MY PSYCHOPATH LOVE

MY PSYCHOPATH LOVE
Ep_48


__ADS_3

Setelah semua nya berkumpul kini mereka menuju bandara pribadi keluarga Wilson namun belum sempat mereka sampai di bandara tampak di dekat kediaman Rey berjajar sekitar 6 mobil Van berwarna hitam yang menghalangi jalan mereka.


Tampak Mark dan pada pria geram karena masih saja ada yang berniat mengganggu ketenangan mereka..kali ini siapa lagi yang mau cuma-cuma untuk menjadi santapan Leon and the geng.


"Baby kau jangan kemana-mana ya stay here" ujar Mark memberi nekat perintah.


"Tapi__" Nelsy belum selesai berujar namun sudah di potong Mark lebih dulu.


"Listen to me baby..di luar bahaya untuk baby Grey dan dirimu..aku bisa mengatasi mereka dengan bantuan para pria di keluarga kita..do you believe me baby?" ujar Mark menjelaskan.


"Baik lah tetap hati-hati atau aku akan ikut bertarung dengan kalian" ujar Nelsy pasrah namun sedikit mengancam.


"Ok aku akan baik-baik saja..stay here and dont you try to do anything..understand?" Mark mengingatkan Nelsy agar tak melakukan hal yang merugikan.


"Iya aku mengerti" jawab Nelsy menurut.


Mark keluar dari mobil di ikuti beberapa pria di keluarga Wilson termasuk Max dan Martin..mereka para anak muda menghandle urusan ini karena tak mau membuat para orangtua lelah.


"Siapa kalian?" tanya Mark dengan nada dingin nya menatap pada beberapa orang yang ada di depan nya.


"Kami hanya di suruh menjemput tuan Bastian saja..serahkan dia maka kalian akan aman sampai tujuan" ucap salah satu pria suruhan seseorang.


"Saipa yang menyuruh kalian?" tanya Mark sekali lagi masih dengan kedinginan yang haqiqi.


"Kau tak perlu tau..serahkan dia maka kalian akan aman" orang itu tak mau memberitahu bos nya.


Mark semakin tersenyum smirk melihat keberanian orang-orang itu..Mark dengan santai nya mendekati beberapa orang itu..dia, Max, Martin, Nichole dan beberapa anak buah Gian mulai mendekat tanpa kenal takut.


Mark berdiri tepat di hadapan orang yang tadi banyak bicara..orang itu mengeluarkan senjata nya untuk mempertahankan diri..dia takut melihat wajah Mark yang santai namun seperti mengandung sesuatu yang membuat nya dalam bahaya.


Mark juga tak mungkin mengeluarkan jiwa psychopath nya di hadapan keluarga dan Nelsy..dia tak mau di anggap monster jika melakukan hal yang seperti biasa nya dia lakukan.


Padahal Rey dan dia seperti sebelah duabelas hampir sama..baiklah kita lanjut adegan action nya ya gaes.

__ADS_1


Mark tanpa perhitungan menyerang pria itu dengan sekali pukul di bagian ulu hati nya dengan menggunakan bogem mentah nya dan membuat si pria itu langsung terjatuh sambil memegangi dada nya hingga terbatuk-batuk mengeluarkan darah.


Bughhhh......


"Arkhhhhhhh"


Mark tersenyum melihat lawan nya yang tak berdaya di buat nya..dia suka melihat lawan nya terkapar tak berdaya karena ulah nya.


Ada kepuasan tersendiri yang dia rasakan ketika melihat wajah kesakitan para korban nya.


Bughhhh...


Bughhhh...


Krakkkkk....


"Arghhhhhh.. arghhhhhh"


Mark terus menghajar pria itu dan kelompok nya hingga terkapar tak berdaya..begitu pun dengan Nichole, Martin,dan Max yang juga sama dengan nya menghajar para bedebah yang sudah berani ingin mengusik nya.


Max juga melakukan hal yang sama dengan Mark..dia tak mau menunjukkan diri nya yang tak lain adalah seorang psychopath namun tak segila Mark.


Max memukul dan menendang para bedebah itu hingga terkapar tak berdaya..setelah semua sudah teringkus kini mereka kembali ke mobil dan menyerahkan semua sisa urusan nya pada anak buah mereka.


"Urus mereka..beri pelajaran berharga untuk para bedebah ini dan jangan lupa berikan pesan pada bos mereka untuk mendatangi ku di negara X" ujar Mark setelah memberikan pesan pada anak buah nya kemudian menuju mobil dimana Nelsy tengah menunggu nya.


Mark masuk kedalam mobil dengan tanpa lecet sedikit pun..dia menghampiri Nelsy yang tengah memangku baby Grey yang saat ini tengah terlelap.


"Kau baik-baik saja by?" tanya Nelsy khawatir.


"Aku baik baby..semua sudah selesai" ujar Mark menenangkan Nelsy.


"Syukur lah" ujar Nelsy bersyukur karena suami nya tak apa-apa.

__ADS_1


Mereka kembali melajukan mobil menuju bandara pribadi keluarga Wilson..para orang tua hanya diam tak banyak tanya karena mereka sudah pernah mengalami hal serupa sewaktu dulu meski dalam kondisi berbeda.


Sampai lah mereka di bandara..semua nya turun dan mulai memasuki pesawat karena sebentar lagi akan take off.. Mark mengambil alih gendongan pada baby Grey..dia tak mau Nelsy kelelahan karena menggendong baby Grey.


"Ayo baby" ajak Mark menuntun Nelsy masuk kedalam pesawat.


Nelsy memegang tangan Mark dan mulai memasuki pesawat..dia masuk kedalam kamar karena baby Grey butuh rebahan takut tubuh nya sakit jika harus dalam gendongan terus menerus.


"Seperti nya sudah saat nya baby Grey menyusu baby" ujar Mark sambil merebahkan baby Grey di ranjang.


"Kau benar by..sini biar aku susui dulu" jawab Nelsy membenarkan.


"Minum dulu ya sayang nanti bobo lagi" ujar Mark bergumam menatap wajah putra nya yang tengah menyesap sumber makanan nya.


Mark memperhatikan baby Grey yang tengah menyesap mainan favorit nya..dia iri..dia ingin..dia.....ah sudah lah dasar Mark.


"Baby aku ingin itu juga" ujar Mark mengutarakan isi otak nya yang iri melihat betapa rakus nya sang putra menyesap mainan favorit nya.


"Hey jangan aneh-aneh ya" ujar Nelsy memperingati Mark dengan tatapan tajam nya.


"Babyyyyy..aku ingin" Mark semakin merengek minta di ijinkan juga tapi sayang Nelsy tak mengijinkan nya.


"Diam atau turun dari pesawat" ujar Nelsy mengancam.


"Babyyyyy" Mark masih merengek bak anak kecil.


Nelsy tak memperdulikan lagi dia hanya akan fokus pada anak nya yang tengah menyusu..bodoh amat dengan Mark dia tak perduli di bilangin juga tak mendengar kan.


#


#


"Apa Willy tak ikut kita Rey?" tanya Bastian pada Rey yang saat ini tengah duduk di samping nya.

__ADS_1


"Dia sudah kembali lebih dulu" jawab Rey jujur tanpa di tutup-tutupi.


"Kenapa tidak bareng kita saja..apa ada sesuatu yang terjadi?" Bastian masih menduga-duga karena tidak biasa nya si Willy seperti ini.


__ADS_2