
"Baby apa sudah bisa?" tanya Mark ambigu.
"Bisa.. maksud nya?" tanya Nelsy bingung dengan pertanyaan Mark.
"Apa sudah bisa menghajar mu lagi baby..aku sudah tidak tahan" ujarnya sambil meringsek pada leher Nelsy.
"Astaga kenapa tidak bilang yang jelas sih..sudah bisa by tapi tetap pelan-pelan" Nelsy gemas dengan Mark yang seperti anak kecil.
"Benar kah..baik lah sesuai keinginan mu baby" jawab Mark dengan sumringah dan langsung menyergap bibir manis yang selalu membuat nya melayang.
Mark mellumat bibir Nelsy hingga dia puas..dia benar-benar seperti seorang yang kelaparan dan tidak makan selama berhari-hari.
Sangat rakus dan tidak sabaran.
Tangan nakal nya sudah mencari-cari mainan favorit nya..tangan itu bahkan sudah melepaskan pengait pembungkus mainan nya.
Kissing berpindah ke lleher yang menurut nya menggoda iman..mullus dan tanpa celah.
Sangat indah.
Mark kini mulai menghajar istri nya yang sudah hampir dua bulan ini tak bisa dia jamah.. akhirnya penantian nya terbayar lunas dan kini dia bisa kembali menikmati surga dunia yang membuat nya di mabuk kepayang.
"Ouhhh baby..aahh"
Mark meracau tak jelas kala dia bisa merasakan lagi kenikmatan yang sesungguh nya dari berumah tangga.
Mark semakin mempercepat kinerja tubuh inti nya yang kini tengah menghajar Nelsy..Mark menusuk Nelsy semakin dalam saat dia merasakan sensasi yang sangat menggigit pada ujung gerakan nya.
Semakin cepat hingga sampai lah dia pada akhir permainan yang membuat seluruh keringat nya keluar dan membasahi tubuh kedua nya.
"I love you Nelsy aahh"
__ADS_1
Mark dan Nelsy mengatur nafas nya yang memburu.. permainan kali ini seperti di awal pertama kali Mark merenggut kehormatan Nelsy..sempit dan menggigit.
"Kau luar biasa baby.. Aku selalu puas akan milik mu" ujar Mark merengkuh tubuh Nelsy yang berada di samping nya.
"Hm..aku lelah by" balas Nelsy.
"Tidur lah..biar anak-anak tidur di kamar mereka karena malam ini kau milikku baby" ujar Mark membelai wajah Nelsy dengan lembut.
Nelsy yang tak memiliki tenaga lagi hanya bisa mengedipkan mata nya sebagai jawaban kemudian terlelap dalam pelukan Mark.
Mark juga terlelap memeluk Nelsy.. akhirnya setelah lama berpuasa kini dia bisa menikmati madu manis bersama istri nya itu..dia senang dan mood nya semakin naik.
#
#
"Sialan.. sia-sia aku menikahi nya bila tidak mendapatkan apapun.. Aku harus mencari solusi dari masalah ku..pasti dia memiliki bagian dari harta kekayaan keluarga nya..aku harus bisa mendapatkan harta itu dari keluarga Richard..ya aku harus bisa mendapatkan nya" ujar seorang pria paruh baya yang kini tengah bersembunyi karena dia tak mau menjadi buronan dari mantan istri nya yang sudah mati atau entah lah bagaimana nasib nya.
Dia selama ini selalu hidup enak dengan uang warisan orangtua istri nya tapi lama kelamaan uang itu habis dan dia tidak mau hidup susah.
Dia mengirim anak nya Rikasya untuk melakukan sesuatu tapi sayang anak itu gagal karena kebodohan nya dengan tidak bermain cantik malah teledor dan akhirnya dia dan istri nya di ciduk.
Nasib nya tak tau apa sudah mati atau masih dalam tempat penyiksaan..dia tidak perduli yang dia tau harta yang harus nya menjadi milik istri nya harus dia dapat kan.
#
#
Sebuah rencana sudah tersusun di otak licik seseorang demi mendapatkan harta yang tak ada sangkut pautnya dengan diri nya maupun keluarga nya.
Haserat memiliki harta yang jumlah nya tak terhitung membuat nya berpikir dangkal..rela melakukan apapun asalkan harta itu bisa dia dapatkan.
__ADS_1
Menyusun sebuah rencana demi kepentingan pribadi memang sudah jauh-jauh hari dia pikirkan..dan kini hanya menunggu waktu yang tepat untuk menjalankan rencana yang telah dia buat.
Namun ada kala nya rencana nya tidak lah sesuai dengan ekspektasi nya..banyak yang merencanakan hal jahat namun berakhir dengan tragis di tangan sasaran nya.
Takdir hanya bisa kita jalani dan tidak bisa kita rubah karena itu sudah menjadi garis hidup kita..apapun itu sebaik-baiknya harta orang lain akan lebih nikmat jika kita dapatkan dengan keringat kita.
Di kediaman Rey......
Keesokan hari nya Nelsy dan yang lain nya sudah bersiap untuk melakukan penerbangan ke negara X..ya sebulan yang lalu mereka telah merencanakan kepulangan mereka ke negara X..hanya untuk berjaga-jaga agar tidak terjadi apa-apa.
Rey dan Bastian bekerja sama dengan para anak muda dalam mengamankan keluarga..mereka memakai satu jet pribadi milik Rey.. Mark sebenarnya ingin menggunakan milik nya namun demi kebaikan Nelsy dan anak nya akhirnya dia menurut saja.
"Baby apa sudah siap?" tanya Mark saat masuk kedalam kamar dengan menggendong si gembul baby Grey.
"Sudah by.. ayo" jawab Nelsy yang memang sudah selesai bersiap.
Mark menyerahkan baby Grey karena dia harus membawa barang-barang mereka..hanya ada 2 koper besar dan 3 koper kecil yang isi nya barang-barang baby Grey.
Mark dan Nelsy turun ke bawah untuk mengumpulkan barang-barang agar segera di angkut ke bagasi..Nelsy duduk di sofa dengan memangku baby Grey yang semakin gembul dan amat sangat membuat para orang gemas ingin mencubit pipi dan tubuh nya.
"Hey kau menggemaskan sekali sih..mommy ingin memakan mu loh" ujar Nelsy sambil menggigit-gigit pelan tangan baby Grey yang berlipat-lipat seperti roti sobek milik Mark namun bedanya kalau punya Mark di perut sedangkan punya baby Grey di tangan nya.
Mark memasukkan koper-koper mereka ke bagasi mobil agar segera di angkut ke pesawat.. selesai dengan koper-koper itu kini Mark ikut duduk di sebelah Nelsy dan bermain dengan baby Grey.
"Hey anak Daddy lagi ngapain ini..astaga lihat lah aku tersaingi oleh nya baby" ujar Mark terkekeh melihat tangan baby Grey yang kotak-kotak seperti roti sobek.
"Hahhaa kau benar by..kau dan dia satu sama hanya saja roti sobek mu dan dia berbeda tempat nya..milik mu di perut sedangkan milik baby Grey di tangan oh tuhan aku jadi ingin menggigit nya" jelas Nelsy yang gemas dengan kepolosan baby Grey.
"Hey jangan macam-macam ya atau aku akan menggigit mu lebih dulu" ancam Mark sambil mencium tangan Nelsy.
__ADS_1
Setelah semua berkumpul kini mereka menuju bandara pribadi keluarga Wilson namun belum sempat mereka sampai di bandara tampak di dekat kediaman Rey berjajar sekitar 6 mobil Van berwarna hitam yang menghalangi jalan mereka.