan tatapan nya pada Herki.


Herki sempat merinding melihat tajam nya tatapan Mark terhadap nya..ayo Herki putar otak licik mu untuk memperdaya menantu Bastian itu.


"Maafkan paman nak..paman sebenar nya sangat membutuhkan bantuan mertua mu..paman tak tau harus kemana lagi mencari bantuan hingga paman melakukan perbuatan itu..paman menyesal sudah jahat dengan mertua mu,paman sangat menyesal nak..maafkan paman" ujar si Herki mengiba agar Mark percaya dengan muslihat nya.


"Memang masalah apa yang membuatmu melakukan hal itu?" tanya Mark masih tak mengubah intonasi suara nya.


"Paman terlilit hutang dengan seorang rentenir karena istri paman..dia berhutang banyak untuk kehidupan mewah nya.. paman tak tau harus bagaimana.. sebenar nya ada warisan dari orangtua istri paman tapi.. tapi keluarga mertuamu menguasai semua nya dan kami terpaksa harus berhutang dan bekerja keras demi memenuhi kebutuhan kami..jika saja mertuamu memberikan harta itu pasti kami tidak akan sampai terlilit hutang sebanyak ini hingga Rikasya dan Garty melakukan hal sejahat itu..paman tak tau harus bagaimana nak" jelas Herki membuat cerita agar Mark percaya dan mau memberikan nya uang atau malah bekerjasama dengan nya untuk mengambil harta keluarga Richard itu.


Mark hanya mendengarkan tanpa menjawab atau apalah itu..dia cukup muak mendengar bualan mulut tua nya.


Mark hanya heran dengan para manusia ini..harta siapa yang mereka perebutkan.. sesungguh nya harta itu adalah milik istri dari Rey paman Nelsy..kenapa mereka sibuk-sibuk meributkan bahkan memperebutkan nya.


Harta itu hanya akan menjadi milik cucu resmi tuan Jonathan yaitu Gio, Gia, Gian,dan Genie beserta anak-anak mereka.


Sedangkan mertua nya ya tuhan mertua nya bahkan tak memiliki hubungan darah dengan Laura karena Bastian lahir dari hasil hubungan gelap ibu Bastian dengan pria yang tak lain adalah kekasih nya.


Sedangkan untuk tuan Jordan atau adik Jonathan tidak memiliki anak dari ibu Bastian..lalu darimana harta itu beralih pada Bastian..tidak akan sebelum Laura menorehkan tanda tangan nya di surat wasiat untuk membagi harta peninggalan orangtua nya pada Bastian.


Bukankah itu konyol..harta yang tak ada sangkut paut nya dengan keluarga Bastian malah menjadi bahan perebutan si manusia tak tau diri.. Garty...ya tuhan dia siapa nya tuan Jonathan.

__ADS_1


Adakah yang bisa menjabarkan masalah harta ini..pusing author.


"Apa anda tau jika Bastian mertuaku bukan lah saudara sedarah dari nyonya Laura anak tuan Jonathan dan nyonya Mariana?" tanya Mark masih tanpa ekspresi.


"A..apa..apa yang kau katakan nak..jelas-jelas Bastian adalah sepupu nyonya Laura..kau tak tau akan hal itu?" tanya Herki karena merasa menemukan fakta lain namun dia tak akan percaya dengan mudah nya.


"Besok kemari lah lagi aku akan membawa mu ke suatu tempat yang kau inginkan..pergilah" ujar Mark dingin mengusir Herki tanpa belas kasih meski sudah malam sekalipun.


'Sialan anak ini..awas saja kau jika aku sudah mendapatkan harta itu maka kau adalah orang pertama yang akan aku lenyapkan..sialan' batin Herki mengumpat Mark dan merencanakan sesuatu untuk Mark jika dia berhasil nanti nya.


"Baiklah paman pulang dulu..besok aku akan kemari lagi sesuai yang kau katakan" balas Herki tersenyum meski dalam hati mengumpat pada Mark.


Mark tak menjawab dia hanya menatap tanpa ekspresi Herki yang berlalu menghilang di balik pintu rumah nya.


Mark kembali ke kamar nya..dia sudah mengatur semua yang ingin dia lakukan terhadap pria tua itu..besok dia akan membawa pria tua itu ke kediaman Rey agar dia bisa mendapatkan kebenaran dari kehaluan nya itu.


"Baby..apa kau sudah tidur?" tanya Mark yang kini sudah masuk ke dalam kamar mereka.


"Belum by..siapa tadi?" jawab Nelsy bertanya mengenai tamu nya tadi.


"Orang halu baby..sudah lah besok kita akan ke rumah uncle Rey dan Aunty Laura kau mau?" ujar Mark menyarankan rencana besok.


"Boleh..tapi dengan baby Grey kan?" tanya Nelsy khawatir.


"Jelas dengan jagoan kita baby aku mana tega meninggalkan nya sendirian di rumah meski ada baby sitter..tenang saja kit akan pergi bersama-sama" jelas Mark agar Nelsy tak khawatir.

__ADS_1


"Baik lah..by aku ingin" ujar Nelsy membuat Mark melotot tak percaya karena dia seakan mendapatkan rejeki nomplok.


Istri nya meminta duluan sangat jarang dia pasti akan luar biasa nanti.


__ADS_2