
"Bagaimana Nelsy..apa yang terjadi sebenar nya.. katakan Nichole, Mark" tanya Bastian yang sudah benar-benar panik dan emosi.
"Tenang dulu dad..duduk lah nanti kami ceritakan" jawab Nichole agar ayah mau duduk sementara Mark dia mengambil baby Grey dan menggendong nya dengan pelan karena baby Grey sedang tidur.
Mark menimang baby Grey dengan hati-hati..mata nya berkaca-kaca karena sempat membuat anak nya terluka dan hampir celaka karena saking bahagia nya bertemu kembali dengan orang yang sangat dia rindukan namun semua harus pupus tak kala orang itu adalah palsu.
Kebodohan nya ini juga yang membuat Nelsy berada di dalam ruangan ICU..dia harus berjuang agar melewati masa kritis nya lalu akan di hadapkan dengan kelumpuhan semi permanen yang terjadi akibat kaki nya.
Ini semua adalah hasil dari kebodohan nya..tidak ada yang salah dalam hal ini..dia yang sepenuh nya bersalah karena telah melukai anak dan istri nya.
Kini dia harus apa agar Nelsy mau memaafkan nya..entah lah dia pun masih sangat ingin menghajar diri nya sendiri agar sedikit berkurang rasa bersalah nya..sungguh bagaikan memikul beban berat melihat istri yang dia cintai harus terbaring lemah tak berdaya di dalam sana.
Mata Mark semakin berkaca-kaca dan air mata nya semakin menggenang di pelupuk nya saat melihat kaki baby Grey tepat nya di lutut tampak sebuah kain kasa di sana.. hatinya kian teriris pisau tajam tak kasat mata.
"Maafkan Daddy nak..maafkan Daddy" ujar Mark bergumam memeluk baby Grey.
Bastian dan Arny sudah di beritahu oleh Nichole pokok masalah nya..marah..ya sangat marah namun ini tidak sepenuh nya salah Mark karena jika di lihat dari segi lain Mark harus menahan haserat nya mati-matian agar tak menghianati Nelsy namun di sisi lain juga dia adalah seorang anak yang sangat merindukan orangtua yang selama ini lama tak dia lihat.
Mau menyalahkan siapa kalau seperti ini.. tidak ada..ini salah keadaan dan situasi.. masing-masing pribadi ikut andil dalam hal ini.
"Mark" panggil Bastian serius.
"Ya dad" jawab Mark lirih masih memeluk baby Grey dan dia ciumi.
__ADS_1
"Apa kau masih mencintai putri ku?" tanya Bastian memastikan.
Mark terkejut mendengar pertanyaan konyol mertua nya..rasa nya ingin marah namun tidak bisa karena apa.. orangtua mana yang mau anak nya di sakiti oleh orang lain sekalipun itu suami nya sendiri.
"Aku masih sangat mencintai Nelsy dad.. pleaseee jangan ragukan ketulusan cinta ku" jawab Mark tegas namun sendu.
"Kau yakin..apa jika suatu saat kau bisa menjamin tidak akan terjadi hal seperti ini lagi..Daddy hanya tak mau anak Daddy tersakiti dan sedih" Bastian mengutarakan rasa cemas nya terhadap kehidupan anak-anak nya.
"Mark akan udahan dad..Mark akan belajar menjadi suami yang baik lagi demi keutuhan rumah tangga kami..beri Mark kesempatan kedua dad..Mark tidak akan menyia-nyiakan nya" pinta Mark sedih dan khawatir takut mertua nya tidak memberi kesempatan untuk nya.
"Huftt..sekali lagi..Daddy beri kau kesempatan sekali lagi dan jika kau membuat nya sakit lagi maka jangan salahkan Daddy jika Daddy membawa Nelsy dan baby Grey pergi jauh dari jangkauan mu..ingat itu Mark" jelas Bastian memeringati Mark dan mengancam nya.
"Aku janji dad..aku akan berusaha menjadi lebih baik lagi..maafkan aku" balas Mark bersungguh sungguh.
Bastian tak menjawab lagi dia hanya diam sambil memandang ruangan dimana Nelsy tengah berjuang untuk melewati masa Kritis nya.
Sudah cukup..dia tak mau jauh dari anak-anak nya lagi..setelah Nelsy sadar nanti dia akan memaksa Mark agar ikut tinggal bersama nya mau tidak mau suka tidak suka itu pilihan nya.
Dia hanya tak ingin kejadian seperti ini berulang lagi dan malah akan membahayakan anak nya dan cucu nya..Arny merasa Mark belum dewasa sepenuh nya..dia masih bisa labil menyangkut masa lalu nya..dia hanya berjaga-jaga saja jika suatu saat ada yang berusaha untuk memecah belah keutuhan anak dan menantu nya dia bisa mengantisipasi nya.
#
#
__ADS_1
Sementara itu di belahan bumi lain tampak seorang pria tengah tertawa lepas karena baru saja dia mendapat kabar dari orang suruhan nya bahwa target berhasil di eksekusi.
Dia sangat bahagia karena mendekati sempurna untuk melancarkan aksi nya..tunggu sebentar lagi maka dia akan muncul sebagai pemenang nya.
"Hahahaha... Aku akan muncul sebagai pemenang Mark hahahaha" ujar nya tertawa lantang sambil menenggak minuman keras yang ada di tangan nya.
*
*
Sedangkan anak buah Mark saat ini tengah mengusir bukti dan menganalisa tempat kejadian dimana Nelsy kecelakaan..mereka tengah mencari bukti lewat kamera pengawas di jalan yang di lewati Nelsy dan Mark.
Hanya beberapa yang bisa di lihat dan sepenuh nya sudah rusak entah sabotase atau memang gangguan sinyal.
Anak buah Mark masih menyisir semua yang bisa mereka jadikan barang bukti termasuk kamera dashboard mobil yang Nelsy naiki..apapun mereka usahakan karena bos mereka tidak menerima kegagalan.
Beberapa jam berlalu begitu cepat..tak terasa sudah hampir pagi dan Nelsy pun sudah melewati masa kritis nya Mark bersyukur dan berterima kasih karena Nelsy masih mau bertahan meski bukan demi dia setidak nya dia akan bisa melihat senyum Nelsy lagi.
Nichole sudah pulang karena ada kepentingan yang harus dia kerjakan tentu menyangkut kecelakaan yang menimpa adik nya yang harus dia usut tuntas..atas bantuan dari Gian, Deril,dan Arick setidak nya kesempatan dan peluang yang mereka miliki semakin banyak.
Baby Grey tidur dengan Arny dan Bastian..mereka tak masalah toh cucu sendiri kan..Mark tak kemanapun karena dia tak mau melewatkan satu detik pun perkembangan Nelsy.
Mark begitu sabar menunggu Nelsy..dia bahkan tak tidur hanya untuk menjaga Nelsy..pintu dia kunci karena takut akan sesuatu yang membahayakan Nelsy.
__ADS_1
Jika dokter akan memeriksa Nelsy maka harus melalui beberapa pemeriksaan dulu..Mark sangat over sejak Nelsy mengalami kecelakaan ini.
Dia tak mau Nelsy kenapa-kenapa karena tidak banyak orang yang berniat jahat terhadap mereka..Mark sadar dia banyak musuh dan bisa saja memanfaatkan kesempatan ini untuk membalas nya.